Juni, Cadangan Devisa Naik Jadi US$ 131,7 Miliar
INDEX

BISNIS-27 545.471 (-7.6)   |   COMPOSITE 6413.89 (-106.77)   |   DBX 1221.71 (-6.51)   |   I-GRADE 188.988 (-3.35)   |   IDX30 542.994 (-9.18)   |   IDX80 145.925 (-3.17)   |   IDXBUMN20 438.706 (-13.3)   |   IDXESGL 150.111 (-3.04)   |   IDXG30 148.081 (-3.15)   |   IDXHIDIV20 477.43 (-7.88)   |   IDXQ30 153.853 (-2.35)   |   IDXSMC-COM 293.749 (-6.8)   |   IDXSMC-LIQ 373.577 (-15.72)   |   IDXV30 149.364 (-4.83)   |   INFOBANK15 1084.54 (-8.19)   |   Investor33 464.502 (-6.89)   |   ISSI 189.074 (-4.16)   |   JII 668.709 (-17.74)   |   JII70 233.837 (-6.47)   |   KOMPAS100 1296.34 (-25.94)   |   LQ45 1011.21 (-19.63)   |   MBX 1772.39 (-32.57)   |   MNC36 342.942 (-5.12)   |   PEFINDO25 336.865 (-11.6)   |   SMInfra18 332.042 (-9.57)   |   SRI-KEHATI 396.816 (-5.25)   |  

Juni, Cadangan Devisa Naik Jadi US$ 131,7 Miliar

Selasa, 7 Juli 2020 | 13:01 WIB
Oleh : Herman / WBP

Jakarta, Beritasatu.com – Bank Indonesia (BI) mengumumkan posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Juni 2020 sebesar US$ 131,7 miliar, meningkat dibandingkan akhir Mei 2020 sebesar US$ 130,5 miliar.

Kepala Departemen Komunikasi/Direktur Eksekutif BI Onny Widjanarko memaparkan, posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 8,4 bulan impor, atau 8,1 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Selain itu berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.

“Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal, serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan,” kata Onny Widjanarko dalam keterangan resminya, Selasa (7/7/2020).

Menurut Onny, peningkatan cadangan devisa pada Juni 2020 ini terutama dipengaruhi penerbitan sukuk global pemerintah.

Ke depan, lanjut Onny, Bank Indonesia juga memandang cadangan devisa tetap memadai, didukung stabilitas dan prospek ekonomi yang terjaga, seiring berbagai respons kebijakan dalam mendorong pemulihan ekonomi.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pelaku UMKM Mulai Merasakan Nikmatnya Program PEN

Pelaku UMKM mulai merasakan PEN.

EKONOMI | 7 Juli 2020

Kemdes PDTT Beri Perhatian Besar di Sektor Pangan

Kemdes PDTT serius perhatikan sektor pangan.

EKONOMI | 7 Juli 2020

RUU Cipta Kerja Jadi UU Bisa Dongkrak Ekonomi Pascapandemi

RUU Cipta Kerja jadi UU bisa selamatkan ekonomi Indonesia pasca Covid-19.

EKONOMI | 7 Juli 2020

Mendes PDTT: Gotong Royong Cara Beradapsi terhadap Covid-19

Hidup bergotong royong bisa beradapsi terhadap Covid-19.

EKONOMI | 7 Juli 2020

BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham dan Obligasi Modernland

Pengembang properti PT Modernland Realty Tbk seharusnya melunasi pokok utang obligasi yang jatuh tempo hari ini senilai Rp 150 miliar.

EKONOMI | 7 Juli 2020

BNI Didorong Kembangkan Benih Mompreneur Lewat Program Inkubasi

Di masa pandemi Covid-19 ini para istri justu tampil sebagai penyelamat ekonomi keluarga dengan berbagai jenis usaha yang mereka lakukan di rumah.

EKONOMI | 7 Juli 2020

Kurs Rupiah Menguat ke Rp 14.400

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi hari ini, Selasa (7/7/2020), menguat ke kisaran Rp 14.400.

EKONOMI | 7 Juli 2020

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.000

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,36 persen ke kisaran 5.006,83 pada awal perdagangan hari ini, Selasa (7/7/2020).

EKONOMI | 7 Juli 2020

IHSG Diprediksi Menguat Seiring Bursa Global

IHSG diperkirakan menguat pada perdagangan saham hari ini, Selasa (7/7/2020), didasari kenaikan saham dan saham berjangka AS, dan pemulihan Tiongkok.

EKONOMI | 7 Juli 2020

Bursa Asia Bervariasi di Awal Perdagangan

Bursa Asia Pasifik dibuka mixed pada perdagangan Selasa (7/7/2020). Pelaku pasar menunggu pengumuman suku bunga acuan bank sentral Australia.

EKONOMI | 7 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS