Bertemu Purnawirawan TNI/Polri, Presiden: Ekonomi RI Lebih Baik
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Bertemu Purnawirawan TNI/Polri, Presiden: Ekonomi RI Lebih Baik

Jumat, 19 Juni 2020 | 16:21 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / ALD

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima sejumlah purnawirawan TNI dan Polri di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (19/6/2020). Dalam pertemuan tersebut, Jokowi menjelaskan situasi terkini terkait penanganan dampak pandemi virus corona atau Covid-19.

Hal yang mengemuka dalam pertemuan tersebut, Presiden mengungkapkan, meskipun terimbas dampak pandemi Covid-19, kondisi perekonomian Indonesia jauh lebih baik dibandingkan negara-negara lain. Bahkan, di antara negara-negara G20, diperkirakan hanya tiga negara yang masih mampu mencatat pertumbuhan positif, yaitu Tiongkok, India, dan Indonesia.

Kepada purnawirawan, Presiden menjelaskan, pandemi Covid-19 telah memberikan dampak signifikan kepada 215 negara di dunia, termasuk Indonesia. Pemerintah pun telah berusaha sangat maksimal untuk menyelesaikan berbagai dampak yang diakibatkan pandemi tersebut. Jika dibandingkan dengan negara besar lain, menurut Presiden, situasi di Indonesia masih lebih baik.

"Sekarang ini memang, misalnya, seperti Amerika yang positif sudah di atas 2 juta (orang), kemudian yang meninggal sudah lebih dari 120.000 (orang). Kemudian juga Brasil sudah hampir 800.000 (orang) yang terkena, Inggris, kemudian Rusia yang di atas 500.000, termasuk India. Kita, alhamdulillah, penduduk kita banyak, tapi angka terakhir kemarin data kita berada pada posisi 40.000 lebih sedikit yang positif. Tetapi juga, alhamdulillah, 16.000 lebih juga yang sudah bisa disembuhkan,” kata Jokowi.

Kondisi Ekonomi
Di samping urusan kesehatan, Jokowi mengungkapkan, pandemi ini juga berdampak pada sosial dan ekonomi. Hal ini akan berdampak pada kondisi ekonomi di semua negara pada kuartal kedua tahun 2020 ini akan sangat berat. Pertumbuhan ekonomi pun diprediksi akan menurun hingga negatif.

"Saya harus berbicara apa adanya. Di kuartal kedua ini kita akan minus mungkin sampai minus 3 sampai 3,8%. Perkiraan kami seperti itu,” ujar Jokowi.

Dia menjelaskan, kinerja ekonomi yang terdampak pandemi tersebut tidak hanya dialami oleh Indonesia. Berdasarkan data dari Bank Dunia, Dana Moneter Internasional (IMF), dan Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD), pertumbuhan ekonomi berbagai negara di dunia pun akan turun.

"Perkiraan pertama, mereka menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi dunia akan turun kurang lebih minus 2,5%. Tetapi terakhir dua hari yang lalu, OECD menyampaikan bahwa minusnya bisa sampai 6 sampai minus 7,6% pertumbuhan dunia. Bahkan nanti di Eropa di kuartal kedua ini minusnya bisa sampai 15-17% karena mereka me-lockdown terlalu lama," terang Jokowi.

Lembaga-lembaga dunia tersebut juga memprediksi pertumbuhan ekonomi di negara-negara Eropa pada tahun ini akan minus 9-12%. Sementara itu, Australia diprediksi minus 6,8%, Jepang minus 5,2%, Amerika Serikat minus 6,6%, Malaysia minus 3,5%, dan Singapura minus 5%.

“Kita alhamdulillah dikategorikan oleh mereka berada pada pertumbuhan positif. Seperti Bank Dunia menyampaikan bahwa nanti di negara-negara G20 itu yang positif hanya 3, Tiongkok positif 1,9%, India 1,2%, Indonesia 0,5%. Tetapi dari penghitungan terakhir mereka menyampaikan mungkin semuanya bisa minus. Tapi memang perkembangan ini dinamis dan selalu berubah setiap minggu, setiap bulan,” papar Jokowi.

Lebih jauh, mantan Gubernur DKI Jakarta ini menjelaskan, kondisi tersebut lebih berat dari kondisi ekonomi tahun 1998. Menurutnya, jika saat itu yang terdampak adalah sektor perbankan dan konglomerat besar, tetapi saat ini semua sektor turut terdampak.

“Sekarang semuanya (terdampak) karena produksi terkena, suplai terkena, demand terkena. Usaha mikro terkena, usaha kecil terkena, usaha menengah terkena, usaha besar terkena. Jadi situasi ini yang ingin saya sampaikan apa adanya,” ungkap Jokowi.

Kendati demikian, tambah Jokowi, pemerintah telah menyiapkan stimulus bantuan sosial yang sudah mulai diberikan kepada masyarakat dalam 1,5 bulan ini. “Alhamdulillah dari apa yang saya tangkap saya ke kampung, ke desa, saya dengarkan ya mereka berat tetapi mereka menyadari bahwa ini tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi terjadi di 215 negara di dunia,” tutur Jokowi.

Dalam pertemuan dengan para purnawirawan TNI dan Polri tersebut Presiden didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kapolri Jenderal Idham Azis.

Adapun purnawirawan yang hadir antara lain, wakil presiden ke-6 Try Sutrisno, Ketua Umum Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Saiful Sulun, Wakil Ketua Umum LVRI Bantu Hardjijo, Sekretaris Jenderal LVRI FX Soejitno, Ketua Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Udara Djoko Suyanto, dan Sekretaris Jenderal Forum Komunikasi Purnawirawan TNI-Polri Soekarno.

Selain itu hadir pula Ketua Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat Kiki Syahnakri, Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat Toni Hartono, Forum Komunikasi Purnawirawan TNI-Polri Bambang Darmono, Ketua Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Laut Ade Supandi, dan Ketua Persatuan Purnawirawan Polri Bambang Hendarso Danuri.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kurs Rupiah Masih Stabil di Rp 14.100

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan sore hari ini, Jumat (19/6/2020), melemah ke kisaran Rp 14.100.

EKONOMI | 19 Juni 2020

IHSG Ditutup Menguat 0,35% ke 4.942

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,35 persen ke kisaran 4.942,28 pada akhir perdagangan hari ini, Jumat (19/6/2020).

EKONOMI | 19 Juni 2020

Dorong Ekonomi Daerah, OJK Resmikan Gedung Kantor di Solo

“Peran ekonomi daerah menjadi penting untuk menopang percepatan recovery ekonomi nasional,” kata Wimboh Santoso.

EKONOMI | 19 Juni 2020

Skema Dana Talangan untuk BUMN Tak Perlu Dikhawatirkan

Yuyun Pringadi mengatakan belakangan ini kritik anggota DPR marak. Oleh sebab itu, kritikan yang di alamatkan ke BUMN patut direspons secara konstruktif.

EKONOMI | 19 Juni 2020

Bursa Asia Ditutup Menguat

Bursa Asia Pasifik ditutup menguat pada perdagangan Jumat (19/6/2020). Investor memantau situasi kenaikan kasus virus corona (Covid-19).

EKONOMI | 19 Juni 2020

Ketua Banggar: Jangan Sampai Ada Kegagalan Sistemik Perbankan

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, M Said Abdullah mengingatkan Pemerintah dan lembaga terkait jangan sampai membiarkan adanya bank gagal sistemik.

EKONOMI | 19 Juni 2020

Bisnis Minuman Kekinian, Pengusaha Muda Raup Miliaran Rupiah

Selain itu, dia ingin membuka cabang di luar negeri.

EKONOMI | 19 Juni 2020

Rupiah Siang Ini Tergerus di Tengah Penguatan Mata Uang Asia

Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 14.062-Rp 14.135 per dolar AS.

EKONOMI | 19 Juni 2020

Siang Ini Bursa Tokyo dan Shanghai Naik, Hang Seng Melemah

Kospi di Korea Selatan melemah 1,3 (0,08 persen) mencapai 2.131.

EKONOMI | 19 Juni 2020

Sesi Siang, IHSG Bertambah 16 Poin ke 4.942

Sebanyak 160 saham naik, 208 saham melemah dan 161 saham stagnan.

EKONOMI | 19 Juni 2020


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS