Program Sikasep Mudahkan MBR Miliki Rumah

Program Sikasep Mudahkan MBR Miliki Rumah
Ilustrasi perumahan. (Foto: Antara / Raisan Al Farisi)
Imam Muzakir / FER Sabtu, 27 Juni 2020 | 17:07 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Layanan Umum Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (BLU PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) terus melakukan evaluasi dalam menerapkan aplikasi SiKasep (Sistem informasi KPR Subsidi Perumahan), mendapat antusiasme dari masyarakat luas.

Baca Juga: Akbar Tanjung Minta BP Tapera Raih Kepercayaan Publik

"Besarnya animo masyarakat yang membutuhkan informasi tersebut terpantau rata-rata mencapai 4.000 visitor tiap harinya melalui aplikasi SiKasep,” kata Direktur Utama PPDPP, Arief Sabaruddin, dalam siaran pers, Sabtu (27/6/2020).

Menurut Arief Sabaruddin, ketersediaan hunian yang disajikan secara real time dalam aplikasi SiKasep, didukung oleh para pengembang yang tergabung dalam asosiasi pengembang. Para pengembang secara terkini dan berkesinambungan terus memasok informasi hunian yang disediakannya melalui aplikasi SiKumbang (Sistem Informasi Kumpulan Pengembang) dan terintegrasi langsung pada SiKasep.

Tercatat dalam database PPDPP per 26 Juni 2020 pukul 19.00 WIB, jumlah lokasi yang terdaftar pada aplikasi SiKumbang telah mencapai 10.408 lokasi, dengan lokasi yang lolos pengecekan sebanyak 3.374 lokasi, 9.694 data terintegrasi dengan SiKasep dan dapat lakukan akad, dan 29.135 rumah tersedia.

Baca Juga: Kempupera Tambah Kuota FLPP untuk BTN

Data tersebut merupakan data nasional yang dihimpun dari 19 asosiasi pengembang di Indonesia yang di dalamnya mencapai 6.001 pengembang. Selain itu, saat ini PPDPP juga telah mengembangkan integrasi data tersebut ke dalam sistem pemetaan kavling hunian dan kualitas bangunan. Sehingga akan jelas terpantau secara langsung perihal hunian yang ready stock, terjual, atau sedang dibangun.

Arief Sabaruddin menjelaskan bahwa rangkaian sistem yang dibangun oleh PPDPP tersebut sangat potensial menjadi data besar atau big data hunian yang dapat disinergikan oleh lembaga apa saja yang bertujuan untuk bantuan pembiayaan perumahan ke masyarakat. "Untuk kedepannya, SiKasep tidak hanya FLPP, seluruh bantuan pembiayaan perumahan akan terintegrasi ke dalam SiKasep," ujar Arief.

Melalui aplikasi SiKasep, pemerintah mempertemukan seluruh unsur yang yang terlibat dalam proses bisnis program subsidi bantuan perumahan, yaitu masyarakat, bank pelaksana dan pengembang.

Baca Juga: Pengelolaan Iuran Tapera Adopsi Konsep BPJS Kesehatan

Berdasarkan data yang dihumpun oleh PPDPP per 26 Juni 2020 pukul 19.00 WIB pengguna SiKasep telah mencapai 175.510 calon debitur, dimana 143.438 calon debitur dinyatakan lolos subsidi checking, dan 70.335 pengguna telah menerima dana FLPP.



Sumber: BeritaSatu.com