Dow Menguat Menutup Kuartal Terbaiknya Sejak 1987

Dow Menguat  Menutup Kuartal Terbaiknya Sejak 1987
Ilustrasi bursa saham AS Wall Street. (Foto: AFP / Johannes Eisele)
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Rabu, 1 Juli 2020 | 05:25 WIB

New York, Beritasatu.com- Bursa saham Amerika Serikat (AS) Wall Street naik pada perdagangan Selasa (1/7/2020) dan menutup kinerja kuartalan terbaik dalam beberapa dekade.

Dow Jones Industrial Average melonjak 217,08 poin, atau 0,9 persen menjadi 25.812,88. S&P 500 naik 1,5 persen ke 3.100,29 dan Nasdaq Composite naik 1,9 persen jadi 10.058,77. Rata-rata indeks utama mencapai level tertinggi kurang dari satu jam tersisa perdagangan.

Baca juga: Wall Street On Track Menuju Triwulan Terbaik Sejak 1998

30 saham unggulan Dow Jones mengakhiri kuartal kedua dengan kenaikan 17,8 persen, atau kinerja terbaik sejak kuartal pertama 1987, ketika melonjak 21,6 persen. S&P 500 naik 20 persen atau mengalami lonjakan sejak kuartal keempat 1998. Sementara Nasdaq Composite naik 30,6 persen untuk kuartal ini, kinerja kuartalan terbaik sejak 1999.

"Kombinasi stimulus, tren positif virus, pembukaan kembali ekonomi dan harapan vaksin mendorong saham menguat di kuartal dua," tulis Pendiri The Sevens Report, Tom Essaye.

Saham Facebook dan Amazon masing-masing naik 2,9 persen memimpin kenaikan pada Selasa, sementara Netflix naik 1,7 persen. Micron juga berkontribusi pada penguatan naik lebih dari 4 persen setelah laporan pendapatan perusahaan lebih baik dari perkiraan.

Sementara Ketua Federal Reserve Jerome Powell dan Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin bersaksi di depan Komite Jasa Keuangan House. Sidang gabungan membahas tanggapan Fed terhadap pandemi virus corona.

Dalam sambutannya yang disampaikannya Selasa, Powell mengatakan ketidakpastian memerintah atas prospek ekonomi setelah pandemi corona.

“Output dan lapangan pekerjaan masih jauh di bawah tingkat pra-pandemi. Proyeksi ekonomi ke depan sangat tidak pasti dan tergantung keberhasilan kita dalam mengendalikan virus,” kata Powell.

Sementara itu, Mnuchin mengatakan kepada Kongres bahwa ekonomi berada dalam posisi yang kuat untuk pulih dari corona.



Sumber: CNBC