Sandiaga: Kekayaan Alam Harus Dikelola untuk Kepentingan Rakyat
INDEX

BISNIS-27 538.843 (9.76)   |   COMPOSITE 6321.86 (107.9)   |   DBX 1200.53 (9.93)   |   I-GRADE 184.241 (6.4)   |   IDX30 532.439 (13.05)   |   IDX80 142.581 (3.74)   |   IDXBUMN20 424.518 (18.32)   |   IDXESGL 148.639 (1.84)   |   IDXG30 144.207 (3.69)   |   IDXHIDIV20 468.297 (10.48)   |   IDXQ30 151.63 (3.41)   |   IDXSMC-COM 289.047 (5.63)   |   IDXSMC-LIQ 360.181 (16.02)   |   IDXV30 145.782 (3.85)   |   INFOBANK15 1071.04 (26.84)   |   Investor33 457.812 (8.8)   |   ISSI 186.628 (3)   |   JII 657.942 (12.88)   |   JII70 230.141 (4.83)   |   KOMPAS100 1272.98 (29.01)   |   LQ45 989.051 (25.8)   |   MBX 1747.76 (32.18)   |   MNC36 338.242 (6.45)   |   PEFINDO25 338.749 (2.41)   |   SMInfra18 324.227 (7.63)   |   SRI-KEHATI 391.331 (7.38)   |  

Sandiaga: Kekayaan Alam Harus Dikelola untuk Kepentingan Rakyat

Jumat, 5 Juni 2020 | 21:49 WIB
Oleh : Robertus Wardi / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang juga pengusaha nasional, Sandiaga Salahudin Uno, mengingatkan agar Indonesia berdaulat secara ekonomi. Pasalnya, pola tatanan ekonomi selama ini tidak berjalan dalam memastikan kedaulatan ekonomi.

Baca Juga: Antisipasi Krisis Pangan Akibat Pandemi Covid-19

"Pascapandemi Covid-19, kita harus berani mengambil resiko bagaimana menata kedaulatan ekonomi," kata Sandiaga di Jakarta, Jumat (5/6/2020).

Sandiaga menjelaskan, Indonesia memiliki kekayaan alam yang berlimpah, namun belum dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan rakyat. Jika dikelola dengan baik, Indonesia akan secara mantap masuk ke era baru kedaulatan ekonomi.

"Indonesia punya potensi yang sangat besar, tanah kita subur, dan sumber daya manusia (SDM) kita mumpuni," tegas Sandiaga.

Baca Juga: Sandiaga Dorong Pembukaan Lapangan Kerja

Pendiri Inotek Foundation ini menambahkan, dalam konstitusi disebutkan bahwa kekayaan alam harus dikelola dan dikuasai negara untuk kepentingan rakyat. Dalam Pasal 33 UUD 1945 menyatakan semua tanah air, bumi apapun yang dikandung di dalamnya untuk hajat hidup orang banyak, harus dikuasai oleh negara.

"Untuk menjadi negara yang besar dan berdaulat, harus terus melakukan inovasi. Karena punya teknologi, tapi tanpa inovasi, tidak akan mampu untuk menghadirkan gebrakan maupun arus baru di ekonomi global," tegasnya.

Sandiaga meminta masyarakat Indonesia agar mengembangkan ekonomi tetap berbasis kearifan lokal. Kehadiran teknologi tidak boleh menggerus nilai-nilai budaya yang merupakan salah satu aset bangsa.

Baca Juga: BKPM Dorong Tiga Sektor Prioritas Investasi

"Selain teknologi, kita punya satu aset yang potensial, yaitu cultural agility atau kearifan lokal. Bahwa ekonomi berbasis budaya maupun nilai-nilai luhur yang dimiliki bangsa ini adalah aset yang bisa membawa kita menjadi bangsa yang besar dan memiliki kedaulatan ekonomi,” tegas mantan Ketua Umum Hipmi ini.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ketahanan Industri Perlu Dijaga Selama Pandemi Covid-19

Sektor industri tidak terlepas dari dampak pandemi Covid-19 karena adanya disrupsi pada sisi permintaan dan penawaran.

EKONOMI | 5 Juni 2020

Di Luar Dugaan Wall Street, Pengangguran AS Menurun

Dow Jones Industrial Average naik 2,61 persen, S&P 500 naik 2,19 persen, dan Nasdaq naik 1,54 persen.

EKONOMI | 5 Juni 2020

Menpupera Dorong Transaksi Digital di Sektor Perumahan

Seluruh tahapan transaksi lainnya di bidang perumahan diharapkan segera hadir dalam bentuk digital.

EKONOMI | 5 Juni 2020

Developer Tunda Naikkan Harga, Saat Tepat Beli Properti

Di masa pandemi sebagian besar developer menunda kenaikan harga.

EKONOMI | 5 Juni 2020

Waskita Karya Tebar Dividen Sebesar Rp 46 Miliar

Jumlah dividen yang akan dibagikan mencerminkan 5% dari perolehan laba bersih tahun 2019 yang tercatat Rp 1,03 triliun.

EKONOMI | 5 Juni 2020

KAI Perpanjang Kebijakan Refund Tiket

Terdapat 7.077 tiket yang belum dibatalkan atau 20 persen dari total 36.097 tiket yang sudah terjual pada periode 5-17 Juni 2020.

EKONOMI | 5 Juni 2020

OJK Cabut Izin Usaha BPR Syariah di Kabupaten Subang

OJK mengimbau nasabah BPRS Gotong Royong Kabupaten Subang agar tetap tenang

EKONOMI | 5 Juni 2020

Terdampak Covid-19, 2.000 Hotel dan 8.000 Restoran Tutup

Pariwisata dan perhotelan merupakan sektor yang paling terpukul akibat adanya pandemi Covid-19.

EKONOMI | 5 Juni 2020

Apindo: Dunia Usaha Butuh Stimulus Modal Kerja

Apindo sudah membuat usulan untuk beberapa sektor.

EKONOMI | 5 Juni 2020

Haji 2020 Ditiadakan, Garuda Berpotensi Kehilangan 10% Pendapatan

Penerbangan haji rata-rata berkontribusi sekitar 10% dari total pendapatan Garuda Indonesia.

EKONOMI | 5 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS