Bantu UMKM, Pupuk Indonesia Salurkan Dana PKBL Rp 29 Miliar

Bantu UMKM, Pupuk Indonesia Salurkan Dana PKBL Rp 29 Miliar
PT Pupuk Indonesia (Persero) bersama seluruh anak perusahaannya terus bergerak aktif membantu masyarakat dan petugas medis selama masa pandemi Covid-19. (Foto: Beritasatu Photo / Istimewa)
Feriawan Hidayat / FER Jumat, 10 Juli 2020 | 10:19 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Pupuk Indonesia (Persero) bersama anak perusahaan telah menyalurkan dana pada Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) sekitar Rp 29 miliar hingga Mei 2020.

Baca Juga: Pemerintah Jamin Kredit Modal Kerja untuk UMKM

Kepala Komunikasi Korporat PT Pupuk Indonesia (Persero), Wijaya Laksana, dalam keterangan pers yang diterima Beritasatu.com, Jumat (10/7/2020) mengatakan, nilai itu terdiri dari Program Kemitraan untuk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) binaan sebesar Rp 17,82 miliar dan Bina Lingkungan sebesar Rp 11,24 miliar.

"Dana PKBL tersebut, disalurkan oleh enam anak perusahaan yakni PT Pupuk Sriwidjaja Palembang, PT Petrokimia Gresik, PT Pupuk Kujang, PT Pupuk Kaltim, PT Pupuk Iskandar Muda, dan PT Rekayasa Industri,” kata Wijaya.

Wijaya menjelaskan, porsi Dana Kemitraan terbesar disalurkan perseroan ke UMKM yang bergerak di sektor pertanian dan perdagangan. "Adapun realisasi dana yang disalurkan pada sektor pertanian mencapai Rp 5,64 miliar atau setara 32 persen dari total penyaluran,” jelasnya.

Baca Juga: BUMN Diminta Alokasikan Belanja ke Sektor UMKM

Sedangkan untuk sektor perdagangan, lanjut Wijaya, mencapai Rp 5,14 miliar atau setara 29 persen. Selanjutnya, disusul sektor peternakan Rp 2,12 miliar (12 persen), sektor perkebunan Rp 1,98 miliar (11 persen), sektor industri Rp 1 miliar (6 persen), sektor perikanan Rp 932 juta (5 persen), sektor jasa Rp 555 juta (3 persen), serta Pembinaan Kemitraan Rp 425 juta (2 persen).

"Tercatat, total mitra binaan Pupuk Indonesia Grup sampai dengan Mei 2020 sudah mencapai 60.980 UMKM, dengan capaian penambahan mitra binaan baru pada 2020 sebanyak 194 UMKM," papar Wijata.

Sementara, penggunaan Dana Bina Lingkungan Pupuk Indonesia Grup disalurkan dalam bentuk bantuan kegiatan sosial, seperti bantuan bagi korban bencana alam sebesar Rp 1,6 miliar, bantuan pendidikan atau pelatihan sebesar Rp 2,5 miliar.

Baca Juga: Layanan Konsultasi Bantu UMKM Naik Kelas

Kemudian, peningkatan kesehatan Rp 1,2 miliar, sarana atau prasarana umum Rp 641 juta, sarana ibadah Rp 796 juta, pelestarian alam Rp 242 juta, serta program pengentasan kemiskinan sebesar Rp 4,21 miliar.

"Melalui komitmen perusahaan dalam menjalankan PKBL, kami berharap dapat berkontribusi besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, membantu menurunkan tingkat pengangguran, hingga mengentaskan angka kemiskinan di Indonesia," kata Wijaya.

Wijaya menambahkan, Pupuk Indonesia Grup juga turut aktif dalam membantu masyarakat di tengah pandemi Covid-19 melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR).

Baca Juga: Pupuk Indonesia Salurkan Bantuan Covid-19 Rp 10,8 Miliar

"Sepanjang 1 Maret - 26 Juni 2020, perseroan telah menyalurkan CSR sebesar Rp 52,78 miliar berupa sembako, APD, masker, hand sanitizer, disinfektan, thermo gun, hingga vitamin,” pungkas Wijaya.

 



Sumber: BeritaSatu.com