Penyeimbangan Portfolio, Wall Street Diprediksi Bakal Dilanda Aksi Jual Masif
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Penyeimbangan Portfolio, Wall Street Diprediksi Bakal Dilanda Aksi Jual Masif

Rabu, 24 Juni 2020 | 08:57 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB

New York, Beritasatu.com - Menjelang akhir triwulan II, para analis Wall Street memperkirakan bakal ada aksi jual saham besar-besaran karena sudah meraup untung besar. Dana pensiun AS akan menggeser portfolio mereka dari saham ke obligasi mulai pekan depan. Indeks S&P 500 menguat 21 persen di triwulan-II sejauh ini.

JPMorgan mengatakan jika ada aksi jual dan harga saham jatuh, maka ini adalah kesempatan beli. JPMorgan juga mengatakan tidak akan terjadi apa-apa karena aksi jual beli sudah terjadi di pasar derivatif dan selama ini, perpindahan portfolio saham sudah terjadi.

"Akhir triwulan ini menarik untuk dipantau karena pergerakan pasar yang menguat selama ini. Volatilitas berpotensi terjadi. Kita sudah melihatnya sendiri dan masih akan terjadi seiring berakhirnya triwulan II," kata Dan Deming, managing director di KKM Financial kepada CNBC.

Investor obligasi mengamati pergerakan di pasar obligasi yang berpotensi kebanjiran dana seiring beralihnya portfolio dana pensiun dari saham ke pasar fixed income. Beberapa analis berspekulasi dana yang pindah dari saham ke obligasi mulai dari US$ 35 miliar hingga US$ 75 miliar.

Wells Fargo memperkirakan perusahaan dana pensiun akan memindahkan portfolio saham sebesar US$ 35 miliar ke fixed income.

"Alasannya (pemindahan porfolio) jelas karena selama ini saham menguat secara masif sementara obligasi tidak seberapa," kata Michael Schumacher, director of rates strategy di Wells Fargo.

Indeks S&P 500 naik 3,3 persen bulan ini. Asumsi Schumacher adalah untuk menyeimbangkan portfolio, maka 20 persen dari portfolio saham akan pindah ke obligasi pada akhir bulan.

JPMorgan memprediksi angka yang lebih besar, sekitar US$ 65 miliar dana pensiun AS pindah dari saham ke fixed income. Secara global, angkanya bisa menjadi US$ 170 miliar jika memasukkan rencana dana pensiun, reksa dana, dan perusahaan investasi internasional seperti Norges Bank Norwegia yang mengelola uang negara. Goldman Sachs memperkirakan dana pensiun melakukan aksi jual saham sebesar US$ 76 miliar.

"Kita melihat ada risiko koreksi kecil di pasar saham dalam dua minggu ke depan karena dana pensiun berusaha menyeimbangkan portfolionya. Namun, kami tetap bullish dan koreksi di pasar saham akan menjadi kesempatan beli," menurut analisis JPMorgan.

Schumacher mengatakan saham-saham yang berpotensi dilepas adalah saham perusahaan AS dengan kapitalisasi besar, diikuti saham lapis kedua dan saham internasional. Jika yield Obligasi 10 Tahun kembali ke level tertinggi Juni sebesar 0,96 persen dan harga saham naik bersamaan, maka dana US$ 50 miliar berpotensi mengalir dari saham ke obligasi.

Schumacher memperkirakan dana pensiun AS kemungkinan membukukan keuntungan 10 persen triwulan ini. Naiknya harga saham juga meningkatkan solvency rate sebesar 0,6 poin ke 85 persen.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: CNBC.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Bursa Asia Menguat Ikuti Pergerakan Wall Street

Bursa Asia dibuka menguat pada awal perdagangan hari ini (24/6/2020) mengikuti pergerakan Wall Street yang sebelumnya ditutup menguat.

EKONOMI | 24 Juni 2020

Kontraksi Mereda, Bursa Eropa Positif

Bursa Eropa ditutup menguat pada perdagangan Selasa (23/6/2020). Indeks manufaktur PMI menunjukkan kontraksi di zona Eropa mereda.

EKONOMI | 24 Juni 2020

Wall Street Ditutup Menguat, Trio Raksasa Teknologi Ukir Rekor Baru

Bursa Amerika Serikat ditutup menguat pada perdagangan Selasa (23/6/2020). Saham-saham teknologi kembali menopang pergerakan Wall Street.

EKONOMI | 24 Juni 2020

KAI: Penumpang KA Reguler Terus Meningkat

Kenaikan volume penumpang menunjukkan kepercayaan masyarakat yang semakin meningkat terhadap layanan KAI.

EKONOMI | 23 Juni 2020

Kemkop dan UKM Berikan Pendampingan dan Kemudahan UMKM untuk Daftarkan HKI

Daya saing UMKM meningkat dan menghadapi kekuatan bisnis lain.

EKONOMI | 23 Juni 2020

Wall Street Dibuka Menguat Jelang Data Aktivitas Bisnis

Dow Jones Industrial Average naik 134,43 poin, atau 0,52 persen pada pembukaan menjadi 26.159,39.

EKONOMI | 23 Juni 2020

Hingga Mei, 84% Pengguna Kartu Kredit BCA Sudah Aktifkan PIN

Transaksi kartu kredit menggunakan tanda tangan akan ditolak setelah 1 Juli 2020.

EKONOMI | 23 Juni 2020

Peduli Covid-19, Brand Lokal Bagikan Masker dan Hand Sanitizer

Kemperin menginisiasi gerakan gotong-royong brand lokal mendistribusikan masker dan hand sanitizer bagi masyarakat.

EKONOMI | 23 Juni 2020

Anggaran 2021 Kemhub Dukung Pemulihan Ekonomi

Kemhub mendapatkan Pagu Indikatif Tahun Anggaran (TA) 2021 sebesar Rp 41,3 triliun.

EKONOMI | 23 Juni 2020

Kemkeu Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi 1% Hingga Minus 0,4%

Dampak sosial penurunan ekonomi berkaitan dengan tingkat kesejahteraan rakyat.

EKONOMI | 23 Juni 2020


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS