Logo BeritaSatu

KAI Harap Kemhub Relaksasi Batas Isian KRL

Senin, 6 Juli 2020 | 17:21 WIB
Oleh : Thresa Sandra Desfika / FER

Jakarta, Beritasatu.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengharapkan ada relaksasi terkait batas kapasitas angkut kereta rel listrik (KRL) dari Kementerian Perhubungan (Kemhub). Penambahan batas maksimal isian itu ditaksir bisa mengurangi antrean di stasiun.

Baca Juga: Pengaturan Jam Kerja Solusi Urai Kepadatan Pengguna KRL

Diusulkan agar kapasitas KRL dapat ditingkatkan dari 45 persen menjadi 60 persen dengan melalui evaluasi dari berbagai pihak. Hal tersebut juga sesuai Surat Edaran Kemhub Nomor 14 Tahun 2020.

"Sejak ditetapkan kapasitas angkut maksimal 45 persen atau 74 pelanggan per kereta pada 8 Juni, KAI melalui PT KCI telah dengan baik mengantisipasi kepadatan di stasiun dan kereta dengan berbagai pengaturan protokol kesehatan yang ketat" ujar Direktur Utama KAI, Didiek Hartantyo, dalam keterangannya kepada Beritasatu.com, di Jakarta, Senin (6/7/2020).

Apabila kapasitas ditingkatkan menjadi 60 persen atau sekitar 100 pelanggan per kereta, lanjut Didiek, maka antrean di stasiun dapat dikurangi.

"Meski ada penambahan kapasitas angkut, protokol kesehatan tetap akan KAI jalankan dengan ketat dan tegas seperti yang sudah dilakukan sejak awal pandemi Covid-19 seperti disiplin memakai masker, baju lengan panjang, rutin cuci tangan, tidak memegang wajah, mata, dan mulut serta tidak berbincang-bincang selama di dalam kereta," kata Didiek.

Baca Juga: Sistem Sif di DKI Dinilai Belum Maksimal

Didiek menegaskan, KAI sudah maksimal mengoperasikan KRL, di mana jumlah yang dioperasikan sudah sebanyak 947 perjalanan atau mencapai 95 persen dari 991 perjalanan yang reguler dijalankan pada masa normal sebelum pandemi.

"Misalnya di stasiun Bogor, headway antarkereta sudah 5 menit sekali. Namun hal tersebut tetap belum mampu mengurangi antrean karena kapasitas yang disediakan masih dibatasi dalam setiap perjalanan," ujar Didiek.

Didiek juga meminta agar seluruh pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN, BUMD, dan swasta untuk mengatur jam kerja pegawainya agar kepadatan di KRL dapat dikurangi.

"KAI berharap seluruh pihak yang pegawainya berangkat kerja menggunakan KRL dapat mengatur kembali jam masuk kerja pegawainya sesuai SE Gugus Tugas Covid-19 Nomor 8 tahun 2020 atau melakukan pengaturan jam kerja sif pagi dan siang," ujar Didiek.

Baca Juga: Pengguna KRL Meningkat, Sistem Sif Mutlak Diterapkan

Dengan adanya pengaturan jam kerja, papar Didiek, maka pelayanan kepada pelanggan KRL di stasiun dan kereta akan lebih maksimal. Pelanggan juga nantinya tidak akan berlama-lama untuk antre di stasiun untuk masuk ke KRL karena kepadatan mulai terurai.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

TAG: 
BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Gandeng Influencer, Hermesien Closet Perluas Jangkauan Market Digital

Hermesien Closet memperluas jangkauan market digital dengan menggandeng influencer. Hal itu seiring dengan majunya era digital.

EKONOMI | 8 Oktober 2022

Kemenhub Tetapkan BPLJSKB sebagai Badan Layanan Umum

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menetapkan Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB) sebagai Badan Layanan Umum (BLU).

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Dolan-dolan, Cara Springhill Group Bangkitkan Semangat Kerja

Perusahaan pengembang properti, Springhill Group bersiap kembali bangkit untuk melanjutkan berbagai aktivitas bisnis.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Airlangga: Delapan Investor Tanamkan Investasi Pusat Data di Batam

Airlangga Hartarto mengatakan, sudah lebih dari delapan investor yang berinvestasi dalam pengembangan pembangunan pusat data di Batam.

EKONOMI | 8 Oktober 2022

Jokowi Apresiasi UMKM Bali yang Menembus Pasar Luar Negeri

Presiden Jokowi mengapresiasi UMKM Bali yang dapat menembus pasar luar negeri usai membuka Konferensi ke-3 WCCE Tahun 2022 di Nusa Dua, Bali

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Emil Dardak Terpilih sebagai Presiden EAROPH 2022-2024

Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur, Emil Dardak dipercaya sebagai Presiden Organization for Planning and Human Settlements (EAROPH) periode 2022-2024.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Jokowi Apresiasi Pengembangan Industri Bioteknologi

Presiden Jokowi mengapresiasi pengembangan industri bioteknologi yang memproduksi vaksin dengan platform teknologi berbasis messenger RNA (mRNA) di tanah air.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Lintasarta dan PPA Dukung Artajasa untuk Perkuat Layanan Transaksi Digital

Lintasarta melakukan kerja sama strategis dengan PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) mendukung Artajasa untuk memperkuat layanan transaksi digital

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Menhub Dapat Surat Cinta dari Driver Ojol, Begini Isinya

Isi surat cinta driver ojek online (ojol) kepada Menteri Perhubungan (Menhub), sampaikan terima kasih dan makin semangat cari orderan karena tarif naik.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Penggerak Ekonomi Perempuan, Pendiri PT Infinitie Diapresiasi

Pendiri sekaligus COO PT Infinitie Berkah Energi Rinawati Prihatiningsih aktif memperjuangkan kesetaraan gender.

EKONOMI | 8 Oktober 2022


TAG POPULER

# Jokowi Tak Salami Kapolri


# Banjir Jakarta


# MTsN 19 Jakarta


# Tersangka Tragedi Kanjuruhan


# Mamat Alkatiri


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Bursa Eropa Ditutup Melemah Setelah Data Pekerjaan AS

Bursa Eropa Ditutup Melemah Setelah Data Pekerjaan AS

EKONOMI | 16 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings