RUU Cipta Kerja, Momentum Reformasi Regulasi Ketenagakerjaan
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-4)   |   COMPOSITE 5975 (-54)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-17)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (-0)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-16)   |   IDXHIDIV20 416 (-2)   |   IDXINDUST 956 (-20)   |   IDXINFRA 871 (-2)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-4)   |   IDXPROPERT 877 (-10)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-2)   |   IDXTECHNO 3348 (-19)   |   IDXTRANS 1056 (-5)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-10)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-5)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-2)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

RUU Cipta Kerja, Momentum Reformasi Regulasi Ketenagakerjaan

Minggu, 5 Juli 2020 | 08:09 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Pembahasan Rancangan Undang-undang (RUU) Cipta Kerja oleh pemerintah dan DPR dinilai menjadi momentum untuk mereformasi regulasi ketenagakerjaan di Indonesia. Sebab, skor Indonesia untuk kebebasan ketenagakerjaan tah un 2020 merosot di peringkat 145 dari 184 negara.

Direktur Institut Demokrasi dan Kesejahteraan Sosial (Indeks), Arif Hadiwinata, mengatakan, rendahnya skor kebebasan ketenagakerjaan di Indonesia telah menciptakan iklim investasi yang buruk. Akibatnya, lapangan kerja menjadi langka dan jumlah pengangguran semakin meningkat.

"Tingginya pengangguran akan menghantui perekonomian nasional. Pemerintah harus secepatnya mengeluarkan kebijakan yang dapat menampung mereka melalui penciptaan lapangan kerja," kata Arif dalam siaran persnya, Minggu (5/7/2020).

Arif mengatakan, Indonesia memiliki cukup banyak regulasi yang mengatur sektor ketenagakerjaan. Namun demikian, banyaknya regulasi tidak menjamin efisiensi, yang terjadi justru tumpang tindih regulasi.

‘’Hasilnya bukan memudahkan, tetapi malah memberatkan. Regulasi justru menjadi hambatan paling umum untuk melakukan kegiatan wirausaha secara bebas dan investasi," ucap Arif.

Karenanya, Arif mengatakan, reformasi regulasi ketenagakerjaan di Indonesia adalah keharusan. RUU Cipta Kerja adalah peluang bagi reformasi terhadap berbagai regulasi yang berpihak kepada kepentingan nasional. "Prinsip utamanya kepentingan nasional," tegas Arif.

Sebagai sebuah regulasi ekosistem ketenagakerjaan, Arif menilai semua klaster dalam RUU Cipta Kerja sama pentingnya untuk dibahas dan diselesaikan dalam satu paket. Menunda atau meninggalkan salah satu klaster akan menjadikan regulasi ekosistem ketenagakerjan pincang.

“Klaster dalam RUU Cipta kerja, termasuk klaster ketenagakerjaan harus tetap dilanjutkan pembahasannya dengan penguatan pada visi kebebasan ketenagakerjaan dan penciptaan iklim saling menguntungkan di antara stakeholder yang terlibat,” kata Arif.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Dukung Konektivitas Kawasan Metropolitan Jabodetabek, Tol Desari Seksi II Brigif - Sawangan Dibuka

Tol Depok - Antasari (Desari) Seksi II Brigif - Sawangan sudah dibuka.

EKONOMI | 5 Juli 2020

Pemerintah Dorong Koperasi Pangan Diperkuat

Pemerintah Perkuat Koperasi Pangan Untuk Ketahanan Pangan.

EKONOMI | 4 Juli 2020

Tahun Depan, Adhi Commuter Properti Siap IPO

PT Adhi Commuter Properti tahun depan IPO.

EKONOMI | 4 Juli 2020

Perbanas: Digitalisasi Tak Membuat Perbankan Kurangi Karyawan

Industri Digital tidak membuat Perbankan lakukan pemutusan hubungan kerja.

EKONOMI | 4 Juli 2020

Hippindo Sebut RUU Cipta Kerja Jadi UU Bisa Dongkrak Ekonomi di Masa Sulit

Para pebisnis minta RUU Cipta Kerja segera disahkan menjadi UU.

EKONOMI | 4 Juli 2020

Kebangkrutan Pizza Hut AS Tidak Berdampak ke Pizza Hut Indonesia

PT Sarimelati Kencana Tbk merupakan pemegang hak lisensi waralaba tunggal Pizza Hut di Indonesia dan perseroan tidak memiliki hubungan afiliasi dengan NPC Inc.

EKONOMI | 4 Juli 2020

Kinerja Positif, Alma Corp Bakal Buka 6 Hotel Baru

Alma Corp telah menjalin kerja sama pengelolaan 6 hotel baru di tahun ini.

EKONOMI | 4 Juli 2020

Perbankan Semakin Tersaingi Perusahaan Fintech

"Kemampuan marketing mereka (perusahaan fintech dan aplikasi super) yang agresif itu bisa jadi ancaman buat perbankan," kata Rico Usthavia.

EKONOMI | 4 Juli 2020

Ajak Konsumen Peduli Kualitas Udara, Pertamina Uji Emisi Gratis

Uji emisi selain untuk menjaga kondisi kualitas udara, sekaligus berguna untuk mengetahui kondisi kendaraan.

EKONOMI | 4 Juli 2020

Jokowi: Indonesia Bisa Lewati Middle Income Trap

Jokowi mengatakan untuk keluar dari middle income trap, dibutuhkan infrastruktur dan sumber daya manusia unggul.

EKONOMI | 4 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS