Teten: Layanan Konsultasi Bantu UMKM Naik Kelas

Teten: Layanan Konsultasi Bantu UMKM Naik Kelas
Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, di acara soft launching Pusat Konsultasi KUKM Center of Excellence di Gedung Smesco, Jakarta, Kamis (2/7/2020). (Foto: Beritasatu Photo / Istimewa)
Lona Olavia / FER Kamis, 2 Juli 2020 | 21:23 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Smesco Indonesia bersama Kementerian Koperasi dan UKM siapkan program peningkatkan kualitas daya saing produk KUKM melalui pusat konsultasi KUKM. Pusat Konsultasi KUKM atau Center of Excellence ini merupakan pusat informasi, pendampingan dan konsultasi bagi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dengan melibatkan tenaga ahli yang berada di lantai dasar Gedung Smesco Indonesia, Jakarta.

Baca Juga: UMKM Akan Dihubungkan dengan Usaha Besar

Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki menegaskan, UMKM yang bertumbuh di masa pandemi ini adalah mereka yang bisa beradaptasi dan berinovasi dalam pengembangan produknya. Namun, untuk mencapai tahap itu seringkali dibutuhkan bimbingan dari para ahli. Hal itu diyakininya juga dapat memperluas kemitraan antara pelaku UMKM dengan industri besar. Apalagi, saat ini tak sampai 5 persen UMKM yang terhubung dengan industri besar. Berbeda dengan negara lainnya yang bisa meraih ekspor tinggi karena sudah tingginya koneksi tersebut.

"Kita mendorong UMKM bisa terus berkembang dan naik kelas dan juga produksinya makin inovasi, karena sekarang persaingan produk dan usaha sangat tinggi. Sedangkan rata-rata UMKM tidak punya research and development, tidak bisa bayar konsultan, tidak bisa bayar konsultan, jadi kami sediakan (pusat konsultasi), bahkan kedepan development produknya kita akan bantu," ungkap Teten dalam soft launching Pusat Konsultasi KUKM Center of Excellence di Gedung Smesco, Jakarta, Kamis (2/7).

Melalui pusat konsultasi ini, Teten mengharapkan, bisa menjadi ekosistem bagi para UMKM untuk mengembangkan kewirausahaannya. Pusat konsultasi ini, selain offline juga akan diadakan secara online salah satunya lewat Youtube.

Baca Juga: Kemkop dan UKM Kembangkan Kemitraan Komoditas Kopi

"Di beberapa sentra akan kita kembangkan layanan seperti ini juga. Yang paling dasar bagaimana UMKM bisa akses ke pembiayaan tak hanya ke KUR tapi juga investasi, serta kolaborasi, linkage dengan usaha besar. Gedung Smesco nanti juga akan kita reinovasi menjadi dua sayap, yakni edukasi, inkubasi lalu hub komersialnya karena banyak UMKM menyebar," pungkasnya.

Direktur Utama Smesco Indonesia, Leonard Theosabrata mengatakan, sektor layanan yang menjadi prioritas dari Smesco Center of Excellence adalah pariwisata, dekorasi rumah, kuliner, fesyen, ekonomi kreatif, perikanan dan hasil laut, serta pertanian.

Selain itu, layanan baru dari Smesco ini pun bertujuan untuk memberikan solusi dari permasalahan yang umumnya dihadapai oleh pelaku bisnis UMKM yaitu kualitas produk dan pengembangan desain, hak cipta, pembiayaan, sistem online, packaging, perizinan, perpajakan serta pengembangan bisnis. Di mana, para ahli dan pendamping yang telah ditunjuk akan memberikan konsultasi secara rutin dan terjadwal selama lima hari kerja dalam sepekan.

Baca Juga: Belanja BUMN Diarahkan Serap Produk UMKM

"Kegiatan Smesco Center of Excellence akan meliputi riset dan pengembangan, peningkatan kapasitas SDM, penguatan proses produksi, juga pemetaan pasar secara holistik dari seluruh elemen pendukungnya. Termasuk tren, persyaratan administrasi ekspor dan lainnya. Fokus prioritas kami adalah UKM ekspor dan substitusi impor," ujarnya.

Dalam pelaksanaan program ini, Smesco Indonesia akan melakukan kolaborasi dengan Kementerian Lembaga terkait, Pemerintah Daerah melalui Dinas yang membidangi KUKM, para duta besar, akademisi, profesional,komunitas, serta lembaga pembiayaan baik dari perbankan, LPDB, maupun venture capital.

"Kami yakin dengan adanya Pusat Konsultasi KUKM ini akan membawa manfaat bagi berkembangnya produk unggulan KUKM daerah, sentralisasi produk KUKM dengan desain lokal yang berkualitas internasional, tersedianya pusat promosi produk KUKM, meningkatnya daya saing produk KUKM di pasar lokal maupun dunia serta meningkatnya daya saing produk kreatif terbaik KUKM," ungkap Leonard.



Sumber: BeritaSatu.com