Naik Jadi Negara Menengah ke Atas, Bunga Pinjaman RI Lebih Mahal
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Naik Jadi Negara Menengah ke Atas, Bunga Pinjaman RI Lebih Mahal

Rabu, 8 Juli 2020 | 12:42 WIB
Oleh : Herman / FMB

Jakarta, Beritasatu.com – Bank Dunia baru saja merilis data klasifikasi negara-negara berdasarkan tingkat pendapatan untuk tahun 2020. Rilisan data Bank Dunia tersebut menempatkan Indonesia pada klasifikasi negara dengan pendapatan menengah ke atas (Upper Middle-Income Countries) bersama dengan 55 negara lainnya dengan gross national income (GNI) per kapita Indonesia yang tercatat sebesar US$ 4.050. Angka ini naik dari rilis tahun sebelumnya yang mencatatkan Indonesia di angka US$ 3.850.

Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Pingkan Audrine Kosijungan mengungkapkan, perubahan status ini perlu dimaknai secara komprehensif oleh pemerintah, di mana perubahan status ini memberikan optimisme pemulihan ekonomi Indonesia.

Selain itu, perubahan status ini juga diharapkan dampak mengembalikan dan menjaga tingkat kepercayaan serta persepsi investor, mitra dagang, maupun mitra pembangunan atas ketahanan ekonomi Indonesia.

“Pemberlakuan skenario New Normal, salah satunya, memang diharapkan dapat memulihkan perekonomian. Dengan berjalannya kembali ekonomi, diharapkan pemerintah dapat kembali menarik foreign direct investment, memulihkan sektor-sektor yang terdampak, memulihkan konsumsi masyarakat dan bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Namun hal ini juga harus didukung oleh penanganan Covid-19 yang responsif dan fokus pada upaya menahan laju penyebaran,” ungkap Pingkan Audrine, Rabu (8/7/2020).

Di saat yang bersamaan, pemerintah menurutnya juga perlu mewaspadai beberapa hal terkait perubahan ini. Bank Dunia menggunakan klasifikasi tersebut sebagai salah satu faktor rujukan apakah suatu negara memenuhi syarat dalam mengakses fasilitas yang dimiliki oleh Bank Dunia, salah satunya termasuk harga pinjaman atau loan pricing.

Pingkan menegaskan setidaknya ada dua poin yang patut menjadi perhatian pemerintah. Dengan kenaikan status tersebut, Indonesia akan dianggap mampu membayar bunga pinjaman dengan rate yang lebih tinggi. Hal ini tentu akan memengaruhi biaya utang pemerintah. Selain itu, meningkatnya status ini dapat mendorong beberapa mitra dagang Indonesia untuk mencabut fasilitas perdagangan seperti Generalized System of Preferences (GSP).

“Tentu kita masih mengingat langkah yang ditempuh Amerika Serikat beberapa waktu lalu yang mengumumkan pencabutan GSP. Padahal fasilitas GSP tersebut memberikan keuntungan bagi penetrasi produk lokal komoditas pertanian, perikanan, hingga tekstil. Jika negara-negara lain mengikuti langkah yang sama tentu akan memberatkan upaya ekspor Indonesia ke depannya terutama di tengah perlambatan ekonomi global saat ini,” jelasnya.

Sebelumnya, Indonesia tergolong sebagai negara berpendapatan menengah ke bawah (Lower-Middle Income Countries). Sebagai catatan, Bank Dunia mengklasifikasikan GNI per kapita US$ 1.036 - US$ 4.045 sebagai lower-middle income, dan rentang US$ 4.046 - US$ 12.535 sebagai upper middle-income.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Realisasi Stimulus Ekonomi Meningkat, tetapi Masih Rendah

Untuk di bidang kesehatan, realisasinya hingga awal pekan ini mencapai 5,12%, meningkat dibandingkan pekan lalu yang baru 4,68%.

EKONOMI | 8 Juli 2020

IHSG Melaju ke 5.052 Didorong Sektor Keuangan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 1,3 persen ke kisaran 5.051,92 pada akhir sesi pertama perdagangan hari ini, Rabu (8/7/2020).

EKONOMI | 8 Juli 2020

Tol Padang - Sicincin Ditargetkan Beroperasi Desember 2021

Tol Padang - Cilicin beroperasi Desember 2021.

EKONOMI | 8 Juli 2020

Dalam 2 Hari, Jumlah TKI Tiba Bertambah 1.848 Orang

Semakin banyak TKI kembali ke Tanah Air.

EKONOMI | 8 Juli 2020

TGB : Tepat Merger Bank Syariah

Merjer bank syariah dinilai tepat.

EKONOMI | 8 Juli 2020

Kurs Rupiah Terapresiasi ke Rp 14.300-an

Kurs rupiah berada di level Rp 14.397,5 per dolar AS atau terapresiasi 42,5 poin (0,29 persen) dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 14.440.

EKONOMI | 8 Juli 2020

IHSG Menguat ke 5.014 Pagi Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,55 persen ke kisaran 5.014,26 pada awal perdagangan hari ini, Rabu (8/7/2020).

EKONOMI | 8 Juli 2020

Menteri Airlangga: Perekonomian RI Mulai Bergeliat Kembali

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan sektor restoran, pariwisata, dan otomotif mulai bergeliat kembali.

EKONOMI | 8 Juli 2020

Kurva Covid-19 Naik Lagi, Bursa Asia Dibuka Melemah

Nikkei 2255 Tokyo turun 0,32 persen, Topix turun 0,24 persen, Kospi Korea Selatan naik 0,28 persen, indeks komposit Shanghai turun 0,04 persen.

EKONOMI | 8 Juli 2020

Hipmi Ajak Semua Pihak Dukung RUU Cipta Kerja Jadi UU

Semua pihak harus mendudukung RUU Cipta Kerja jadi UU.

EKONOMI | 8 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS