Bursa Asia Menguat Jelang Data Inflasi Tiongkok

Bursa Asia Menguat Jelang Data Inflasi Tiongkok
Ilustrasi bursa saham Asia. (Foto: AFP / Behrouz Mehri)
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Kamis, 9 Juli 2020 | 07:48 WIB

Tokyo, Beritasatu.com - Bursa Asia Pasifik sebagian besar menguat pada perdagangan Kamis pagi (9/7/2020) karena investor menunggu rilis data inflasi Tiongkok.

Nikkei 225 di Jepang naik 0,27 persen pada awal perdagangan karena saham Softbank Group melonjak lebih 4 persen. Indeks Topix, melemah 0,1 persen.

Di Korea Selatan, Kospi naik 0,71 persen. sementara S&P/ASX 200 Australia bertamah 0,79 persen. Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia di luar Jepang diperdagangkan 0,27 persen lebih tinggi.

Data inflasi Tiongkok bulan Juni akan dirilis pada Kamis, termasuk Indeks Harga Konsumen (CPI) dan Indeks Harga Produsen (PPI) yang diperkirakan keluar sekitar pukul 9.30 pagi waktu HK/SIN.

Pandemi virus corona (Covid-19) juga kemungkinan akan terus membebani sentimen investor karena jumlah kasus di Amerika Serikat (AS) melampaui 3 juta, menurut Johns Hopkins University. Ketika kasus dan kematian meningkat, data yang dikumpulkan oleh Apple Maps menunjukkan aktivitas mengemudi melambat di seluruh negeri, yang bisa menjadi tanda peringatan melambatnya ekonomi. Secara global, lebih 12 juta orang telah terinfeksi Covid-19 dengan 545.398 kematian.

Baca juga: Dow Melonjak Didorong Saham Apple yang Cetak Rekor

Semalam di Wall Street, Dow Jones Industrial Average ditutup naik 177,10 poin atau 0,7 persen ke 26.067,28. S&P 500 naik 0,8 persen menjadi 3.169,94 dan Nasdaq Composite naik 1,2 persen menjadi 10.492,50, mencetak rekor tertinggi.

Sementara Presiden Federal Reserve St. Louis James Bullard mengatakan kepada CNBC bahwa pengangguran di Amerika Serikat dapat turun hingga ke 7 persen tahun ini. Pengangguran saat ini berada pada level tertinggi pasca-Perang Dunia II sebesar 11,1 persen.



Sumber: BeritaSatu.com