Panangian : Properti Indonesia Paling Menguntungkan Didunia

Panangian : Properti Indonesia Paling Menguntungkan Didunia
Pengamat Properti, Panangian Simanungkalit ( Foto: ANTARA/Audy Alwi )
/ WBP Jumat, 10 Agustus 2012 | 11:22 WIB
Konsumen lokal jadi andalan pasar properti nasional

Pengamat properti nasional, Panangian Simanungkalit menyatakan, peningkatan pasar properti di dalam negeri tidak akan memicu bubble economy.

Hal ini dikarenakan, kalangan pelaku bisnis properti di Indonesia lebih banyak mengandalkan konsumen lokal ketimbang pembeli asing.

"Pelaku bisnis properti di Tanah Air berulang kali membuktikan mampu bertahan di tengah badai krisis ekonomi dunia. Pesatnya pembangunan properti dan infrastruktur di dalam negeri akan meningkatkan harga bahan material terutama baja dan semen," kata pengamat properti Panangian Simanungkalit di Jakarta, Jumat (10/8).

Hingga akhir tahun, menurut Panangian, bisnis properti di Indonesia adalah yang paling menguntungkan di dunia.

"Bisnis properti tahun ini sangat bagus karena ekonomi baik, daya beli tinggi dan suku bunga sangat rendah. Akibatnya, bank berlomba-lomba sehingga konsumen dimanjakan," katanya.

Kawasan yang paling prospektif untuk investasi properti, lanjut Panangian, berada di Jabodetabek.

"Diperkirakan dalam sepuluh tahun ke depan, penduduk Jabodetabek akan bertambah 7,2 juta jiwa. Jika diasumsikan satu rumah dihuni empat orang, maka dalam sepuluh tahun ke depan akan diperlukan 1,8 juta unit hunian, sehingga setiap tahun akan dibutuhkan setidaknya 180 ribu unit hunian," katanya.

Panangian menambahkan, kondisi yang baik ini akan berlangsung paling tidak hingga lima tahun ke depan.

"Hingga 2017, 'sunrise location' atau daerah-daerah yang memiliki tingkat pengembalian sewa memenuhi atau melebihi cicilan ke bank akan menciptakan tingkat pengembalian yang optimal. Tingkat pengembaliannya bisa di atas 150 persen," katanya.

CLOSE