Bursa Eropa Menguat di Tengah-tengah Badai Sentimen Negatif

Bursa Eropa Menguat di Tengah-tengah Badai Sentimen Negatif
Ilustrasi (Foto: AFP)
Faisal Maliki Baskoro / FMB Jumat, 26 Juni 2020 | 06:03 WIB

London, Beritasatu.com - Bursa Eropa ditutup menguat pada perdagangan Kamis (25/6/2020) di tengah-tengah gempuran sentimen negatif. Dana Moneter Internasional merevisi pertumbuhan ekonomi global tahun ini. Amerika Serikat melaporkan rekor kasus Covid-19 harian tertinggi.

Index Stoxx600 naik 0,72 persen, DAX Jerman naik 0,69 persen, FTSE Inggris naik 0,38 persen, CAC Prancis naik 0,97 persen, FTSE MIB Italia naik 0,37 persen.

Pasar modal dunia masih dipengaruhi sentimen proyeksi pertumbuhan ekonomi IMF dan naiknya tingkat utang negara-negara di dunia. Pada hari Rabu lalu, IMF melansir laporan terbaru di mana pertumbuhan ekonomi dunia diperkirakan bakal terkontraksi 4,9 persen pada 2020, lebih parah dari proyeksi 3 persen sebelumnya yang dilansir April.

IMF juga merevisi pertumbuhan ekonomi 2021 dari 5,8 persen pada laporan April menjadi 5,4 persen. Melambatnya pertumbuhan ekonomi akibat dampak dari pembatasan sosial yang berlanjut ke semester dua, di mana itu akan mempengaruhi produktivitas dan rantai distribusi global.

Pada Rabu, AS mencatat 45.557 kasus baru Covid-19, yang merupakan jumlah tertinggi dalam sehari. Angka itu lebih banyak 9.000 kasus dari level tertinggi sebelumnya pada 26 April. Pada hari Minggu, WHO melaporkan rekor harian dengan 183.000 lebih kasus baru.

Sentimen-sentimen negatif ini teringankan dengan kebijakan regulator AS yang melonggarkan peraturan perbankan di era pascakrisis finansial. Pelonggaran Volcker Rule diharapkan dapat mengalirkan miliaran dolar dari sektor perbankan ke sektor-sektor lain.

Perusahaan tekfin Jerman Wirecard pada Kamis mengajukan perlindungan pailit ke pengadilan Munich. Perusahaan tersebut melaporkan kesalahan akuntansi, di mana dana sebesar US$ 2,1 miliar hilang dari neracanya. Saham Wirecard kembali anjlok 71 persen.



Sumber: BeritaSatu.com