Aset Kripto Jadi Solusi Lemahnya Likuiditas Properti

Aset Kripto Jadi Solusi Lemahnya Likuiditas Properti
Ilustrasi perumahan. (Foto: Beritasatu Photo / Dok. Royal Tajur)
Feriawan Hidayat / FER Kamis, 25 Juni 2020 | 20:13 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Properti merupakan salah satu instrumen investasi yang memilki nilai yang stabil. Harga properti jarang jatuh dan bisa menjadi aset yang menjanjikan Selain itu, kebutuhan properti yang tinggi dan didukung sumber yang tidak bertambah menjadikan nilai atau value properti tidak akan pernah jatuh, tidak seperti aset yang lain. Adapun investasi properti biasanya berbentuk perumahan, townhouse, apartemen, tanah, area komersial, ataupun kawasan industri.

Baca Juga: Bisnis Properti Jabodetabek Masih Menjanjikan

Business Development I-Pro Token, Faizal mengatakan keuntungan berinvestasi properti adalah memiliki nilai aset yang berwujud tinggi. Selain itu, investasi dalam properti bisa mendiversifikasi portofolio, nilainya selalu meningkat seiring waktu dan lain sebagainya.

"Beberapa keuntungan tersebut membuat investasi properti menjadi favorit para investor. Sayangnya, investasi ini juga memiliki beberapa kelemahan. Misalnya, tidak transparan, biaya transaksi tinggi, likuiditas lemah, modal besar, memiliki batasan daerah, dan lain-lain," jelasa Faizal dalam keterangan persnya, Kamis (25/6/2020).

Faizal menjelaskan, I-Protoken merupakan aset kripto utility yang dikembangkan teknologi blockchain ERC20, dengan tingkat keamanan tinggi dan didukung ekosistem properti global. "I-Protoken menghadirkan terobosan aset stabil dengan menggabungkan aset kripto dengan aset properti yang memiliki nilai aset yang stabil," jelas Faizal.

Adapun yang mendasari I-Pro Token menggabungkan dua aset sekaligus, karena melihat kelemahan-kelemahan aset kripto, yaitu fluktuasi tinggi dan rawan pelanggaran hukum.

Baca Juga: Konsep TOD Tingkatkan Nilai Investasi Properti

"Melihat kelemahan tersebut, hadirlah I-Pro Token yang memilki proyek utama menciptakan pasar properti internasional terdesentralisasi baik properti komersial maupun residensial. Salah satu misinya adalah mengintegrasikan ekosistem properti global dengan mata rantai blockchain," tandas Faizal.

Menurut Faizal, I-Pro Token memungkinkan agen dan broker untuk membuat daftar produk atau layanan mereka di pasar dengan didukung oleh teknologi blockchain sebagai cloud data yang aman untuk peningkatan kemampuan leasing, penjualan, manajemen, dan pelaporan. "Pasar ini memfasilitasi koneksi antara entitas internasional untuk memungkinkan model investasi properti baru," tegasnya.

Melalui integrasi blockchain dan industri properti, pengembang properti, lembaga keuangan, dan pengguna dapat terhubung untuk menyelesaikan transaksi properti dengan aman, cepat dan lebih transparan.

"Ini merupakan bagian penting dalam mendukung pembangunan ekonomi global. Semua pihak yang terdiri dari pengembang, lembaga keuangan, agen, dan pengguna akan mendapatkan banyak manfaat dari teknologi blockchain yang canggih," tandas Faizal.

Baca Juga: Bityard Rambah Pasar Aset Kripto di Indonesia

Selain itu, lanjut Faizal, keuntungan dengan menggunakan teknologi blockchain adalam industri properti adalah memungkinkan terjadinya transparansi dalam berbagai laporan transaksi. Semua pihak dalam industri properti, baik pengembang properti, agen properti, lembaga keuangan, dan pengguna dapat melihat langsung laporan transaksi yang terjadi.

"Teknologi ini memungkinkan setiap orang untuk memiliki aset properti dengan mudah tanpa batasan regional. Ini juga akan memudahkan kita untuk mengelola izin investasi properti di negara-negara tertentu. Misalnya, jika kita ingin berinvestasi di properti di Jepang, kita tidak perlu datang ke Jepang untuk melihat properti, melakukan transaksi, membeli properti, mengelola izin, mengurus properti, dan sebagainya," kata Faizal.

Tidak hanya itu, lanjut Faizal, dengan teknologi blockchain investor dapat melakukan transaksi dengan sangat cepat dan dengan biaya rendah, dapat membeli, menyewakan, dan menjual properti dengan mudah dan cepat.

"Teknologi blockchain memungkinkan investor untuk dapat berinvestasi dalam bisnis properti dengan biaya yang relatif kecil. Teknologi ini dapat membuat unit yang dapat digunakan sebagai alat transaksi dan instrumen investasi, unit ini sering disebut sebagai crypto token," pungkas Faizal.



Sumber: BeritaSatu.com