Ketua Gugus Tugas Umumkan Prakondisi Pembukaan Sembilan Sektor
INDEX

BISNIS-27 545.471 (-7.6)   |   COMPOSITE 6413.89 (-106.77)   |   DBX 1221.71 (-6.51)   |   I-GRADE 188.988 (-3.35)   |   IDX30 542.994 (-9.18)   |   IDX80 145.925 (-3.17)   |   IDXBUMN20 438.706 (-13.3)   |   IDXESGL 150.111 (-3.04)   |   IDXG30 148.081 (-3.15)   |   IDXHIDIV20 477.43 (-7.88)   |   IDXQ30 153.853 (-2.35)   |   IDXSMC-COM 293.749 (-6.8)   |   IDXSMC-LIQ 373.577 (-15.72)   |   IDXV30 149.364 (-4.83)   |   INFOBANK15 1084.54 (-8.19)   |   Investor33 464.502 (-6.89)   |   ISSI 189.074 (-4.16)   |   JII 668.709 (-17.74)   |   JII70 233.837 (-6.47)   |   KOMPAS100 1296.34 (-25.94)   |   LQ45 1011.21 (-19.63)   |   MBX 1772.39 (-32.57)   |   MNC36 342.942 (-5.12)   |   PEFINDO25 336.865 (-11.6)   |   SMInfra18 332.042 (-9.57)   |   SRI-KEHATI 396.816 (-5.25)   |  

Ketua Gugus Tugas Umumkan Prakondisi Pembukaan Sembilan Sektor

Jumat, 5 Juni 2020 | 08:55 WIB
Oleh : Ari Suprianti Rikin / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mengumumkan bahwa tahapan rencana pembukaan sektor ekonomi dan penetapan 102 kabupaten/kota untuk melaksanakan program masyarakat produktif dan aman Covid-19 telah dimulai. Dalam hal ini, pelaksanaan program tersebut baru berlaku bagi sejumlah daerah yang berada di zona hijau dan tidak terdapat kasus virus corona, sehingga dapat diberikan kewenangan untuk memulai prakondisi.

"Berdasarkan laporan yang diterima Ketua Gugus Tugas, kebijakan tersebut telah direspons baik oleh pemimpin daerah di 102 kabupaten/kota," kata Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo dalam keterangan resminya di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta Kamis (4/6/2020) malam.

Selanjutnya, para pimpinan di daerah juga telah mengupayakan persiapan dan membangun komunikasi dengan semua kelompok, komponen masyarakat serta bergotong-royong sebelum menjalankan kegiatan masyarakat produktif dan aman Covid-19. Sampai sejauh ini, beberapa pimpinan di daerah telah melaporkan bahwa laju peningkatan kasus di wilayahnya masing-masing dapat ditekan. Namun memang diakui bahwa hal itu belum maksimal di beberapa daerah yang lain.

Menurutnya, pelaksanaan masyarakat produktif dan aman Covid-19 harus terencana dengan menjalankan tahapan-tahapan yakni waktu yang tepat, sektor yang diprioritaskan, koordinasi yang ketat antara pusat dan daerah, serta monitoring dan evaluasi. "Untuk memastikan terlaksananya tahapan tersebut diperlukan pengawasan dan pengendalian agar tercapai masyarakat produktif dan aman Covid-19," imbuhnya.

Di samping itu pemerintah tetap fokus dan optimal dalam pengendalian Covid-19 agar masyarakat tidak sampai terpapar. Pada saat yang bersamaan pemerintah juga harus melindungi jutaan masyarakat yang kehilangan pekerjaan.

Menurutnya, dampak kondisi pandemi tersebut juga dapat memicu masalah baru yang berujung pada menurunnya imunitas sehingga rentan terhadap paparan virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19. "Dampak dari kehilangan pekerjaan ini akan mengurangi daya beli masyarakat sehingga tidak mampu mendapatkan asupan makanan bergizi yang dapat menurunkan imunitas tubuh sehingga berisiko terpapar Covid-19," paparnya.

Menurut data Kementerian Tenaga Kerja dampak Covid-19 telah mengakibatkan sekitar 3,7 juta pekerja formal kehilangan pekerjaan. Ini belum termasuk mereka yang kehilangan pekerjaan di sektor informal.

Dia mengatakan, gugus tugas mempertimbangkan beberapa hal, antara lain dampak kesehatan, sosial ekonomi dan tenaga kerja, sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo untuk menentukan tahapan pembukaan sektor ekonomi. "Presiden Joko Widodo telah menugaskan Ketua Gugus Tugas untuk menyampaikan pembukaan kembali sektor yang memiliki dampak positif terhadap hajat hidup orang banyak," tutur Doni.

Selanjutnya gugus tugas juga melakukan diskusi dengan pimpinan kementerian/lembaga terkait, pakar epidemiologi, kesehatan masyarakat, ekonomi kerakyatan, sosial budaya dan keamanan.

Sembilan Sektor
Adapun dalam pemulihan ekonomi, gugus tugas telah mempertimbangkan risiko penularan yang menggunakan indikator kesehatan masyarakat berbasis data yakni epidemiologi, surveilans kesehatan masyarakat, dan pelayanan kesehatan. Selain itu, penilaian dampak ekonomi dilaksanakan dengan menggunakan indikator indeks dampak ekonomi dari tiga aspek yaitu aspek ketenagakerjaan, proporsi produk domestik regional bruto sektoral, dan indeks keterkaitan sektor.

Adapun sembilan sektor yang ditetapkan untuk dibuka kembali meliputi pertambangan, perminyakan, industri, konstruksi, perkebunan, pertanian dan peternakan, perikanan, logistik dan transportasi barang.

Menurut keputusan yang diambil, sembilan sektor tersebut dinilai memiliki risiko ancaman Covid-19 yang rendah, namun menciptakan lapangan kerja yang luas dan mempunyai dampak ekonomi yang signifikan.

Sementara pembukaan sektor-sektor ekonomi tersebut dilakukan oleh kementerian terkait dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, diawali dengan edukasi, sosialisasi dan simulasi secara bertahap. "Protokol pelaksanaan di masing-masing sektor dibuat oleh kementerian/lembaga terkait," jelas Doni.

Selain itu, supervisi berupa monitoring dan evaluasi juga dilakukan bersama-sama kementerian/dinas terkait, Gugus Tugas Pusat dan daerah serta elemen masyarakat secara terus menerus.

Apabila dalam perkembangannya ditemukan kasus Covid-19 baru, maka Ketua Gugus Tugas akan memberi rekomendasi susulan untuk menutup kembali aktivitas tersebut.

Dalam hal ini perusahaan atau sektor yang melakukan aktivitas juga wajib mengambil tindakan preventif apabila terjadi potensi transmisi lokal ke masyarakat luas. "Maka perusahaan dan atau manajemen kawasan sektor tersebut berkewajiban untuk melakukan testing yang masif, tracing agresif, dan isolasi yang ketat dalam kluster penyebaran dari kawasan tersebut," tandas Doni.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Harga Minyak di Perdagangan Asia Turun Pagi Ini

Harga minyak patokan internasional Brent turun 0,38 persen menjadi US$ 39,84 per barel.

EKONOMI | 5 Juni 2020

Mengekor Wall Street, Bursa Asia di Zona Merah Pagi Ini

Indeks MSCI Asia di luar Jepang melemah 0,05 persen.

EKONOMI | 5 Juni 2020

Montara: Pencemaran Laut Timor Mutlak Tanggung Jawab Australia

Tanggung jawab tersebut merupakan tanggung jawab yang bersifat absolut atau mutlak

NASIONAL | 5 Juni 2020

Melunak! AS Akan Revisi Larangan Terbang Maskapai Tiongkok

Langkah itu setelah pada Kamis (4/6/2020) Tiongkok membuat keputusan mengejutkan dengan mengeluarkan izin beroperasi terbatas pada maskapai asing di negara itu.

EKONOMI | 5 Juni 2020

IHSG Diprediksi Terkena Profit Taking, Ini Rekomendasi Sahamnya

Secara teknikal IHSG perdagangan hari ini akan bergerak di rentang 4.873 - 4.956.

EKONOMI | 5 Juni 2020

Penyimpanan Minyak Terapung Capai Rekor Tertinggi dalam Sejarah

Besarnya penyimpanan minyak akibat tingginya produksi dan penurunan konsumsi.

EKONOMI | 5 Juni 2020

Harga Minyak Naik, Pasar Tunggu Kejelasan Pengurangan Produksi

Minyak mentah berjangka Brent naik 6 sen, atau 0,2 persen jadi US$ 39,85 per barel.

EKONOMI | 5 Juni 2020

S&P 500 dan Nasdaq Turun karena Data Pekerjaan

S&P 500 turun 0,3 persen menjadi 3.112, sedangkan Nasdaq Composite melemah 0,7 persen menjadi 9,615.81.

EKONOMI | 5 Juni 2020

Kilang Masela, Sosiolog: Jangan Jual Tanah, Cukup Disewakan

Kehilangan hak atas tanah itu sama dengan kematian jangka Panjang. Kalau mau hadirkan kesejahteraan rakyat, ya baiknya menggunakan sistem sewa atau kontrak.

EKONOMI | 4 Juni 2020

Asosiasi Pengembang dan Perbankan Harus Tingkatkan Transaksi Digital Bidang Perumahan

Presiden telah menyiapkan program besar digitalisasi di bidang layanan pemerintahan untuk menyongsong tatanan kehidupan normal baru.

EKONOMI | 4 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS