Dow Dibuka Flat karena Lonjakan Kasus Covid-19

Dow Dibuka Flat karena Lonjakan Kasus Covid-19
Ilustrasi bursa saham AS Wall Street. (Foto: AFP / Johannes Eisele)
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Jumat, 10 Juli 2020 | 20:58 WIB

New York, Beritasatu.com - Bursa saham di Amerika Serikat (AS) Wall Street dibuka sedikit di atas garis datar (flat) pada Jumat (10/7/2020) karena para investor mempertimbangkan berita positif kemungkinan pengobatan corona. Sementara di sisi lain, terjadi rekor lonjakan kasus Covid-19.

Dow Jones Industrial Average diperdagangkan naik 10 poin atau kurang dari 0,1 persen. Sementara S&P 500 dan Nasdaq Composite cendeurng mendatar.

Baca juga: Wall Street Kembali Tertekan Sentimen Covid-19

Gilead Sciences mengatakan kandidat obat Covid-19 yakni remdesivir dikaitkan dengan peningkatan pemulihan dan penurunan 62 persen risiko kematian dibandingkan standar perawatan. Berita itu membuat saham Gilead naik lebih 1 persen.

CEO BioNTech juga mengatakan kepada The Wall Street Journal bahwa kandidat vaksin corona siap disetujui pada bulan Desember. Hal ini membuat saham perusahaan yang terdaftar di AS naik 5,8 persen.

Berita Gilead dan BioNTech datang setelah AS melaporkan lebih 63.000 kasus virus corona. Dalam tujuh hari terakhir kasus baru di negara itu mencapai lebih 53.000 kasus.

"Bagi AS, prospeknya suram. Krisis Covid-19 terus bergulir karena transmisi tetap meningkat. Rawat inap dan kematian juga meningkat," kata Adam Crisafulli dari Vital Knowledge, dalam sebuah catatan.



Sumber: CNBC