Serapan Anggaran Kesehatan Rendah, Kemkeu Sederhanakan Proses Administrasi
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Serapan Anggaran Kesehatan Rendah, Kemkeu Sederhanakan Proses Administrasi

Jumat, 3 Juli 2020 | 14:39 WIB
Oleh : Herman / FMB

Jakarta, Beritasatu.com – Serapan anggaran kesehatan dalam penanganan Covid-19 tergolong masih rendah. Dari Rp 87,55 triliun yang dialokasikan untuk bidang ini, yang terserap baru sebesar 4,68%. Pemerintah beralasan secara umum progres stimulus ini masih menghadapi tantangan di level operasional dan proses administrasi. Berbagai tantangan tersebut kini juga mulai dibenahi untuk meningkatkan serapan anggaran.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Febrio Nathan Kacaribu menyampaikan, dalam penanganan Covid-19 dan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Kementerian Keuangan berperan sebagai koordinator pembuat program, sedangkan pelaksanannya secara teknis dilakukan oleh kementerian/lembaga (K/L) terkait.

“Realisasi yang terjadi di lapangan memang sangat tergantung pada efektifitas dari pelaksanaan teknis di K/L yang bersangkutan. Kementerian Keuangan stand ready dengan budget dan permintaan DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran). Tidak banyak lagi yang bisa dilakukan Kemkeu, tetapi kita bisa memberikan masukan-masukan. Misalnya berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan bagaimana supaya proses dan prosedurnya disederhanakan, supaya metode verifikasinya tidak terlalu rumit, tetapi tetap dengan tata kelola yang baik dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Febrio dalam acara diskusi media melalui webinar, Jumat (3/7/2020).

Dalam dua bulan terakhir ini, Febrio mengaku proses verifikasi dan administrasi berjalan rumit karena sebelumnya hanya dilakukan di pusat oleh Kementerian Kesehatan.

“Rumah sakit di daerah itu seringkali datanya masuk ke pusat, lalu diverifikasi di dua eselon I yang berbeda di Kementerian Kesehatan, kemudian kalau datanya tidak cocok dikembalikan lagi ke rumah sakit di daerah. Inilah yang terjadi dalam dua bulan terakhir,” terang Febrio.

Proses tersebut kini mulai disederhanakan, di mana proses verifikasi kini dilakukan oleh pemerintah daerah masih-masing, sehingga diharapkan bisa menjadi lebih cepat.

“Yang kita harapkan adalah bagaimana proses ini bisa lebih simple, bagaimana supaya santunan untuk tenaga kesehatan yang meninggal harus segera disalurkan, dan juga insentif untuk tenaga medis. Jadi memang masalah-masalah administrasi yang harusnya bisa dipercepat. Mudah-mudahan dengan koordinasi yang lebih baik, minggu depan realisasinya lebih bagus lagi, terutama untuk bidang kesehatan yang menjadi konsen kita semua,” kata Febrio.

Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Pengeluaran Negara Kunta Wibawa Dasa menambahkan, saat ini yang menjadi fokus pemerintah adalah mendorong percepatan penyaluran stimulus fiskal penanganan Covid-19 dan program PEN dengan memperkuat koordinasi antar stakeholder terkait.

“Yang saat ini kita lakukan lebih ke melakukan relaksasi untuk beberapa aturan yang berkaitan dengan proses pertanggungjawaban. Misalnya sementara dokumen-dokumennya belum lengkap, kita kasih uang muka dulu supaya operasional rumah sakit tetap bisa berjalan. Tetapi sambil berjalan, dokumen tersebut tetap harus dilengkapi untuk proses audit kedepannya. Kemudian juga fleksibilitas, jadi kalau dulu dari daerah harus ke pusat, sekarang ini verifikasi adanya di Pemda, sehingga prosesnya bisa lebih cepat,” kata Kunta.

Sebagai informasi, dari total anggaran Rp 87,55 triliun untuk bidang kesehatan, rinciannya adalah belanja penanganan kesehatan untuk Covid-19 Rp 65,8 triliun, bantuan iuran JKN Rp 3 triliun, insentif tenaga medis Rp 5,9 triliun, santunan kematian untuk tenaga kehatan Rp 0,3 triliun, untuk gugus tugas Covid-19 Rp 3,5 triliun, dan insentif perpajakan di bidang kesehatan Rp 9,05 triliun.

Menyusul semakin banyaknya penambahan kasus Covid-19 baru, Kunta mengatakan anggaran yang telah dialokasikan untuk bidang kesehatan juga telah memperhitungkan hal tersebut, sehingga jumlahnya belum akan ditambah dalam waktu dekat.

“Sekarang ini kondisinya kan yang positif semakin banyak karena memang yang dites semakin banyak. Apakah anggarannya akan ditambah? Sebenarnya uang yang kita anggarkan sebesar Rp 87,55 juga sudah memperkirakan itu. Jadi kita sudah membuat modelling kira-kira sampai akhir tahun kasusnya seberapa banyak, dan ini sudah ditampung dalam anggaran tersebut,” kata Kunta.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Rentenir Online dan Investasi Bodong Menjamur di Tengah-tengah Covid-19

Maraknya fintech peer to peer lending ilegal itu sengaja memanfaatkan kondisi melemahnya perekonomian masyarakat akibat pandemi Covid-19.

EKONOMI | 3 Juli 2020

KKP Jaga Pasar Ekspor Perikanan di Amerika Serikat dan Uni Eropa

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memastikan menjaga pasar ekspor produk perikanan di Amerika Serikat dan Uni Eropa.

EKONOMI | 3 Juli 2020

Begini Cara Perusahaan Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19

Menurut Reza Widyaprastha, pihak human resources di perusahaan harus menjadikan kondisi saat ini sebagai peluang untuk bisa bertahan.

EKONOMI | 3 Juli 2020

Siang Ini, Rupiah Tergerus Hingga ke Rp 14.557 Per Dolar AS

Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 14.337-Rp 14.586 per dolar AS.

EKONOMI | 3 Juli 2020

Siang Ini, Bursa Asia di Zona Hijau

Indeks Nikkei 225 Jepang naik 47,0 (0,2 persen) mencapai 22.193 poin.

EKONOMI | 3 Juli 2020

Rehat Siang, IHSG Bertambah 24 Poin ke 4.991

Volume perdagangan hingga sesi siang ini tercatat sebanyak 41.580 miliar saham senilai Rp 3,164 triliun.

EKONOMI | 3 Juli 2020

Resmi Beroperasi, Hitachi ABB Power Grids Targetkan Energi Berkelanjutan

Perusahaan patungan ini, Hitachi memegang 80,1 persen saham dan sisanya 19,9 persen dimiliki ABB.

EKONOMI | 3 Juli 2020

KPU Baru Terima Rp 4,5 T dari Rp 10 T Dana Pilkada 2020

Dana itu merupakan transfer dari APBD 2019 dan 2020.

EKONOMI | 3 Juli 2020

Kurban Online Baznas Berikan Kemudahan Ibadah

Baznas maksimalkan program Kurban Online Baznas.

EKONOMI | 3 Juli 2020

Segera Rampung, SPAM Umbulan Tambah Pasokan Air Bersih Bagi 1,3 Juta Warga Jatim

Kempupera tingkatkan akses air minum di Jawa Timur.

EKONOMI | 3 Juli 2020


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS