Lion Air Tak Perpanjang Kontrak 2.600 Karyawan
INDEX

BISNIS-27 540.837 (-8.19)   |   COMPOSITE 6428.31 (-54.9)   |   DBX 1183.86 (16.52)   |   I-GRADE 188.148 (-2.58)   |   IDX30 539.476 (-8.89)   |   IDX80 144.979 (-1.68)   |   IDXBUMN20 440.639 (-3.89)   |   IDXESGL 147.926 (-1.09)   |   IDXG30 146.726 (-1.41)   |   IDXHIDIV20 473.385 (-7.91)   |   IDXQ30 152.644 (-1.92)   |   IDXSMC-COM 299.578 (-0.96)   |   IDXSMC-LIQ 376.282 (-1.41)   |   IDXV30 152.705 (-1.81)   |   INFOBANK15 1086.82 (-23.03)   |   Investor33 459.04 (-6.31)   |   ISSI 190.39 (-0.94)   |   JII 671.594 (-3.85)   |   JII70 236.079 (-1.46)   |   KOMPAS100 1294.89 (-15.54)   |   LQ45 1002.38 (-13.63)   |   MBX 1785.38 (-21.17)   |   MNC36 340.467 (-4.76)   |   PEFINDO25 342.936 (-2.7)   |   SMInfra18 325.457 (-0.02)   |   SRI-KEHATI 391.973 (-5.4)   |  

Lion Air Tak Perpanjang Kontrak 2.600 Karyawan

Senin, 6 Juli 2020 | 12:02 WIB
Oleh : Thresa Sandra Desfika / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Lion Air Group melakukan pengurangan tenaga kerja berdasarkan masa kontrak kerja berakhir dan tidak diperpanjang, yaitu kurang lebih 2.600 orang dari total karyawan sekitar 29.000 orang.

Corporate Communication Strategic Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro menjelaskan, keputusan berat tersebut diambil dengan tujuan utama sebagai strategi sejalan mempertahankan kelangsungan bisnis dan perusahaan tetap terjaga, merampingkan operasi perusahaan, mengurangi pengeluaran, dan merestrukturisasi organisasi di tengah kondisi operasional penerbangan yang belum kembali normal sebagai dampak pandemi Covid-19.

"Bukan pemutusan hubungan kerja (PHK), tapi pengurangan tenaga kerja berdasarkan masa kontrak kerja berakhir dan tidak diperpanjang yaitu kurang lebih 2.600 orang dari total karyawan kurang lebih 29.000," kata Danang saat dihubungi, Senin (6/7).

Baca juga: Lion Air Grup Kurangi Jumlah Karyawan

Dia menambahkan, Lion Air Group sedang berada di masa sulit dan menantang akibat Covid-19 yang memberikan dampak luar biasa dan penuh ketidakpastian.

Selain itu, Lion Air Group melakukan pembicaraan bersama mitra-mitra usaha serta melakukan pemotongan penghasilan seluruh manajemen dan karyawan dengan nilai persentase bervariasi, semakin besar penghasilan semakin besar nilai nominal potongannya. Kebijakan-kebijakan tersebut telah mulai dilaksanakan dan diterapkan tahun ini pada Maret, April, Mei, Juni 2020 sampai waktu yang belum ditentukan (pemberitahuan lebih lanjut).

"Lion Air Group berencana, apabila di waktu mendatang kondisi perusahaan kembali pulih dan lebih baik secara bisnis, operasional serta pendapatan, maka karyawan dimaksud (yang tidak diperpanjang kontrak kerja) akan diprioritaskan untuk memiliki kesempatan kembali bekerja di Lion Air Group," imbuh Danang.



Sumber: BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Sesi I, IHSG Menguat 0,4%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,43 persen ke kisaran 4.995,25 pada akhir sesi pertama perdagangan hari ini, Senin (6/7/2020).

EKONOMI | 6 Juli 2020

Winner Group Hadirkan Cibinong New City

Proyek Cibinong New City seluas 125 ha ini, akan menjadi central business district (CBD) pertama di Kawasan Cibinong, Kabupaten Bogor.

EKONOMI | 6 Juli 2020

Sarimelati Kencana Tak Terafiliasi Operator Pizza Hut di AS

Nama NPC tidak tercatat dalam daftar pemegang saham

DUNIA | 6 Juli 2020

Winner Group Kembangkan CBD Pertama di Cibinong

Cibinong New City disiapkan menjadi landmark baru di Cibinong dengan konsep pengembangan hunian yang berkelas.

EKONOMI | 6 Juli 2020

Kurs Rupiah Pagi Ini Terapresiasi ke Rp 14.400-an

Kurs rupiah berada di level Rp 14.460 per dolar AS atau terdepresiasi 62,5 poin (0,43 persen) dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 14.522,5.

EKONOMI | 6 Juli 2020

IHSG Dibuka Positif

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,41 persen ke kisaran 4.994,31 pada awal perdagangan hari ini, Senin (6/7/2020).

EKONOMI | 6 Juli 2020

Pelibatan Ormas Islam dalam Sertifikasi Halal Dinilai Untungkan UMKM

Ormas Islam berbadan hukum harus terlibat sertifikasi halal.

EKONOMI | 6 Juli 2020

Kasus Covid-19 Tembus Rekor, Bursa Asia Mixed

Nikkei 225 Tokyo naik 0,39 persen, Kospi Korea Selatan naik 0,32 persen, S&P/ASX 200 Australia turun 0,22 persen.

EKONOMI | 6 Juli 2020

Menguat, Futures Wall Street Tidak Terpengaruh Sentimen Covid-19

Dow Jones Industrial Average Futures naik 42 poin atau 0,2%, S&P 500 Futures naik 0,1% dan Nasdaq-100 Futures naik 0,4%.

EKONOMI | 6 Juli 2020

MNC Sekuritas Rekomendasikan Sektor-sektor Ini

Hari ini, MNC Sekuritas merekomendasikan beli saham dari sektor bank, pakan ayam, infrastruktur, konsumer, rokok, kimia, semen, dan telekomunikasi.

EKONOMI | 6 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS