Naik Kencang, IHSG Melaju ke Level 4.941

Naik Kencang, IHSG Melaju ke Level 4.941
Karyawan sedang melihat Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. (Foto: Beritasatu Photo / Uthan A Rachim)
Lona Olavia / MPA Rabu, 3 Juni 2020 | 15:23 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com- Laju penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil terus berlanjut pada perdagangan Rabu (3/6/2020), bahkan tembus ke level psikologis 4.900. Setelah dibuka menguat 47,53 poin atau 1 persen ke 4.895,04 di sesi I, IHSG terus menguat hingga ditutup menguat 93,5 poin atau 1,93 persen ke 4.941,00 di sesi II perdagangan.

Penutupan IHSG hari ini diiringi aksi beli saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing atau net foreign buy sebesar Rp 1,32 triliun, naik cukup tajam dibandingkan perdagangan Selasa (2/6) yang sebesar Rp 872,35 miliar di seluruh pasar.

Di mana, dari 10 sektor saham, seluruhnya bahkan mengalami kenaikan, di mana sektor agribisnis merupakan yang terbesar dengan kenaikan 3,21% diikuti keuangan 3,20% dan aneka industri 2,66%.

Sementara, transaksi cenderung ramai terbukti dengan frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 854.051 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 10,59 miliar lembar saham senilai Rp 11,69 triliun. Sebanyak 251 saham naik, 161 saham menurun, dan 150 saham tidak bergerak nilainya.

Sentimen positif juga menyelimuti bursa regional yang nampak kompak berada di teritori hijaunya. Hang Seng menguat 1,27 persen, Strait Times juga menguat 3,0 persen. Indeks Nikkei dan Shanghai masing-masing 1,29 persen dan 0,07 persen.

Penguatan IHSG dan bursa regional, juga kompak sejalan dengan indeks di bursa saham Amerika Serikat. Indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, AS, pada penutupan perdagangan Selasa (2/6) meningkat 267,63 poin, atau 1,05 persen menjadi 25.742,65. Indeks S&P 500 naik 25,09 poin atau 0,82 persen menjadi 3.080,82. Indeks komposit Nasdaq menguat 56,33 poin atau 0,59 persen menjadi 9.608,38. Wall Street meneruskan penguatannya meski gelombang aksi demonstrasi masih melanda Amerika Serikat.

Head of Research Ekuator Swarna Sekuritas David Sutyanto menuturkan, IHSG dalam sepekan terakhir membukukan penguatan yang cukup baik. Penguatan ini disokong oleh hasil rilis laporan dari beberapa bank besar dan juga adanya harapan akan membaiknya situasi akibat pelonggaran PSBB yang diharapkan dapat terlaksana pada bulan Juni 2020.

“Akan tetapi sentimen positif tersebut masih dibayangi dengan aksi profit taking yang berpotensi terjadi akibat adanya sejumlah proyeksi negatif dari beberapa lembaga seperti Goldman dan Moodys,” ujarnya, Rabu (3/6).

Analis Panin Sekuritas William Hartanto memperkirakan, IHSG cenderung menguat mengikuti langkah investor asing yang mulai masuk ke pasar saham. “Meneruskan uptrend masih dengan net buy investor asing, IHSG berpotensi lanjutkan penguatan dengan resistance pada level 4.900," katanya.



Sumber: BeritaSatu.com