Harga Minyak Turun di Bawah US$ 43 karena Kekhawatiran Covid-19
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 525.47 (0.2)   |   COMPOSITE 6359.21 (11.43)   |   DBX 1342.2 (24.41)   |   I-GRADE 184.288 (-0.3)   |   IDX30 516.126 (-0.7)   |   IDX80 138.807 (-0.33)   |   IDXBUMN20 408.536 (-2.89)   |   IDXESGL 142.044 (-0.25)   |   IDXG30 145.076 (0.14)   |   IDXHIDIV20 455.222 (-0.88)   |   IDXQ30 147.857 (-0.01)   |   IDXSMC-COM 298.089 (1.7)   |   IDXSMC-LIQ 362.717 (-1.32)   |   IDXV30 136.649 (-0.85)   |   INFOBANK15 1071.96 (1.29)   |   Investor33 444.599 (-0.31)   |   ISSI 184.85 (-0.31)   |   JII 633.797 (-1.51)   |   JII70 223.435 (-0.51)   |   KOMPAS100 1241.07 (-1.94)   |   LQ45 967.658 (-1.31)   |   MBX 1728.33 (-1.73)   |   MNC36 329.04 (-0.3)   |   PEFINDO25 326.697 (0.91)   |   SMInfra18 315.108 (-1.73)   |   SRI-KEHATI 378.138 (-0.15)   |  

Harga Minyak Turun di Bawah US$ 43 karena Kekhawatiran Covid-19

Sabtu, 4 Juli 2020 | 05:21 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

London, Beritasatu.com - Harga minyak mentah dunia turun di bawah US$ 43 per barel pada perdagangan Jumat (3/7/2020) karena meningkatnya kasus virus corona (Covid-19) akan menekan permintaan bahan bakar bisa, meski secara mingguan harga masih naik.

Minyak mentah Brent turun 38 sen, atau 0,9 persen menjadi US$ 42,76 per barel pada pukul 12:03 malam. Minyak mentah EDT (1603 GMT), dan AS West Texas Intermediate (WTI) turun 44 sen, atau 1,1 persen menjadi US$ 40,21.

Amerika Serikat (AS) melaporkan lebih 55.000 kasus baru pada Kamis, atau rekor harian global pandemi. Meningkatnya kasus menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja di AS, yang melonjak pada bulan Juni, dapat melemah

"Jika tren ini berlanjut, permintaan minyak di wilayah ini berisiko," kata Louise Dickson dari Rystad Energy.

Perdagangan AS menjadi berkurang karena libur Hari Kemerdekaan.

"Rebound ekonomi AS beresiko hancur oleh lonjakan infeksi," kata Stephen Brennock dari broker minyak PVM.

Kedua patokan minyak naik lebih 2 persen pada Kamis, didukung lapangan pekerjaan Juni AS yang kuat dan penurunan persediaan minyak mentah AS. Secara mingguan, Brent masih naik 4 persen.

Tanda-tanda pemulihan ekonomi, dan penurunan pasokan setelah pemangkasan pasokan oleh Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutu, OPEC+. Hal ini membuat Brent naik lebih dua kali lipat dari level terendah 21 tahun di bawah US$ 16 yang tercapai pada April.

Produksi minyak OPEC turun ke level terendah dalam beberapa dekade di bulan Juni dan produksi Rusia turun mendekati target OPEC+.

Sementara JBC Energy dalam sebuah laporan menyebutkan, pengajuan kebangkrutan pionir serpih AS Chesapeake Energy mendukung harga.

Permintaan bensin akan diawasi dengan ketat ketika Amerika Serikat memasuki liburan akhir pekan 4 Juli.



Sumber: Reuters


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pertamina EP Perketat Protokol Covid-19 di Poleng Field

Selain memperketat protokol kesehatan, Pertamina EP juga menekankan aspek keselamatan atau safety.

EKONOMI | 3 Juli 2020

Manajemen Baru ACP Optimistis Tambah Portofolio Proyek

ACP memiliki keyakinan manajemen baru dapat memberikan kontribusi positif bagi dunia properti di Indonesia.

EKONOMI | 3 Juli 2020

Program "Belanja di Warung Tetangga", Toko Tradisional Mampu Bersaing dengan Retail Modern

Warung tradisional mampu bersaing dengan retail modern.

EKONOMI | 3 Juli 2020

Pengusaha Pelayaran Usulkan Konsep Tol Laut Diubah

Konsep tol laut yang sekarang diterapkan oleh pemerintah dinilai kurang tepat.

EKONOMI | 3 Juli 2020

Perang Dagang Membawa Berkah, Perusahaan AS Relokasi Pabriknya ke RI

PT CDS Asia (Alpan Lighting) asal Amerika Serikat memindahkan pabriknya dari Xiamen di Tiongkok ke Jawa Tengah karena tarif impor yang lebih murah.

EKONOMI | 3 Juli 2020

Indef Setuju Rencana Bank BUMN Syariah Dimerger

Menteri BUMN Erick Thohir mengajukan wacana untuk menggabung (merger) bank-bank syariah anak usaha Himbara pada Februari tahun depan.

EKONOMI | 3 Juli 2020

Chatib Basri: Besaran Tabungan Pengaruhi Orang Berdiam di Rumah

Menurut Chatib Basri, lama orang tahan untuk tetap stay di rumah tergantung seberapa banyak tabungan yang dimiliki.

EKONOMI | 3 Juli 2020

Semester I 2020, Muatan Barang Pelni Naik 300%

Kapal barang Pelni telah mengangkut muatan kontainer sebesar 2.869 TEUs.

EKONOMI | 3 Juli 2020

Melemah 145 Poin, Rupiah Kembali Tersungkur ke Level Rp 14.500-an

Kurs rupiah berada di level Rp 14.522,5 per dolar AS atau terdepresiasi 145 poin (1,01 persen) dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 14.377,5.

EKONOMI | 3 Juli 2020

XL Axiata Perkuat Jaringan Telekomunikasi di Tol Balsam

Pembangunan jaringan masih akan terus dilakukan seiring dengan kebutuhan pelanggan XL Axiata.

EKONOMI | 3 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS