Bursa Asia Bervariasi karena Suramnya Sentimen Bisnis Jepang

Bursa Asia Bervariasi karena Suramnya Sentimen Bisnis Jepang
Ilustrasi bursa saham Asia. (Foto: AFP / Kazuhiro Nogi)
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Rabu, 1 Juli 2020 | 08:07 WIB

Tokyo, Beritasatu.com - Bursa Asia Pasifik naik tipis pada perdagangan Rabu pagi (1/7/2020) menyusul dimulainya paruh kedua tahun 2020.

Saham di Korea Selatan memimpin kenaikan di regional, dimana Kospi naik 1,02 persen pada awal perdagangan.

Sementara Nikkei 225 di Jepang naik 0,23 persen, dan indeks Topix bergerak mendatar (flat). Di Australia, S&P/ASX 200 diperdagangkan lebih tinggi.

Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia di luar Jepang menguat 0,2 persen.

Sementara bursa saham Hong Kong ditutup karena hari libur.

Baca juga: Dow Menguat Menutup Kuartal Terbaiknya Sejak 1987

Survei Tankan triwulanan Bank Jepang yang dirilis Rabu menunjukkan kondisi bisnis memburuk di negara itu. Indeks utama sentimen produsen besar memburuk ke-34 di bulan Juni - level terendah sejak Juni 2009, menurut Reuters - dibandingkan dengan -8 di bulan Maret.

Investor juga menunggu rilis survei pribadi aktivitas manufaktur Tiongkok bulan Juni, dan Indeks Manajer Pembelian Manufaktur Caixin/Markit (PMI) yang diperkirakan keluar sekitar jam 9.45 pagi waktu HK/SIN. PMI manufaktur resmi yang dirilis Selasa menunjukkan aktivitas pabrik di Tiongkok ekspansi pada Juni.

Semalam di Wall Street, bursa saham Amerika Serikat (AS) Wall Street naik pada perdagangan Selasa (1/7/2020) dan menutup kinerja kuartalan terbaik dalam beberapa dekade. Dow Jones Industrial Average melonjak 217,08 poin, atau 0,9 persen menjadi 25.812,88. S&P 500 naik 1,5 persen ke 3.100,29 dan Nasdaq Composite naik 1,9 persen jadi 10.058,77. Rata-rata indeks utama mencapai level tertinggi kurang dari satu jam tersisa perdagangan.



Sumber: CNBC