Jokowi Minta Pemerintah, BI, OJK, dan Swasta Berbagi Beban

Jokowi Minta Pemerintah, BI, OJK, dan Swasta Berbagi Beban
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi nasional. (Foto: Antara)
Novy Lumanauw / WBP Rabu, 3 Juni 2020 | 10:48 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan pelaku usaha sektor swasta berbagi beban secara proporsional dengan pemerintah dalam pelaksanaan program pemulihan ekonomi.

Tantangan terbesar yang kini dihadapi adalah bagaimana menyiapkan program pemulihan ekonomi yang tepat agar pertumbuhan ekonomi tidak minus, industri beroperasi, dan pemutusan hubungan kerja (PHK) secara masif dapat dicegah.

“Saya minta konsep berbagi beban. Sekali lagi, konsep berbagi beban, sharing the pain harus menjadi acuan bersama antara pemerintah, BI, OJK, perbankan, dan pelaku usaha. Semua harus betul-betul bersedia memikul beban,” kata Presiden Jokowi saat memimpin rapat terbatas Kabinet Indonesia Maju melalui video conference di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (3/6/2020).

Baca jugaIndustri Padat Karya Jadi Perhatian Pemulihan Ekonomi

Rapat yang dihadiri Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin membahas tentang penetapan program pemulihan ekonomi nasional (PEN) dan perubahan postur APBN Tahun 2020.

Ia mengatakan pemerintah bersama Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan pelaku usaha harus bergotong-royong, bersedia bersama-sama menanggung risiko secara proporsional, dan dilaksanakan dengan prinsip kehati-hatian agar pelaku usaha korporasi tetap mampu berjalan sehingga pemutusan hubungan kerja secara masif dapat dicegah. “PHK masif dapat kita cegah, dan sektor keuangan tetap stabil. Tentu saja pergerakan ekonomi dapat kita jaga,” katanya.



Sumber: BeritaSatu.com