OJK Proaktif Bantu Pemerintah Atasi Dampak Covid-19

OJK Proaktif Bantu Pemerintah Atasi Dampak Covid-19
Ilustrasi OJK. (Foto: Beritasatu Photo / David Gita Roza)
Lona Olavia / WBP Jumat, 3 Juli 2020 | 05:12 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menanggapi berita dari sumber yang tidak jelas, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengharapkan seluruh pegawainya tetap fokus dengan pelaksanaan undang-undang dan berkonsentrasi menjadi bagian penanganan Covid-19 yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Deputi Komisioner Humas dan Logistik OJK Anto Prabowo mengatakan, OJK proaktif mendukung pemerintah, dan sesuai kewenangannya sebagai regulator telah mengeluarkan program restrukturisasi pada 26 Februari 2020 yang kemudian dituangkan dalam POJK 11/2020 pada tanggal 16 Maret 2020.

Baca juga: OJK: Likuiditas Perbankan Cukup untuk Berikan Modal Kerja

Sebagai catatan pemerintah mengeluarkan Perppu 1/2020 pada tanggal 31 Maret 2020. Restrukturisasi ini pula yang menjadi acuan dalam kemudian penjabaran Perppu 1/2020 melalui Penerbitan PP 23/2020 yang antara lain berupa Subsidi Bunga (PMK 65/2020) dan Penempatan untuk Kebutuhan Likuiditas (PMK 64/2020) dan selanjutnya untuk menggerakkan sektor riil melalui penempatan uang negara (PMK 70/2020).

"Ini merupakan insentif untuk nasabah dan perbankan. Ini kalau dihitung tiga bulan, nilai insentif kurang lebih Rp 97 triliun, dan ini peak-nya restrukturisasi ada di April dan Mei dan ini mulai melandai," ujarnya dalam siaran pers, Kamis (2/7/2020) malam.

Dia mengatakan, menggerakan sektor riil, tidak bisa melupakan kesehatan. "Ini harus seiring sejalan bagaimana kita kembali mulai menjalankan sektor riil dan untuk menggerakkan sektor riil sangat bergantung bagaimana kita manangani Covid. OJK saat ini fokus pada upaya membantu pemerintah dalam pemulihan ekonomi nasional sesuai kewenangan OJK dan tidak fokus pada hal lainnya," tutupnya.



Sumber: BeritaSatu.com