Kempupera Bangun Rusun Santri di Babel Senilai Rp 3,18 Miliar

Kempupera Bangun Rusun Santri di Babel Senilai Rp 3,18 Miliar
Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) mulai membangun rumah susun bagi para santri di Pondok Pondok Pesantren Nurul Falah, Air Mesu, Kecamatan Pangkalan Baru, Bangka Tengah. (Foto: Beritasatu Photo / Dok. Kempupera)
Imam Muzakir / FER Sabtu, 11 Juli 2020 | 23:39 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) mulai membangun rumah susun (Rusun) bagi para santri di Pondok Pesantren Nurul Falah, Air Mesu, Kecamatan Pangkalan Baru, Bangka Tengah. Rusun santri tersebut rencananya akan dibangun setinggi dua lantai dengan anggaran Rp 3,18 miliar. Baca Juga: Pemkot Bogor Dukung Program Bedah Rumah 

"Rusun santri di Bangka ini akan dibangun sebanyak satu twin block setinggi dua lantai dengan tipe barak. Rusun ini memiliki daya tampung sebanyak 88 santri dengan target pembangunan selama empat bulan dan biaya Rp 3,18 miliar,” kata Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sumatera V, Darwis, dalam siaran pers yang diterima Beritasatu.com, Sabtu (11/7/2020).

Darwis menjelaskan, sesuai arahan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menpupera) Basuki Hadimuljono, Rusun sebagai aset negara bisa dimanfaatkan dengan sebaik baiknya, digunakan secara optimal untuk mendorong para pelajar untuk belajar tinggal di hunian vertikal. Selain itu, dirinya juga meminta agar Rusun santri ini agar dapat dipelihara dan dihuni segera setelah proses pembangunan selesai.

"Pondok pesantren ini memiliki peran besar dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di tanah air termasuk di Bangka Tengah ini,” kata Darwis. Baca Juga: Teknologi Beton Pracetak Percepat Pembangunan Rusun

Adanya pembangunan Rusun ini, imbuh Darwis, diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai tempat tinggal para santri selama menempuh pendidikan agama di Pondok Pesantren. Berdasarkan data yang ada di Kempupera, untuk tahun 2020 setidaknya akan dibangun tiga Rusun di Provinsi Bangka Belitung yaitu dua revitalisasi Rusun dan dan satu tower Rusun baru.

Wakil Gubernur Bangka Belitung (Babel), Abdul Fatah mengatakan, pembangunan Rusun ini merupakan salah satu upaya pemerintah menyiapkan SDM yang berkualitas dan berakhlak baik di Babel sehingga dapat menghadapi tantangan di era digital saat ini.

"Dengan menyiapkan SDM yang maju kami yakin masa depan Provinsi Babel bahkan Indonesia akan menjadi lebih baik. Selain itu, rusun ini juga sebagai fasilitas untuk mencerdaskan generasi muda di pondok pesantren," tandas Abdul Fatah.



Sumber: BeritaSatu.com