Nobu Bank Dukung Pemulihan Ekonomi Lewat Penjaminan Kredit UMKM

Nobu Bank Dukung Pemulihan Ekonomi Lewat Penjaminan Kredit UMKM
Bank Nobu. (Foto: BeritaSatu Photo / Danung Arifin)
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Selasa, 7 Juli 2020 | 20:04 WIB

Jakarta, Beritasatu.com Nobu Bank menandatangani perjanjian kerja sama Penjaminan Kredit Modal Kerja Pemulihan Ekonomi Nasional (KMK PEN) yang diluncurkan Kementerian Keuangan (Kemkeu) bersama Kementerian BUMN di Gedung Jamkrindo, Jakarta. Penandatanganan kerja sama antara 12 bank dengan perusahaan penjamin, dalam hal ini PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) dan PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) merupakan implementasi dari Peraturan Menteri Keuangan RI No. 71/PMK.08/2020 tertanggal 23 Juni 2020, tentang Tata Cara Penjaminan Pemerintah Melalui Badan Usaha Penjaminan Yang Ditunjuk Dalam Rangka Pelaksanaan Program Pemulihan Ekonomi Nasional. Bagi Nobu Bank, keikusertaan dalam program ini merupakan wujud dukungan penuh Nobu Bank bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam rangka mendorong Pemulihan Ekonomi Nasional yang telah terdampak pandemi Covid-19.

Baca jugaNobu Bank Luncurkan "WhatsApp for Business" bagi UMKM

Acara tersebut turut disaksikan oleh Menko Perekonomian, Erlangga Hartarto, Menko Maritim & Investasi, Luhut Binsar Panjaitan,

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, Menteri BUMN, Erick Thohir, Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso, dan Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo, serta disiarkan live dari youtube Kementerian Keuangan dan Kementerian BUMN.

Dalam penjelasannya usai acara, Direktur Utama Nobu Bank, Suhaimin Johan, menegaskan kembali bahwa sesuai visi dan misinya, Nobu Bank mendukung program pemerintah yang memberikan ruang bagi UMKM untuk kembali tumbuh terutama di tengah keterpurukan karena pandemi Covid-19. "Melalui program penjaminan KMK PEN bagi kredit baru maupun tambahan kredit sampai dengan Rp 10 miliar ini diharapkan pelaku usaha UMKM secara bertahap dapat kembali bangkit dari keterpurukan akibat Covid-19 dan berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penurunan angka pengangguran," kata dia dalam keterangan tertulisnya, Selasa (7/7/2020).

Ditambahkannya bahwa Nobu Bank sangat mengapresiasi rangkaian stimulus yang telah diterbitkan oleh pemerintah bagi UMKM seperti program restrukturisasi kredit, pemberian subsidi bunga kredit dan program penjaminan kredit yang diluncurkan hari ini.

Nobu Bank melihat bahwa pemerintah telah menyusun rangkaian kebijakan stimulus ekonomi yang komprehensif khususnya bagi segmen UMKM dan Nobu Bank akan senantiasa memberikan dukungan penuh bagi setiap program stimulus ekonomi tersebut melalui penerbitan kebijakan dan prosedur lengkap, sesuai petunjuk teknis yang diterbitkan Kementerian Keuangan dan Otoritas Jasa Keuangan.

Pada bagian lain penjelasannya, Suhaimin Djohan menambahkan bahwa saat ini Nobu Bank tengah fokus melakukan pemrosesan restrukturisasi kredit yang diajukan oleh para debitur yang terdampak Covid-19.

Selain itu, dalam rangka mendukung mendukung pelaku UMKM di masa pandemi, selama beberapa bulan terakhir Nobu Bank giat mempromosikan penggunaan metode pembayaran QR Contactless yang berbasis QR Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai cara bayar yang paling aman tanpa kontak tangan.

Dengan QR Contactless yang dapat menerima pembayaran dari berbagai uang elektronik ini, terbukti para pedagang (merchant) tetap dapat meningkatkan volume penjualannya karena menyediakan sarana pembayaran nontunai bagi pelanggannya. "Selain melalui media komunikasi elektronik seperti Whatsapp, promosi juga dilakukan melalui media sosial seperti Facebook dan Instagram," kata dia.



Sumber: BeritaSatu.com