Kempupera Targetkan Program PKT Serap 28.000 Pekerja

Kempupera Targetkan Program PKT Serap 28.000 Pekerja
Program Padat Karya Tunai  Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas) dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) melalui Ditjen Cipta Karya untuk menciptakan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) di masyarakat.  (Foto: Beritasatu Photo / Istimewa)
/ FER Sabtu, 20 Juni 2020 | 22:39 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) menargetkan program padat karya tunai (PKT) di bidang pemeliharaan jalan dan jembatan mampu menyerap 28.987 tenaga kerja di masa new normal atau normal baru.

Baca Juga: Kempupera Salurkan Rp 569 M untuk Bedah Rumah di Papua

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menpupera), Basuki Hadimuljono mengatakan, program PKT dilaksanakan melalui pembangunan infrastruktur yang melibatkan masyarakat atau warga setempat sebagai pelaku, khususnya infrastruktur berskala kecil atau pekerjaan sederhana yang tidak membutuhkan teknologi. Tujuannya adalah untuk mendistribusikan uang hingga ke desa-desa.

"Selain untuk meningkatkan daya beli masyarakat, PKT juga bertujuan mendistribusikan dana hingga ke desa atau pelosok. Pola pelaksanaan PKT nanti juga harus memperhatikan protokol physical distancing dan social distancing untuk pencegahan penyebaran Covid-19-19," kata Basuki dalam keterangan tertulisnya, Sabtu.

Baca Juga: Kempupera Minta Pengembang Bangkitkan Sektor Properti

Untuk program padat karya pemeliharaan rutin jalan ditargetkan dapat menyerap 19.609 tenaga kerja. Sedangkan untuk jembatan, ditargetkan menyerap 9.378 tenaga kerja.

Dari target tersebut, progres hingga saat ini untuk pemeliharaan rutin jalan telah mencapai 40,32 persen dengan anggaran yang telah tersalurkan sebesar Rp 593 miliar dan menyerap 18.717 tenaga kerja.

Baca Juga: Harga Properti Secondary di Surabaya Turun 30%

Sementara untuk program padat karya pemeliharaan rutin jembatan, saat ini progresnya sudah 32,87 persen dengan anggaran yang telah tersalurkan Rp 160 miliar dan telah menyerap 9.111 tenaga kerja.



Sumber: ANTARA