Kaum Milenial Belum Sadar Pentingnya Investasi
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kaum Milenial Belum Sadar Pentingnya Investasi

Senin, 22 Juni 2020 | 16:19 WIB
Oleh : Herman / FER

Jakarta, Beritasatu.com – Berinvestasi merupakan langkah penting yang harus dimulai dari sekarang untuk melindungi aset dari penurunan nilai akibat inflasi. Namun, belum banyak yang paham akan pentingnya investasi. Karenanya, sosialisasi dan edukasi sangat penting untuk terus digaungkan, khususnya untuk kaum milenial.

Baca Juga: Milenial Minati Konsep Hunian Praktis dan Efisien

Vice President Wealth Management Division PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Martua Hanry Koestety Panggabean menyampaikan, selama ini kelompok milenial kebanyakan mengeluarkan uangnya untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup seperti liburan atau hangout. Hanya 2 persen saja dari pendapatan mereka yang disisihkan untuk investasi.

“Kenapa hanya 2 persen? Karena ada tekanan gaya hidup. Misalnya, hari ini sudah ngopi belum ya? Hal-hal yang seperti ini, tetapi setiap hari. Alasan lainnya karena kurang pengetahuan akibat tingkat literasinya yang rendah, dan juga perilaku boros yang lebih ke spending karena lingkungan pertemananya seperti itu,” kata Martua Hanry Koestety Panggabean dalam acara Literasi Keuangan Goes to Campus yang diselenggarakan BeritaSatu Media Holdings bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank BRI, Avrist Assurance, dan Universitas Trisakti melalui tayangan webinar, Senin (22/6/2020).

Dikatakan Martua, investasi sebetulnya hal yang sederhana. Untuk memulainya, hal pertama yang harus dilakukan adalah menentukan tujuan dari investasi tersebut. Misalnya saja untuk kebutuhan dana pensiun di hari tua.

“Ketika nanti kita semakin berumur, kemungkinan besar pendapatan kita mulai menurun, tetapi pengeluaran untuk kesehatan malah meningkat. Makanya harus direncanakan dari sekarang. Jadi perlu direncanakan kebutuhan-kebutuhan kita ke depannya seperti apa dan langsung dieksekusi. Berapa bisanya setiap bulan, langsung saja eksekusi. Kalau bisanya 10 persen, eksekusi saja setiap bulan dan itu dilakukan secara teratur. Kalau memang ada kelebihan uang, masukkan lagi,” papar Martua.

Baca Juga: Saat Ini, Waktu yang Tepat Investasi Reksa Dana

Yang juga harus diperhitungkan adalah jangka waktu investasi. Martua menegaskan, semakin cepat kita berinvestasi, maka hasilnya akan semakin optimal. Sebab dengan menunda investasi, butuh tiga hingga empat kali lipat untuk mendapatkan hasil yang sama. “Jadi untuk mahasiswa, berapapun adanya, investasikan dan jangan ditunda-tunda,” pesan Martua.

Untuk merespon perilaku masyarakat yang saat ini lebih nyaman bertransaksi secara online, Martua menyampaikan Bank BRI juga sudah menyiapkan berbagai platform digital, salah satunya BRImo.

"Di Bank BRI sudah banyak sekali transaksi yang bisa dilakukan secara online. Mau investasi apapun atau menabung bisa lewat BRImo. Sekarang juga bisa membuka rekening tanpa harus datang ke kantor cabang, cukup melalui smartphone. Untuk investasi SBN ORI017 melalui Bank BRI juga bisa dilakukan secara online,” terang Martua.

Mayoritas Belum Berinvestasi

Gambaran yang sama juga terlihat dalam hasil survei yang dilakukan Universitas Trisaksi, di mana baru 21,2 persen responden yang disurvei mengaku sudah berinvestasi, utamanya adalah menambung emas dan saham. Sedangkan 75 persen belum berinvestasi, dan 3,8 persen mengaku tidak tahu cara berinvestasi.

“Edukasi terkait pentingnya investasi ini memang harus dilakukan terus menerus. Mahasiswa dituntut untuk mulai paham bagaimana mengelola keuangan,” kata Kepala Program Studi Sarjana Terapan D IV Keuangan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trisakti, Tri Kunawangsih Purnamaningrum.

Universitas Trisakti saat ini juga sudah melengkapi kampusnya dengan Galeri Bursa Efek, di mana para mahasiswa bisa belajar atau berinvestasi saham. Di Fakultas Ekonomi dan Bisnis juga ada beberapa mata kuliah yang mengajarkan tentang bagaimana berinvestasi hingga cara menghitung risiko dan return-nya, dengan harapan pengetahuan mahasiswa terhadap investasi semakin luas.

“Selama ini uang kita kebanyakan digunakan untuk memenuhi sesuatu yang sifatnya menyenangkan, tidak berpikir bahwa hidup kita itu masih panjang. Jadi saya kira edukasi literasi keuangan ini harus disampaikan terus-menerus kepada para mahasiswa agar nantinya mereka bisa mengelola keuangan dengan sebaik-baiknya,” kata Tri.

Asuransi

Selain investasi, pemahaman akan asuransi juga sangat penting untuk memproteksi masa depan. Apalagi masa depan itu penuh ketidakpastian, sehingga segala sesuatunya harus dipersiapkan.

“Pada saat usia produktif, kita tentu berharap semua kondisi akan berjalan seperti yang diharapkan. Semua cita-cita keuangan kita bisa terpenuhi. Tetapi ada hal-hal tak terduga yang bisa terjadi di tengah jalan saat kita tengah mempersiapkan kebutuhan untuk keluarga mapan. Misalnya mengalami kecelakaan atau sakit di usia produktif, atau tidak disangka terjadi risiko meninggal mendadak yang tentunya akan berisiko pada keluarga yang ditinggalkan,” kata Regional Chief Agency Officer PT Avrist Assurance, Ainun Wulandari.

Bila suatu hari terjadi risiko hidup tersebut tanpa adanya persiapan, investasi yang sudah dikumpulkan bisa hilang dalam sekejab. Karenanya, penting sekali memiliki asuransi untuk menjaga investasi kita tetap aman ketika risiko hidup terjadi.

"Investasi itu penting, dan menjaga aset atau diri kita dari risiko yang bisa terjadi juga sangat penting. Dari beberapa pengeluaran kita untuk gaya hidup yang banyak sekali, pasti ada beberapa yang bisa disisihkan,” kata Ainun.

Co-Founder dan CEO Lima Dua Group, Jimmy Dimas Wahyu, menambahkan, dalam melakukan perencanaan keuangan, umumnya yang dilakukan adalah mengubah gaya hidup. Atau bila hal ini tidak ingin dilakukan, berati harus menambah sumber-sumber pendapatan.

“Mungkin kita tidak perlu mengubah gaya hidup, tetapi yang diperlukan adalah menambah sumber pendapatan. Di jaman serba digital ini, sebetulnya banyak peluang yang bisa diraih untuk menambah pendapatan. Dan jangan pernah pesimis, khususnya untuk mahasiswa. Walaupun belum lulus kuliah dan belum bekerja, ada banyak peluang yang bisa diambil,” kata Jimmy.

Dari berbagai jenis investasi, menurut Jimmy, reksadana merupakan salah satu produk investasi yang ramah untuk mahasiswa. Ada beberapa tahapan yang harus dilalui dalam memilih reksadana. Yang utama, pastikan kita berinvestasi pada manajer investasi yang profesional, dan pahami terlebih dahulu mengenai produk-produk reksadana, termasuk risiko dan return-nya.

"Reksadana secara umum biasanya dikenal dalam empat jenis, yaitu reksadana pasar uang, reksadana pendapatan tetap, reksadana campuran, dan reksadana saham. Tentunya masing-masing produk memilik karakteristik, risiko dan return yang berbeda-beda. Di sana lah kita perlu melakukan pembelajaran dan disesuaikan dengan profil kita,” kata Jimmy.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Luncurkan Logo Baru, Kemkop dan UKM Canangkan Ekosistem Transformasi KUMKM

Kemkop dan UKM canangkan gerakan baru untuk melakukan percepatan koperasi modern dan UMKM naik kelas.

EKONOMI | 28 September 2021

IHSG Melemah di Tengah Aksi Beli Asing Rp 700 M

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,15% ke 6.113,1 pada akhir perdagangan hari ini, Selasa (28/9/2021).

EKONOMI | 28 September 2021

Transformasi Digital, Jababeka Infrastruktur Gandeng Global Sukses Solusi

Jababeka dan Global Sukses Solusi akan membantu ribuan tenant industri yang berlokasi di kawasan tersebut, untuk melakukan transformasi digital bisnis.

EKONOMI | 28 September 2021

Pemerintah Akan Rehabilitasi Mangrove di Seluruh Tanah Air

Pemerintah akan melakukan rehabilitasi mangrove di seluruh Tanah Air seluas 34.000 hektare.

EKONOMI | 28 September 2021

Sari Kresna Group Akuisisi Kartunindo Perkasa Abadi Rp 500 Miliar

Sari Kresna Group mengakuisisi PT Kartunindo Perkasa Abadi senilai Rp 500 miliar, sebagai strategi untuk memperkuat lini bisnis perseroan di sektor properti.

EKONOMI | 28 September 2021

Tata Ulang, Waskita Karya Tidak Lagi Garap Proyek Tol

PT Waskita Karya (Persero) Tbk akan kembali fokus pada core bisnis konstruksi terutama infrastruktur air, perkeretaapian, dan bandara.

EKONOMI | 28 September 2021

Mobilitas Rumah Lantai Bertingkat Lebih Nyaman dengan Lift Orkanda

Penggunaan lift dinilai lebih efisien dan modern serta memudahkan mobilitas di dalam rumah.

EKONOMI | 28 September 2021

Kementerian PUPR Lanjutkan Modernisasi Jaringan Irigasi Rentang hingga 2024

Kementerian PUPR selain membangun jaringan irigasi baru juga terus merehabilitasi jaringan irigasi rentang yang telah ada hingga 2024.

EKONOMI | 28 September 2021

Gojek dan AMSI Gelar Penghargaan Karya Jurnalistik KPAB

Gojek dan AMSI gelar penghargaan untuk membangun semangat dan optimisme masyarakat di tengah pandemi melalui karya jurnalistik berkualitas.

EKONOMI | 28 September 2021

Bocah Buka Tuas Pintu Darurat, Citilink Jakarta-Batam Mendarat Darurat

Citilink membenarkan adanya penumpang anak-anak di seat row 11 dalam penerbangan Jakarta-Batam yang melepas penutup pelindung tuas pintu darurat.

EKONOMI | 28 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Jalur Puncak 2


# PSI


# Pengganti Mangkunegara IX


# SBY



TERKINI
Motif Pembunuhan Ustaz di Tangerang karena Dendam Pribadi

Motif Pembunuhan Ustaz di Tangerang karena Dendam Pribadi

MEGAPOLITAN | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings