Logo BeritaSatu

Realisasi Stimulus Ekonomi Meningkat, tetapi Masih Rendah

Rabu, 8 Juli 2020 | 12:39 WIB
Oleh : Herman / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Realisasi stimulus fiskal untuk penanganan Covid-19 dan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) pada awal kuartal III ini sudah mulai menunjukkan peningkatan, meskipun untuk beberapa sektor masih tergolong minim.

Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Pengeluaran Negara Kunta Wibawa Dasa Nugraha mengungkapkan, untuk pembiayaan public goods yang menyangkut hajat hidup orang banyak seperti bidang kesehatan, perlindungan sosial, serta sektoral kementerian/lembaga (K/L) dan Pemda, secara umum progres stimulus ini masih menghadapi tantangan di level operasional dan proses administrasi.

Untuk di bidang kesehatan, realisasinya hingga awal pekan ini mencapai 5,12%, meningkat dibandingkan pekan lalu yang baru 4,68%.

“Penyerapan yang masih rendah ini terkait proses perubahan Pagu maupun kendala pelaksanaan di lapangan, keterlambatan klaim biaya perawatan dan insentif tenaga kesehatan,” kata Kunta Wibawa dalam konferensi pers melalui webinar, Rabu (8/7/2020).

Untuk insentif nakes, menurutnya akan ada percepatan pembayaran di bulan Juli setelah ada simplifikasi prosedur dengan adanya revisi Keputusan Menteri Kesehatan. Untuk klaim biaya perawatan juga disediakan penyediaan uang muka sambil pihak rumah sakit melengkapi dokumen-dokumen yang dibutuhkan.

Untuk stimulus di bidang perindungan sosial, realisasinya meningkat dari 34,06% menjadi 36,19%. Menurut Kunta, penyerapan relatif baik untuk program existing, tetapi masih perlu upaya akselerasi untuk program stimulus tambahan seperti BLT Dana Desa dan Kartu Prakerja.

“Permasalahan di lapangan seperti target error dan overlapping. Ini yang perlu diperbaiki terus dalam penyaluran bulan depan,” ujarnya.

Sedangkan untuk sektoral dan Pemda, realisasinya naik dari 4,01% menjadi 5,18%. Dukungan Pemda secara umum juga masih proses penyelesaian regulasi. Tetapi untuk program Padat Karya oleh K/L sudah mulai dilakukan.

Pembiayaan Pemulihan Ekonomi
Untuk pembiayaan non-public goods yang menyangkut upaya pemulihan ekonomi dan dunia usaha seperti pembiayaan untuk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), Korporasi non-UMKM, dan insentif usaha, Kunta mengatakan realisasinya juga masih terkendala proses administrasi dan regulasi untuk tetap menjaga akuntabilitas.

Untuk insentif dunia usaha dari sisi perpajakan, realisasinya naik dari 10,4% menjadi 11,18%. Menurut Kunta, pemanfaatan insentif perpajakan oleh pelaku usaha masih belum optimal. Wajib Pajak (WP) yang eligible untuk memanfaatkan insentif pajak ada yang belum atau tidak mengajukan permohonan, sehingga perlu sosialisasi yang lebih massif dan melibatkan stakeholder terkait.

Mengenai dukungan untuk UMKM, realisasinya masih 22,74%. Mayoritasnya dari penempatan dana pemerintah pada Bank Himbara sebesar Rp 30 triliun. Sementara itu untuk pembiayaan korporasi, realisasinya masih 0% lantaran masih melakukan penyelesaian skema dukungan dan regulasi, serta infrastruktur pendukung untuk operasionalisi.

Sebagai informasi, untuk biaya penanganan Covid-19 dan juga PEN, totalnya sebesar Rp 695,2 triliun. Dari jumlah tersebut, rinciannya adalah Rp 87,55 triliun untuk bidang kesehatan, Rp 203,9 triliun untuk program perlindungan sosial, Rp 123,46 untuk dukungan kepada UMKM, Rp 120,61 triliun untuk insentif bagi dunia usaha, Rp 53,57 triliun untuk pembiayaan korporasi dan BUMN, dan Rp 106,11 triliun untuk memberikan dukungan bagi sektoral maupun kementerian/lembaga serta pemerintah daerah.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Prudential Syariah Luncurkan Kanal Sharia Knowledge Centre

Prudential Syariah meluncurkan Sharia Knowledge Centre (SKC) sebagai inisiatif perseroan untuk membantu meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah.

EKONOMI | 27 September 2022

OJK Tegaskan Batas Maksimal Bunga Fintech 0,4% Per Hari

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan, tingkat bunga pinjaman fintech lending sebesar 0,4% per hari digunakan untuk pinjaman konsumtif dengan tenor pendek.

EKONOMI | 27 September 2022

Bank Ganesha Gandeng Rupiah Cepat Salurkan Kredit Rp 100 Miliar

Bank Ganesha menggandeng PT Kredit Utama Fintech Indonesia dengan produk peer to peer lending pada aplikasi Rupiah Cepat.

EKONOMI | 27 September 2022

Luncurkan Versi Pro, Saham Rakyat Targetkan 1 Juta Investor di 2023

Aplikasi Saham Rakyat sudah diunduh oleh total lebih dari 100.000 pengguna di Play Store dan App Store.

EKONOMI | 27 September 2022

Kaesang Pangarep: 70% Uang Saya Diinvestasikan di Saham

Kaesang Pangarep rupaya lebih mempercayakan uang yang dimilikinya untuk diinvestasikan di saham ketimbang ditabung. 

EKONOMI | 27 September 2022

Startup Ingin Dapat Modal dari Merah Putih Fund? Ini 4 Syaratnya

Untuk bisa mendapatkan pendanaan dari Merah Putih Fund. Pertama, startup tersebut pendirinya 100% atau seluruhnya harus orang Indonesia.

EKONOMI | 27 September 2022

Ekosistem BUMN Bisa Bantu Startup Berkembang Secara Sustainable

Wamen  BUMN Kartika Wirjoatmodjo menyampaikan, tantangan utama yang dihadapi dunia startup adalah ketika ingin masuk ke tahap scalability.

EKONOMI | 27 September 2022

Mandala Finance Lirik Pembiayaan Motor Listrik

PT Mandala Multifinance Tbk (Mandala Finance) siap membuka ruang kerja sama kepada calon mitra terkait untuk dapat menyalurkan pembiayaan motor listrik.

EKONOMI | 27 September 2022

Digagas Kaesang Pangarep dan Kevin, Saham Rakyat Luncurkan Versi Pro

Saham Rakyat, yang diinisiasi oleh Kaesang Pangarep dan Kevin Hendrawan, menghadirkan Saham Rakyat versi Pro.

EKONOMI | 27 September 2022

SIG Gandeng Cloud Amazon Percepat Transformasi Digital

PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) atau SIG bekerja sama dengan Amazon Web Services (AWS) mempercepat transformasi digital dengan memanfaatkan teknologi cloud.

EKONOMI | 27 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Surplus APBN


# Kompor Listrik


# AKBP Arif Rachman


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
PDIP Jelaskan Wajah Kesal Puan Saat Bagikan Kaus ke Warga

PDIP Jelaskan Wajah Kesal Puan Saat Bagikan Kaus ke Warga

NEWS | 3 jam yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings