Melunak! AS Akan Revisi Larangan Terbang Maskapai Tiongkok

Melunak! AS Akan Revisi Larangan Terbang Maskapai Tiongkok
Pesawat Delta Air Lines. (Foto: istimewa / istimewa)
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Jumat, 5 Juni 2020 | 07:26 WIB

Washington, Beritasatu.com - Departemen Transportasi Amerika Serikat (AS) dalam beberapa hari mendatang akan merevisi aturan yang memungkinkan maskapai Tiongkok terbang kembali ke AS setelah diumumkan dilarang. Hal itu diungkapkan pejabat pemerintah AS dan maskapai penerbangan.

Langkah itu setelah pada Kamis (4/6/2020) Tiongkok membuat keputusan mengejutkan dengan mengeluarkan izin beroperasi terbatas pada maskapai asing di negara itu. Hal ini termasuk mencabut larangan terbang secara de factopada maskapai AS. Perubahan tersebut memungkinkan operator maskapai AS melanjutkan penerbangan sekali seminggu ke kota pilihan di Tiongkok mulai tanggal 8 Juni.

Keputusan Tiongkok dibuat sesaat setelah AS memutuskan melarang semua penerbangan maskapai negeri Panda itu ke negeri Paman Sam mulai 16 Juni mendatang.

Baca juga: Maskapai Tiongkok Dilarang Terbang ke AS

Namun Departemen Transportasi tidak memberi komentar atas rencana itu.

Otoritas Penerbangan Sipil Tiongkok (CAAC) mengizinkan rute internasional terbang ke Tiongkok sekali dalam seminggu. Penumpang nantinya akan dilakan tes Covid-19 sesampainya di negeri Tirai Bambu. Rute yang penumpangnya di tes negatif selama tiga minggu berturut-turut akan diizinkan mengoperasikan penerbangan tambahan. Namun rute dengan lima penumpang atau lebih dinyatakan positif selama satu minggu atau lebih akan ditangguhkan.

Baca juga: Awal Juni, Penerbangan Tiongkok-Singapura Dibuka Lagi

Para pejabat AS dan maskapai penerbangan khawatir tentang revisi aturan Tiongkok. Hingga kini tidak jelas apakah maskapai penerbangan AS akan setuju untuk terbang sekali saja ke Tiongkok ketika mereka meminta dua atau tiga penerbangan harian.

Delta Air Lines dan United Airlines diminta melanjutkan penerbangan ke Tiongkok bulan ini. Keduanya mengatakan mereka sedang meninjau pada Administrasi Penerbangan Sipil Tiongkok (CAAC).

American Airlines tetap dengan rencana sebelumnya untuk melanjutkan layanan ke Tiongkok pada akhir Oktober, kata juru bicara Ross Feinstein.

Diketahui larangan terbang ini bermula dari ketegangan Washington dan Beijing yang meningkat akhir-akhir ini. Larangan Pemerintah AS mempengaruhi maskapai Air China, China Eastern, China Southern and Xiamen.



Sumber: Reuters