Logo BeritaSatu

Ekspor Produk Kaca ke Filipina Berpotensi Meningkat

Senin, 6 Juli 2020 | 19:52 WIB
Oleh : Herman / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Indonesia kini sudah terbebas dari pengenaan bea masuk tindakan pengamanan (BMTP) oleh Filipina untuk produk kaca (clear and tinted float glass). Hal ini menyusul keputusan Komisi Tarif Filipina untuk menghentikan penyelidikan safe guard atas produk kaca tanpa pengenaan bea masuk kepada semua negara, termasuk Indonesia.

Baca Juga: IA-CEPA Momentum Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Menteri Perdagangan (Mendag), Agus Suparmanto menyampaikan, hal ini diyakini akan semakin membuka peluang ekspor produk tersebut ke Filipina. Produk kaca yang terbebas dari pengenaan BMTP ada dalam kelompok pos tarif/HS code 7005.29.90 (clear float glass), 7005.21.90 (tinted float glass), dan 7005.10.90 (reflective float glass).

"Kabar gembira ini diyakini mampu mengembalikan gairah industri kaca Indonesia di pasar ekspor Filipina setelah terancam dikenakan BMTP. Peluang ekspor produk tersebut ke Filipina kembali terbuka lebar,” kata Agus Suparmanto dalam keterangan resmi yang diterima Beritasatu.com, Senin (6/7/2020).

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor produk kaca Indonesia ke Filipina yang diselidiki adalah sekitar US$ 635.000 pada 2019. Nilai tersebut meningkat dibandingkan 2018 yang tercatat sekitar US$ 405.000. Namun, akibat penyelidikan safeguard ini, kinerja ekspor produk kaca cukup terpengaruh pada 2020.

Baca Juga: Barata Perluas Pasar Ekspor ke Tiga Negara

Selama periode Januari–April 2020, Indonesia membukukan nilai ekspor sekitar US$ 270.000. Bahkan, produk tinted float glass dan reflective float glass mengalami penurunan rata-rata hingga 79 persendari periode yang sama tahun sebelumnya.

Dengan kualitas yang sangat bersaing, produk kaca asal Indonesia sebelumnya dianggap memiliki potensi mengganggu kinerja industri kaca dalam negeri Filipina.

"Keputusan pembebasan BMTP akhirnya diambil karena otoritas Filipina tidak dapat membuktikan impor produk kaca menyebabkan kerugian serius atau ancaman kerugian terhadap industri serupa di dalam negeri mereka. Keputusan ini tentunya akan mendorong kembali kinerja ekspor produk kaca Indonesia ke Filipina,” ujar Mendag Agus.

Baca Juga: UMKM Binaan Kemdag Ekspor Produk Alas Kaki ke Singapura

Penyelidikan kasus ini dilakukan Departemen Perdagangan dan Industri serta Komisi Tarif Filipina sejak Februari 2019. Hal tersebut sesuai dengan WTO Agreement on Safeguards yang mengatur bahwa setiap negara anggota diperbolehkan menerapkan bea masuk tambahan terhadap produk impor apabila ditemukan lonjakan impor yang menyebabkan kerugian atau ancaman kerugian bagi industri serupa di dalam negeri.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

TAG: 
BAGIKAN

BERITA LAINNYA

PPM Manajemen Paparkan Kesiapan Menyambut Datangnya Generasi Z

PPM Manajemen menyelenggarakan customer gathering untuk menjamin para rekanannya yang berasal dari berbagai perusahaan BUMN, pemerintahan dan swasta.

EKONOMI | 24 September 2022

Peran PNM Lakukan Pendampingan Nasabah Mekaar Diapresiasi

Pendampingan yang dilakukan PNM terhadap nasabah Mekaar terkait literasi keuangan mendapatkan apresiasi dari Menteri Koperasi dan UKM serta Gubernur Sulut.

EKONOMI | 24 September 2022

BRIN Ingin Dekatkan Generasi Muda ke Aktivitas Riset

Melalui InaRIE, Badan Riset dan Inovasi NasionaI (BRIN) ingin generasi muda dapat lebih dekat dengan aktivitas riset dan inovasi.

EKONOMI | 24 September 2022

Pertemuan Menteri Pertanian G-20 Segera Digelar, Ini Isu yang Dibahas

Pertemuan para Menteri Pertanian G-20 nantinya akan membahas komitmen dan upaya bersama dalam sisi pangan berkelanjutan.

EKONOMI | 24 September 2022

Setiap Orang di Indonesia Buang Sampah 300 Kg Per Tahun

Kemenkop UKM mendorong pelaku UMKM menuju Indonesia bersih sampah, melalui kemitraan bank sampah dengan Primer Koperasi Pengelola Sampah (PKPS).

EKONOMI | 24 September 2022

Gandeng Supermarket Ukraina, Binance Aktifkan Pembayaran Kripto

Pelanggan yang menggunakan Dompet Binance Pay untuk membayar pesanan mereka akan memenuhi syarat untuk mengikuti program reward.

EKONOMI | 24 September 2022

MES Yakin Ekonomi Syariah Bisa Dorong Indonesia Jadi Negara Maju

Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) meyakini ekonomi dan keuangan syariah mempunyai peran sentral dalam mendorong Indonesia menjadi negara maju di 2045.

EKONOMI | 24 September 2022

Lintasarta Cloudeka Digischool Hadirkan Kurikulum Developer Gratis

Lintasarta lewat program CSR Lintasarta Cloudeka Digischool menghadirkan kurikulum developer gratis bersertifikasi global.

EKONOMI | 24 September 2022

MES Dorong Pemerintah Optimalkan Peran 8 Juta Diaspora

Ketua VII Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Sugeng menegaskan, besarnya jumlah diaspora harus dioptimalkan pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

EKONOMI | 24 September 2022

Citi Dinobatkan sebagai Bank Manajemen Kas Global Terbaik

Citi Global Instant Payments menyediakan konektivitas ke lebih dari 30 skema pembayaran instan, menjangkau lebih dari 60 negara pada kuartal II-2022.

EKONOMI | 24 September 2022


TAG POPULER

# OTT Hakim Agung


# Penipuan Jam Tangan


# Pertalite


# Curacao


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Enea Bastianini Tak Mau Kehilangan Momen di Motegi

Enea Bastianini Tak Mau Kehilangan Momen di Motegi

SPORT | 8 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings