Bursa Eropa Melemah, Wirecard Anjlok 44%

Bursa Eropa Melemah, Wirecard Anjlok 44%
Ilustrasi (Foto: AFP)
Faisal Maliki Baskoro / FMB Selasa, 23 Juni 2020 | 06:13 WIB

London, Beritasatu.com - Bursa Eropa ditutup melemah pada perdagangan Senin (23/6/2020). Pelaku pasar mengkhawatirkan kurva Covid-19 yang naik di AS dan Jerman yang kewalahan mengatasi penyebaran virus. Saham perusahaan teknologi pembayaran Wirecard kembali anjlok 44 persen.

Indeks Stoxx600 turun 0,76 persen, DAX Jerman turun 0,55 persen, FTSE turun 0,76 persen, CAC Prancis turun 0,62 persen, dan FTSE MIB Italia turun 0,71 persen.

Menurut data Johns Hopkins University, Amerika Serikat mencatat penambahan 30.000 kasus baru Covid-19 per hari selama dua hari berturut-turut, Jumat (19/6/2020) dan Sabtu (20/6/2020). Angka ini adalah yang tertinggi sejak 1 Mei.

Otoritas kesehatan mengatakan klaster Covid-19 terjadi akibat pembukaan kembali aktivitas ekonomi dan sosial, pada khususnya di kalangan muda-mudi yang berkerumun di bar dan pesta-pesta.

Di Jerman, penyebaran virus corona semakin tidak terkendali. Menurut Robert Koch Institute, angka reproduksi (R) Covid-19 di Jerman melompat ke 2.88 pada hari Minggu (21/6/2020) dari 1.79 hari Sabtu, dan dari 1.06 pada hari Jumat.

Saham perusahaan teknologi finansial Jerman, Wirecard, kembali anjlok karena skandal akuntansi. Saham Wirecard tergerus 44 persen setelah perusahaan mengatakan kemungkinan tidak pernah memiliki uang US$2,1 miliar yang hilang dari neracanya.



Sumber: CNBC.com