Kempupera Bangun 500 Homestay di NTB
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 478 (-2)   |   COMPOSITE 5970 (-24)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1399 (0)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 167 (-1)   |   IDX30 472 (-2)   |   IDX80 128 (-0)   |   IDXBASIC 1238 (-9)   |   IDXBUMN20 362 (-2)   |   IDXCYCLIC 737 (-3)   |   IDXENERGY 740 (3)   |   IDXESGL 129 (-0)   |   IDXFINANCE 1333 (-6)   |   IDXG30 133 (-0)   |   IDXHEALTH 1280 (3)   |   IDXHIDIV20 418 (-2)   |   IDXINDUST 960 (-5)   |   IDXINFRA 873 (-4)   |   IDXMESBUMN 103 (-0)   |   IDXNONCYC 731 (-1)   |   IDXPROPERT 875 (-2)   |   IDXQ30 135 (-0)   |   IDXSMC-COM 281 (-0)   |   IDXSMC-LIQ 334 (-1)   |   IDXTECHNO 3345 (-54)   |   IDXTRANS 1045 (-3)   |   IDXV30 126 (-0)   |   INFOBANK15 959 (-5)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 407 (-1)   |   ISSI 175 (-0)   |   JII 573 (-2)   |   JII70 204 (-1)   |   KOMPAS100 1132 (-6)   |   LQ45 888 (-4)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1591 (-7)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 302 (-1)   |   PEFINDO25 291 (0)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 341 (-1)   |   TRADE 872 (0)   |  

Dukung Sektor Pariwisata

Kempupera Bangun 500 Homestay di NTB

Selasa, 30 Juni 2020 | 20:09 WIB
Oleh : Imam Muzakir / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) melalui Direktorat Jenderal Perumahan terus berupaya mendukung kemajuan sektor pariwisata nasional. Salah satunya, dengan mendorong pelaksanaan program Sarana Hunian Pariwisata (Sarhunta) di Nusa Tenggara Barat (NTB), melalui pembangunan 500 unit homestay.

Baca Juga: Adaptasi New Normal, Wisata Alam Kembali Dibuka

"KSPN Lombok untuk program Sarhunta mendapatkan alokasi sebanyak 500 unit. Kami harap dengan program ini sektor pariwisata di NTB dapat lebih bergairah lagi khususnya di era new normal,” ujar Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Wilayah Nusa Tenggara I Provinsi NTB, Rini Dyah Mawarty, dalam siaran pers yang diterima Beritasatu.com, Selasa (30/6/2020).

Berdasarkan data yang ada di Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Wilayah Nusa Tenggara I Provinsi NTB, pelaksanaan program Sarhunta di Provinsi NTB dilaksanakan di dua Kabupaten yakni Lombok Tengah dan Lombok Utara,, dengan jumlah alokasi untuk homestay atau kegiatan pariwisata berupa pembangunan baru (PB) sebanyak 59 unit dan peningkatan kualitas (PK) sebanyak 63 unit.

Baca Juga: Istana Maimun di Medan Kembali Dibuka

Selain itu, 208 rumah yang berada pada jalur utama menuju kawasan pariwisata juga akan mendapat bantuan bedah rumah. Adapun lokasi program Sarhunta lainnya akan dilaksanakan di Kabupaten Lombok Utara dengan jumlah alokasi 54 unit untuk PB dan 18 unit untuk PK. Sedangkan sisanya sebanyak 98 unit masih dalam tahap verifikasi lapangan.

"Kami telah melakukan sosialisasi di KSPN khususnya di tiga gili yakni Desa Gili Indah Kabupaten Lombok Utara dan Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika serta KSPN Pantai Selatan yakni Desa Kuta, Desa Selong Belanak, Desa Sengkol, Desa Sukadana, Desa Tanak Awu, Desa Ketara dan Desa Mekar Sari Kabupaten Lombok Tengah,” terang Rini.

Baca Juga: Branding Tepat, Pariwisata dan Kuliner Bisa Menggeliat

Program Sarhunta ini, kata Rini, merupakan bantuan super prioritas rumah swadaya dari pemerintah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang berada di KSPN. Adapun kriteria rumah masyarakat yang mendapatkan bantuan yakni Warga Negara Indonesia (WNI) yang sudah berkeluarga, memiliki rumah tidak layak huni atau tanah dengan bukti kepemilikan, berpenghasilan paling tinggi senilai 1,5 kali dari upah minimum provinsi (UMP) dan masyarakat mampu berswadaya dan gotong royong.

"Masyarakat penerima bantuan program Sarhunta nantinya akan dibantu oleh tiga tenaga ahli yakni pemberdayaan, sipil dan arsitektur. Jadi, nantinya rumah yang dibangun bisa lebih menarik wisatawan dan mendukung kawasan wisata yang sudah ada," pungkas Rini.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kadin: Tangkap Peluang Relokasi Industri, RUU Cipta Kerja Harus Segera Selesai

Berdasarkan data dari Bank Dunia, pada 2019 Indonesia berada di peringkat 73 secara global untuk kemudahan berbisnis.

EKONOMI | 30 Juni 2020

Kahmi Optimistis RUU Cipta Kerja Jadi Solusi Atasi Pengangguran


Kahmi sambut optimistis UMKM diatur bagus dalam RUU Cipta Kerja.

EKONOMI | 30 Juni 2020

Baparekraf Digital Entrepreneurship Targetkan 300 UMKM Peserta

Baparekraf Digital Entrepreneurship (BDE 2.0) diadakan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi para pelaku UMKM di sektor ekonomi kreatif.

EKONOMI | 30 Juni 2020

Puan Minta BPK Punya Sense Of Crisis dalam Mengawal APBN di Era Covid-19

BPK diminta memiliki sense of crisis dalam mengawal dana penanganan Covid-19 dan memastikan akuntabilitas anggaran belanja Covid-19 sesuai dengan peruntukannya.

EKONOMI | 30 Juni 2020

PTPP Garap Pengembangan Kawasan Industri Batang

Kawasan Industri Batang berpotensi menyerap sekitar 130.000 lapangan pekerjaan baru di tahap pertama.

EKONOMI | 30 Juni 2020

Grab Bantu UMKM Hadapi New Normal

Grab Indonesia meluncurkan #TerusUsaha, sebuah program untuk membantu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar dapat beradaptasi dan berkembang di new normal.

EKONOMI | 30 Juni 2020

BEI Tunjuk 3 Komisaris Baru, Termasuk Keponakan Luhut

Pandu Patria Sjahrir menduduki posisi Komisaris BEI. Pandu merupakan putra ekonom Sjahrir dan keponakan Menko Marvest Luhut Binsar Panjaitan dan Direktur TOBA.

EKONOMI | 30 Juni 2020

Pemerintah Masih Utang Subsidi ke PT KAI Rp 257 miliar

PT Kereta Api Indonesia (Persero) KAI mencatat adanya kekurangan pembayaran PSO atau subsidi dari pemerintah sebesar Rp 257,9 miliar dalam lima tahun terakhir.

EKONOMI | 30 Juni 2020

7 Perusahaan Asing Akan Relokasi ke Indonesia

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan sudah ada tujuh perusahaan asal Tiongkok yang sudah menyatakan bersedia berinvestasi di Indonesia.

EKONOMI | 30 Juni 2020

Jokowi: Tangkap Peluang Investasi dari Relokasi Ratusan Perusahaan Tiongkok!

Saat ini ada 119 perusahaan yang akan relokasi perusahaannya dari Tiongkok ke Indonesia. Jokowi tidak mau potensi itu hilang karena masalah izin dan lahan.

EKONOMI | 30 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS