Hingga Mei, Penumpang Angkutan Udara Internasional Turun 53,76%

Hingga Mei, Penumpang Angkutan Udara Internasional Turun 53,76%
Pesawat Garuda mengalami pecah ban di Bandara Syamsuddin Noor Banjarmasin, Kamis (11/6)/2020). (Foto: Istimewa)
Herman / EHD Rabu, 1 Juli 2020 | 14:15 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Di masa Pandemi Covid-19, salah satu sektor yang paling terpukul adalah transportasi, mulai dari angkutan udara, angkutan laut, hingga kereta api. Hal ini tidak terlepas dari adanya berbagai pembatasan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suhariyanto menyampaikan, jumlah penumpang angkutan udara domestik yang diberangkatkan pada Mei 2020 sebanyak 87.000 penumpang atau turun 89,62% dibanding April 2020. Sedangkan jumlah penumpang tujuan luar negeri (internasional) turun 55% menjadi 11.700 penumpang.

Jika ditotal selama Januari–Mei 2020, jumlah penumpang domestik sebanyak 17.584.800 penumpang atau turun 40,28%, sedangkan jumlah penumpang internasional sebanyak 3.407.600 orang atau turun 53,76% dibanding periode yang sama tahun 2019.

“Untuk penerbangan internasional, penurunannya drastis karena memang pada Mei lalu banyak negara yang melakukan lockdown dan berbagai kebijakan lainnya dengan tujuan menghambat laju penyebaran Covid-19,” kata Suhariyanto dalam pemaparan perkembangan transportasi nasional, Rabu (1/7/2020).

Untuk jumlah penumpang kereta api, Suhariyanto menyampaikan yang berangkat pada Mei 2020 sebanyak 5.484.000 penumpang atau turun 7,04% dibanding April 2020. Serupa dengan jumlah penumpang, jumlah barang yang diangkut kereta api mengalami penurunan 26,86% menjadi 3.090.000 ton.

Selama Januari–Mei 2020, jumlah penumpang mencapai 101.229.000 orang atau turun 41,72% dibanding periode yang sama tahun 2019. Hal yang sama untuk jumlah barang yang diangkut kereta api turun 0,87% menjadi 20.291.000 ton.

Untuk penumpang angkutan laut dalam negeri, pada Mei 2020 tercatat 275.700 orang atau turun 50,73% dibanding bulan sebelumnya.

Selama Januari–Mei 2020, jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri mencapai 6.955.500 orang atau turun 22,68% dibanding periode yang sama tahun 2019. Penurunan jumlah penumpang terjadi di Pelabuhan Balikpapan 58,45%, Belawan 57,56%, Tanjung Priok 45,98 persen, Makassar 39,58%, dan Tanjung Perak sebesar 20,73%.

Sementara itu, jumlah barang yang diangkut pada Mei 2020 mencapai 21.672.800 ton atau turun 12,98% dibanding bulan sebelumnya. Sedangkan jumlah barang yang diangkut selama Januari–Mei 2020 mencapai 121.189.100 ton atau naik 0,47% dibanding periode yang sama tahun 2019.

 



Sumber: BeritaSatu.com