Developer Tunda Naikkan Harga, Saat Tepat Beli Properti
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Developer Tunda Naikkan Harga, Saat Tepat Beli Properti

Jumat, 5 Juni 2020 | 20:35 WIB
Oleh : Imam Muzakir / FER

Bogor, Beritasatu.com - Merebaknya wabah virus corona (Covid-19) mengakibatkan berbagai sektor bisnis mengalami kemunduran, termasuk di industri properti.

Baca Juga: New Normal Berdampak Positif untuk Sektor Perumahan

Bagi sebagian investor properti, mendung itu tidak selamanya kelabu. Musibah belum pasti mendatangkan kemalangan. Bahkan jika berpikir jernih, niscaya akan banyak peluang dari pandemi ini.

Sebut saja Hasanuddin (45 tahun), warga yang berdomilisi di salah satu perumahan di jalur Transyogi. Ayah satu anak ini, sedang menimbang-nimbang berinvestasi di masa Covid-19. Menurutnya, para developer sekarang ini, tidak berani mengambil margin atau keuntungan mengingat investor saat ini lebih hati-hati mengucurkan dananya.

"Bagi saya, saat ini waktunya uang kita yang bekerja. Jika ada uang sedang parkir di bank akan lebih menguntungkan jika diinvestasikan ke properti. Karena hampir semua developer sedang mencari terobosan agar para investor mau tetap bertransaksi di masa Covid-19 ini,” kata pria berprofesi konsultan pajak yang gemar berinvestasi unit apartemen dan landed house.

Di masa pandemi ini, kata Hasanuddin, sebagian besar developer, menunda kenaikan harga. "Selain itu, mereka akan ‘jor-joran’ dalam promosi," tegasnya.

Baca Juga: Realisasi Program Sejuta Rumah Capai 215.662 Unit

Pendapat Hasanuddin ini diamini General Manager Royal Tajur, Hendra Gunawan. Menurutnya, di masa pandemi ini banyak developer yang tunda kenaikan harga. Kondisi ini sangat menguntungkan investor jika mereka membeli properti sekarang.

“Yang jelas, dalam 6 bulan terakhir ini, dimana dalam keadaan normal bisa ada kenaikan harga 2 kali yang mencapai 5 persen, namun kami tunda. Malah kami berikan promo diskon harga hingga Rp 150 juta untuk tipe rumah tertentu. Faktanya, nilai investasi properti di Royal Tajur naik terus, per tahun sekitar 10 persen," kata Hendra, di Bogor, Jumat (5/6/2020).

Jadi, lanjut Hendra, kalau beli properti sekarang mereka langsung cuan (untung) Rp 150 juta, serta harga yang belum naik. Beberapa investor smart tetap mengambil kesempatan ini dengan membeli rumah di Royal Tajur di kurun waktu Februari – Mei 2020 ini.

Pembelian dapat dilakukan dengan skema pembayaran yang fleksibel yang bisa kami atur sesuai cashflow investor, bisa dengan tunai bertahap fleksibel bahkan saat belum lunas cicilan bisa menempati rumahnya, bisa dengan KPR atau KPA yang fleksibel juga bahkan bisa tanpa uang muka atau down payment (DP).

Baca Juga: Kawasan Tajur Jadi Buruan Pencari Rumah

"Dua bulan belakangan ini di Royal Tajur penjualan tetap stabil, peminat properti visit dan melihat produk kami, mereka merasakan tinggal di tengah kota dapat kenyamanan, udara yang sejuk, great view gunung salak dan gunung Gede Pangrango, langsung mereka booking khawatir produk pilihannya dibeli orang,” kata Hendra.

Jika investor punya kemampuan, saran Hendra, segera hilangkan keraguan. Masa krisis pasti bisa berlalu sedangkan kesempatan mendapatkan harga terbaik hanya sekarang ini. Pasalnya, tidak sedikit juga tetap optimistis bahwa properti merupakan investasi primadona di masa pandemi, selain emas.

"Apalagi pemerintah sedang gencar mensosialisasikan pemberlakuan new normal sebagai tatanan kehidupan di Indonesia. Karena itu, investor jangan tunda beli properti,” kata Hendra optimistis.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Waskita Karya Tebar Dividen Sebesar Rp 46 Miliar

Jumlah dividen yang akan dibagikan mencerminkan 5% dari perolehan laba bersih tahun 2019 yang tercatat Rp 1,03 triliun.

EKONOMI | 5 Juni 2020

KAI Perpanjang Kebijakan Refund Tiket

Terdapat 7.077 tiket yang belum dibatalkan atau 20 persen dari total 36.097 tiket yang sudah terjual pada periode 5-17 Juni 2020.

EKONOMI | 5 Juni 2020

OJK Cabut Izin Usaha BPR Syariah di Kabupaten Subang

OJK mengimbau nasabah BPRS Gotong Royong Kabupaten Subang agar tetap tenang

EKONOMI | 5 Juni 2020

Terdampak Covid-19, 2.000 Hotel dan 8.000 Restoran Tutup

Pariwisata dan perhotelan merupakan sektor yang paling terpukul akibat adanya pandemi Covid-19.

EKONOMI | 5 Juni 2020

Apindo: Dunia Usaha Butuh Stimulus Modal Kerja

Apindo sudah membuat usulan untuk beberapa sektor.

EKONOMI | 5 Juni 2020

Haji 2020 Ditiadakan, Garuda Berpotensi Kehilangan 10% Pendapatan

Penerbangan haji rata-rata berkontribusi sekitar 10% dari total pendapatan Garuda Indonesia.

EKONOMI | 5 Juni 2020

Bursa Asia Terus Menguat Dekati Level Sebelum Wabah Covid-19

Meski tren menguat, tetapi bursa Asia belum kembali ke level tertinggi dalam 52 minggu terakhir yang terjadi Januari lalu.

EKONOMI | 5 Juni 2020

Kembali ke Rp 13.000-an, Bank Indonesia Yakin Rupiah Terus Menguat

Bank Indonesia (BI) menyatakan, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang kembali ke level Rp 13.000an masih undervalued.

EKONOMI | 5 Juni 2020

Menguat, Rupiah Kembali ke Level Pra-Covid-19

Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan siang hari ini, Jumat (5/6/2020), menguat ke kisaran Rp 13.800.

EKONOMI | 5 Juni 2020

IHSG Ditutup Menguat 0,63%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,63 persen ke kisaran 4.947,78 pada akhir perdagangan hari ini, Jumat (5/6/2020).

EKONOMI | 5 Juni 2020


TAG POPULER

# Vaksinasi Covid-19


# Buruh Meninggal


# Puncak Covid-19


# STRP


# Pengusaha Sumbang Rp 2 Triliun



TERKINI

Core Indonesia: Geliat Industri Manufaktur Meningkat di Tengah Pandemi

EKONOMI | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS