IHSG Naik 1,75% ke Level 4.964,73

IHSG Naik 1,75% ke Level 4.964,73
Investor memantau perkembangan harga saham di layar elektronik Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. (Foto: Beritasatu Photo / Mohammad Defrizal)
Lona Olavia / MPA Rabu, 24 Juni 2020 | 15:26 WIB


Jakarta, Beritasatu.com- Indeks harga saham gabungan (IHSG) berhasil menguat pada perdagangan Rabu (24/6). Setelah ditutup melemah pada perdagangan sebelumnya, IHSG pada Rabu berhasil dibuka terapresiasi 29,86 poin atau 0,61% ke level 4.908,99. IHSG pun berhasil ditutup naik di akhir sesi II dengan 85,6 poin atau 1,75% ke posisi 4.964,73.

Penutupan IHSG hari ini diiringi aksi beli saham di seluruh pasar oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing atau net foreign buy di seluruh pasar sebesar Rp 170,43 miliar. Dari 10 sektor saham, sembilan sektor mengalami kenaikan dan yang terbesar adalah di sektor keuangan dengan 3,26% disusul aneka industri 1,95%. Namun, satu sektor yang melemah sendiri adalah agribisnis yang minus 0,58%.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 564.532 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 8,17 miliar lembar saham senilai Rp 9,33 triliun. Sebanyak 245 saham naik, 159 saham menurun, dan 164 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara bursa regional cenderung melemah. Indeks Nikkei di Bursa Efek Jepang turun 0,07 persen ke 22.534,32 . Lalu, indeks Straits Times di Singapura turun 0,34 persen ke 2.625,98 . Sedangkan, Indeks Hang Seng di Hong Kong juga turun 0,48 persen ke 24.788,62.

Adapun, bursa Amerika Serikat ditutup menguat, semalam (23/6). Dow Jones ditutup 26,156.10, naik 0.50%, NASDAQ ditutup 0,131.37, naik 0.74%, S&P 500 ditutup 3,131.29, naik 0,43%. Meskipun terlihat optimistis, namun investor masih was-was terhadap peringatan atas peningkatan kasus Covid-19 yang sangat tinggi.

Di samping itu, investor masih mengamati pergejolakan geopolitik dimana Penasihat Dagang US, Peter Navarro sempat mengatakan bahwa kesepakatan dagang antara US–Tiongkok dibatalkan. Namun tak lama kemudian, Presiden Trump mengumumkan bahwa negosiasi masih berlangsung.

Kepala Riset PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk Lanjar Nafi menuturkan, pergerakan IHSG secara teknikal kembali terkonsolidasi dan tertahan bergerak moderat diatas level support MA20 dan bullish trend line sehingga harapan bergerak pada trend positif masih terbuka. Indikator Stochastic bergerak negatif sedangkan momentum RSI cenderung flat pada area middle oscillator.

"Sehingga diperkirakan IHSG berpotensi rebound dengan support resistance 4.810-5.040 secara teknikal," ujarnya, dalam risetnya, Rabu (24/6).



Sumber: BeritaSatu.com