KPU Baru Terima Rp 4,5 T dari Rp 10 T Dana Pilkada 2020
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

KPU Baru Terima Rp 4,5 T dari Rp 10 T Dana Pilkada 2020

Jumat, 3 Juli 2020 | 11:13 WIB
Oleh : Robertus Wardi / WBP

Jakarta, Beritasatu.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan baru menerima Rp 4,5 triliun dana Pilkada 2020 dari total Rp 10 triliun yang dianggarkan. Dana itu merupakan transfer dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2019 dan 2020 sesuai Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD).

“Sampai minggu lalu tanggal 25 Juni baru Rp 4,,559 triliun yang telah dicairkan. Itu dari transfer tahun anggaran 2019 dan 2020,” kata Ketua KPU Arief Budiman di Jakarta, Jumat (3/7/2020).

Ia menjelaskan total dana Pilkada Serentak 2020 yang dibutuhkan KPU adalah Rp 10,005 triliun. Dana itu berdasarkan penandatangan NPHD dari 270 satuan kerja (satker) yang melakukan pilkada. Sebagian dana bersumber dari ABPN tahun 2020.
“Dana awal sebelum ada addendum (perubahan) sebesar Rp 9,920 triliun. Kemudian ada addendum dari 16 satker dengan perubahan Rp 85,779 miliar. Jadi total dana yang dibutuhkan KPU menjadi Rp 10,005 trilun,” jelas Arief.

Menurut Arief, pada tahun anggaran 2019 lalu, ada 267 satker KPU daerah yang telah menerima transfer anggaran dari pemerintah daerah sebesar Rp 509 miliar. Ada tiga daerah yang tidak menstransfer dana pilkada yaitu Kabupaten Tanjung Balai, Kabupaten Gresik, dan Kabupaten Gowa. Sementara pada tahun 2020, , ada 257 satker KPU daerah yang sudah menerima transfer hibah pilkada dari pemda sejumlah Rp 4,050 trilun. Sementara ada Rp 5,477 triliun dana yang belum diteima KPU provinsi dan KPU kabupaten/kota. “Sampai pekan lalu, terdapat 25 satker yang penerimaan transfer masih kecil atau di bawah 30 persen. Kemudian ada 2 satker dengan saldo kas nol yaitu KPU Kabupaten Halmahera Timur dan KPU Kota Solok,” tutur Arief.

Dia menegaskan dari total dana pilkada Rp 10,005 triliun, KPU telah mengusulkan pembiayaan dari APBN sebesar Rp 4,768 triliun. Dari usulan itu, yang disetujui dibayarkan melalui APBN sebesar Rp 1,411 trilun. Kementerian Keuangan telah mencairkan tahap pertama sebesar Rp 1,024 trilun pada tanggal 11 Juni 2020. Kemudian tahap kedua telah terbit daftar isian penggunaan anggaran (DIPA) APBN tanggal 26 Juni 2020 untuk tambahan anggaran sebesar Rp 941 miliar.

Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) meminta pemerintah daerah segera mencairkan sisa anggaran untuk Pilkada Serentak 2020 sesuai dengan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD). Batas terakhir waktu pencairan adalah tanggal 15 Juli 2020.

Kepala Pusat Penerangan Kemdagri Bahtiar mengungkapkan hingga Rabu (1/7/2020), baru ada 10 daerah yang sudah mencairkan 100 persen dana pilkada yakni Kabupaten Karo, Kabupaten Demak, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Berau, Kabupaten Paser, Kabupaten Belu, Kabupaten Malaka, Kabupaten Sabu Raijua, Kabupaten Pasuruan dan Kabupaten Rokan Hilir.

Sementara 16 daerah yang sudah mencairkan 100 persen dana pilkada ke Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) adalah Kabupaten Humbang Hasundutan, Kabupaten Karo, Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Demak, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Badung, Kabupaten Karang Asem, Kabupaten Berau, Kabupaten Paser, Kabupaten Mataram, Kabupaten Belu, Kabupaten Malaka, Kabupaten Sabu Raijua, Kabupaten Teluk Wondama dan Kabupaten Timor Tengah Utara.

Sebagaimana diketahui, lanjutan tahapan pilkada telah dimulai tanggal 15 Juni lalu setelah ditunda selama tiga bulan akibat penyebaran Covid 19. Saat ini telah memasuki tahapaan verifikasi calon independen. Mulai 15 Juli akan masuk tahapan pemutakhiran atau pencocokan dan penelitian (coklit) data daftar pemilihan tetap (DPT). Tahap terakhir berupa pencoblosan telah ditetapkan tanggal 9 Desember 2020.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kurban Online Baznas Berikan Kemudahan Ibadah

Baznas maksimalkan program Kurban Online Baznas.

EKONOMI | 3 Juli 2020

Segera Rampung, SPAM Umbulan Tambah Pasokan Air Bersih Bagi 1,3 Juta Warga Jatim

Kempupera tingkatkan akses air minum di Jawa Timur.

EKONOMI | 3 Juli 2020

Mengelola Blok Cepu, PT SER Bermitra Bisnis dengan Pemkab Bojonegoro

PT Surya Energi Raya sampaikan alasan tidak menghadiri RUPS PT Asri Dharma Sejahtera.

EKONOMI | 3 Juli 2020

RUU Cipta Kerja Beri Dampak Positif Bagi Petani

UU Cipta Kerja dapat mendatangkan investor dalam bidang pertanian.

EKONOMI | 3 Juli 2020

Emas Antam Naik Rp 13.000 Per Gram

Untuk pecahan 500 gram: Rp 434,320 juta.

EKONOMI | 3 Juli 2020

Kemkop dan UKM Inisiasi Pembentukan Pusat Informasi Pemulihan Ekonomi KUMKM

Kemkop dan UKM menginisiasi pembentukan Pusat Informasi Pemulihan Ekonomi Koperasi dan UMKM.

EKONOMI | 3 Juli 2020

Awal Sesi, Rupiah Terkoreksi Sejalan Mata Uang Asia

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.337 - Rp 14.468 per dolar AS.

EKONOMI | 3 Juli 2020

Awali Perdagangan, IHSG di Zona Hijau

Pukul 09.15 WIB, indeks harga saham gabungan naik 9,3 poin (0,18 persen) menjadi 4.974.

EKONOMI | 3 Juli 2020

Di Perdagangan Asia Pagi Ini Terkoreksi

Patokan minyak mentah berjangka internasional Brent turun 1,07 persen menjadi US$ 42,68 per barel.

EKONOMI | 3 Juli 2020

BNI Syariah Permudah Pembelian Rumah di Masa Pandemi

BNI Syariah meluncurkan Program Tunjuk Rumah BNI Griya iB Hasanah dengan bebas uang muka atau DP 0%.

EKONOMI | 3 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS