Program "Belanja di Warung Tetangga", Toko Tradisional Mampu Bersaing dengan Retail Modern
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Program "Belanja di Warung Tetangga", Toko Tradisional Mampu Bersaing dengan Retail Modern

Jumat, 3 Juli 2020 | 22:58 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - "Belanja di Warung Tetangga" yang diinisiasi Kementerian Koperasi dan UKM bersama BUMN Pangan dan diluncurkan pada medio April 2020 lalu, diyakini mampu membuat warung atau toko tradisional bersaing dengan retail modern.

"Selama ini warung tradisional selalu kalah bersaing dengan retail modern, antara lain karena mereka tidak memiliki akses membeli barang dengan harga yang kompetitif. Kini dengan program “Belanja di Warung Tetangga”, di mana melibatkan sejumlah kluster BUMN Pangan, warung-warung itu bisa mendapatkan akses barang yang kompetitif. Ditambah dengan sentuhan teknologi, warung tradisional kini memiliki daya saing tinggi," ujar Menkop dan UKM Teten Masduki, saat meninjau warung sembako di Gang Bates, Kelurahan Baru, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, Kamis (2/07) sebagaimana dalam siaran persnya.

Warung Kuning milik warga bernama Dwi Sayekti (38) yang termasuk dikunjungi Menteri Koperasi dan UKM pada momentum itu merupakan salah satu peserta toko tradisional yang dilibatkan dalam kampanye "Belanja di Warung Tetangga".

"Ini baru pilot project atau tahap uji coba, di mana dalam bulan Juli ini ditargetkan akan melibatkan seribu warung tradisional. Mereka tak hanya bisa berbelanja bahan sembako dengan harga kompetitif, tetapi juga dibantu dalam manajemen barang dan IT, karena BUMN Pangan juga menyediakan aplikasi untuk belanja sehingga sangat efisien," kata Teten.

Pada 2020 ini ditargetkan akan ada 15.000 warung tradisional yang terlibat dalam Program Belanja di Warung Tetangga. "Warung-warung tradisional semacam ini jumlahnya mencapai 3,5juta di seluruh Indonesia. Kalau itu semua bisa kita modernisasi dan terlibat dalam kampanye program ini, saya kira menjadi kekuatan yang luar biasa di sektor retail," tegas Teten.

Terhubung Platform Online

Teten Masduki juga menjelaskan, kerja sama dengan sejumlah BUMN Pangan itu sekaligus menghubungkan warung tradiaional dengan platform online. “Kami berkolaborasi dengan BUMN Pangan untuk distribusi bahan pangan masyarakat dan kebutuhan bahan baku melalui platform online,” katanya.

Teten berharap melalui program tersebut dapat dipastikan stok bahan pokok tersedia dan dekat dengan masyarakat. Sekaligus memperkuat ekonomi pelaku UMKM, khususnya warung tradisional.

“Ini juga untuk menghubungkan warung tradisional yang belum terhubung dengan platform online, sehingga mengurangi mobilitas fisik, pemesanan dan pengantaran via jasa antar,” pungkas Teten.

Kerja sama Kementerian Koperasi dan UKM dengan BUMN Pangan ini dinilai strategis, karena mempunyai gudang di berbagai daerah di Indonesia. Sehingga jika proyek percontohan ini berhasil akan diimplementasikan di seluruh Indonesia.

Dalam tahap uji coba ini, “Program Belanja di Warung Tetangga” menyediakan sembako meliputi beras, telor, minyak, gula, sarden, kurma, dan tepung. “Tahap selanjutnya diperluas pada kebutuhan lauk-pauk, seperti ikan maupun daging,” kata dia.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pengusaha Pelayaran Usulkan Konsep Tol Laut Diubah

Konsep tol laut yang sekarang diterapkan oleh pemerintah dinilai kurang tepat.

EKONOMI | 3 Juli 2020

Perang Dagang Membawa Berkah, Perusahaan AS Relokasi Pabriknya ke RI

PT CDS Asia (Alpan Lighting) asal Amerika Serikat memindahkan pabriknya dari Xiamen di Tiongkok ke Jawa Tengah karena tarif impor yang lebih murah.

EKONOMI | 3 Juli 2020

Indef Setuju Rencana Bank BUMN Syariah Dimerger

Menteri BUMN Erick Thohir mengajukan wacana untuk menggabung (merger) bank-bank syariah anak usaha Himbara pada Februari tahun depan.

EKONOMI | 3 Juli 2020

Chatib Basri: Besaran Tabungan Pengaruhi Orang Berdiam di Rumah

Menurut Chatib Basri, lama orang tahan untuk tetap stay di rumah tergantung seberapa banyak tabungan yang dimiliki.

EKONOMI | 3 Juli 2020

Semester I 2020, Muatan Barang Pelni Naik 300%

Kapal barang Pelni telah mengangkut muatan kontainer sebesar 2.869 TEUs.

EKONOMI | 3 Juli 2020

Melemah 145 Poin, Rupiah Kembali Tersungkur ke Level Rp 14.500-an

Kurs rupiah berada di level Rp 14.522,5 per dolar AS atau terdepresiasi 145 poin (1,01 persen) dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 14.377,5.

EKONOMI | 3 Juli 2020

XL Axiata Perkuat Jaringan Telekomunikasi di Tol Balsam

Pembangunan jaringan masih akan terus dilakukan seiring dengan kebutuhan pelanggan XL Axiata.

EKONOMI | 3 Juli 2020

Kemdag Pacu Ekspor Produk Pangan Olahan ke Afrika Utara

Salah satu kawasan yang menjanjikan untuk menjadi tujuan utama ekspor pangan olahan dari Indonesia, adalah kawasan Afrika Utara.

EKONOMI | 3 Juli 2020

Pandemi Covid-19 Pukul 500.000 Pekerja Industri Alas Kaki

Mayoritas pekerja dirumahkan atau kontrak kerjanya tidak diperpanjang karena perusahaan mengalami kesulitan cashflow.

EKONOMI | 3 Juli 2020

Fitch: Akibat Covid-19, 33 Negara Kena Downgrade dan Akan Terus Bertambah

Kepala pemeringkat surat utang global Fitch, James McCormack, mengatakan sebanyak 40 negara atau entitas memiliki outlook negatif.

EKONOMI | 3 Juli 2020


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS