Penjualan SBN Ritel di Bareksa Meningkat

Penjualan SBN Ritel di Bareksa Meningkat
Co-founder/CEO Bareksa Karaniya Dharmasaputra (Foto: beritasatu.com / Herman)
Herman / FMB Jumat, 10 Juli 2020 | 09:30 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Tren penjualan Surat Berharga Negara (SBN) ritel di Bareksa terus mengalami peningkatan, terutama sejak diluncurkannya penjualan Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI017.

Pada penutupan penawaran 9 Juli lalu, nilai penjualan ORI017 di Bareksa melesat 608% dibandingkan ORI016, dengan jumlah nasabah yang melonjak 382%.

Masa penawaran ORI017 dibuka sejak 15 Juni hingga 9 Juli 2020. Total angka penjualan ORI017 secara nasional mencapai sekitar Rp 18,33 triliun (angka sementara). Angka ini naik 123% dari realisasi penjualan ORI016 yang hanya Rp 8,2 triliun.

"Kontribusi nilai penjualan ORI017 dari Bareksa terhadap total penjualan nasional melesat tiga kali lipat dibandingkan ORI016. Ini rekor tertinggi sepanjang sejarah penjualan SBN di Bareksa," kata Co-founder/CEO BareksaKaraniya Dharmasaputra dalam keterangan resminya, Jumat (10/7/2020).

Tidak hanya dari sisi nominal pembelian, jumlah investor yang melakukan pembelian di Bareksa juga mencetak rekor. Per tanggal 9 Juli 2020, jumlah investor yang membeli ORI017 di Bareksa dibandingkan jumlah investor secara nasional mencapai sekitar 12%. Sebelumnya, rata-rata kontribusi jumlah investor dari Bareksa berkisar 10%.

Seperti diketahui, imbal hasil SBN 100% dijamin pemerintah. Di tengah ketidakpastian ekonomi dan pasar modal akibat pandemi Covid-19, produk investasi yang aman risiko seperti SBN semakin menarik minat investor ritel.

"Ini momentum yang bagus untuk semakin memasyarakatkan dan mendemokratisasi pasar SBN kita, sehingga pemerintah memiliki sumber pendanaan baru yang berasal dari segmen investor ritel," kata Karaniya.



Sumber: BeritaSatu.com