Dua Paham Ini Dinilai Hambat Kemajuan Koperasi
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Dua Paham Ini Dinilai Hambat Kemajuan Koperasi

Minggu, 12 Juli 2020 | 16:21 WIB
Oleh : Lona Olavia / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Tokoh Koperasi dan Ekonomi Rakyat, Sri Edi Swasono menilai, koperasi Indonesia belum maju karena paham ekonomi yang diterapkan pemerintah tidak sesuai dengan paham ekonomi kerakyatan. Padahal, koperasi erat kaitannya dengan ekonomi kerakyatan.

Baca Juga: 2.322 Koperasi dan 185.184 UMKM Terdampak Covid-19

"Keberadaan ekonomi rakyat tidak boleh dilihat dari segi pemihakan semata-mata, apalagi dari segi caritas-filantropis. Ekonomi rakyat mempunyai peran strategis di dalam sistem dan struktur yang mendorong pemerataan ekonomi," kata Sri Edi Swasono dalam acara webinar Sarasehan Koperasi, Minggu (12/7/2020).

Menurut Sri Edi Swasono, koperasi Indonesia tidak maju karena pemerintah dinilai memelihara sistem liberalisme dan kapitalisme. Kondisi tersebut, membuat koperasi sulit maju.

"Bagaimana koperasi mau maju? Kalau pemerintah konsekuen, jangan liberalistik dan kapitalistik, tapi ikuti konstitusi. Sebab, ekonom rakyat yang hidupi kita di saat sulit," ucapnya.

Apalagi, kata Sri Edi Swasono, sistem ekonomi Indonesia adalah sistem ekonomi konstitusi sesuai dengan Pasal 33 UUD 1945, terutama ayat (2) dan ayat (3), sebagai derivat dari doktrin kedaulatan rakyat dan Pasal 27 ayat 2 UUD 1945 mengenai kehidupan yang layak bagi kemanusiaan.

Baca Juga: DPR dan Pemerintah Tunda Pembahasan Topik Koperasi

"Ekonomi rakyat karena people base sekaligus people center. Jadi subjeknya rakyat, kalau kapitalisme subjeknya modal. Tapi, bukan berarti modal menjadi tidak penting, tapi yang harus diutamakan adalah kepentingan manusianya," tegasnya.

Koperasi, sambung Sri Edi Swasono, harus dikembalikan ke konstitusinya, apalagi dalam masa pandemi Covid-19 saat ini yang membutuhkan strategi extraordinary, yang tak lain merupakan asas dasar pendirian koperasi.

"Koperasi tak hanya hasilnya terlihat dari sisa hasil usaha (SHU), tapi ada unsur yang tak bisa diukur dengan uang. Konsep tolong menolong yang mau mati jadi tidak mati, mau bangkrut jadi tidak bangkrut. Ini nilai koperasi," tandasnya.

Lebih lanjut, Sri Edi Swasono memaparkan, wadah ekonomi rakyat yang paling tepat adalah koperasi. Koperasi merupakan badan usaha ekonomi yang berwatak sosial, yang menampung perikehidupan kebersamaan dengan saling bekerja sama tolong-menolong, bergotong-royong alamiah seperti komunitas semut, baik dalam memproduksi, mengkonsumsi, mendistribusi maupun dalam mempertahankan diri.

Baca Juga: BUMN Diminta Prioritaskan PKBL untuk Koperasi

Koperasi, dijelaskannya, merupakan suatu lembaga sosial ekonomi untuk menolong diri sendiri secara bersama-sama. Upaya ini dapat tumbuh dari dalam sekelompok masyarakat sendiri berkat munculnya kesadaran bersama untuk pemberdayaan diri atau dapat pula ditumbuhkan dari luar kelompok masyarakat itu sebagai pemberdayaan oleh agents of development, baik oleh pemerintah, elite masyarakat, maupun oleh organisasi-organisasi kemasyarakatan, LSM dan lain-lain.

"Untuk itu, jangan sampai pengembangan dan pembangunan UMKM tidak mengikuti sistem kooperativisme. Membangun UMKM harus berpayung pada bangun usaha koperasi, untuk menghindari bahwa membangun UMKM menjadikannya sebagai embrio kapitalisme untuk memelihara kapitalisme eksploitatif," pungkas Sri Edi Swasono.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Adhi Commuter Properti Dukung Pemerintah Percepat Vaksinasi

LRT City Jatibening menggelar program vaksin covid-19 Pfizer dosis pertama dan kedua untuk masyarakat, karyawan dan insan Adhi Karya yang belum mendapat vaksin.

EKONOMI | 24 September 2021

Dukung Millennial Smart Farming, Menko Airlangga Akrab dengan Petani

Airlangga Hartarto meninjau lokasi pertanian yang dikembangkan melalui penggunaan teknologi dengan konsep smart farming di Klaten.

EKONOMI | 24 September 2021

PPATK Terima 4.000 Lebih Laporan Transaksi Mencurigakan Terkait Terorisme

Beberapa modus yang dilakukan antara lain melalui penghimpunan dana dari masyarakat lewat media sosial, atau sumbangan sukarela dari individu maupun korporasi.

EKONOMI | 24 September 2021

Dihadiri Wapres, Neoclinic Gelar Sentra Vaksinasi di Bentara Budaya Jakarta

Neoclinic, klinik kesehatan berbasis teknologi yang dikembangkan Ralali.com menggelar sentra vaksinasi Covid-19.

EKONOMI | 24 September 2021

500 Rumah di Bali Dapat Dana Bantuan Bedah Rumah Rp 10 Miliar

Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang dilaksanakan Kementerian PUPR di Bali tersebar di 7 Kabupaten.

EKONOMI | 24 September 2021

HUT ke-53, Kadin Indonesia Fokus Pulihkan Kesehatan dan Ekonomi Bangsa

Ketua Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid mengatakan kesehatan menjadi salah satu perhatian untuk ikut membangun perekonomian ke depan.

EKONOMI | 24 September 2021

Lampaui Sepanjang 2020, Nilai Transaksi Mirae Tahun Ini Tembus Rp 514 Triliun

PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia mencatat nilai transaksi saham sejak awal tahun hingga 22 September 2021 sebesar Rp 514 triliun.

EKONOMI | 24 September 2021


JALA.ai Bantu Naikkan Penjualan LRT City

JALA Dashboard menampilkan laporan evaluasi KPI penjualan pada setiap proyek yang bisa diakses kapan pun dan di manapun.

EKONOMI | 24 September 2021

Tidak Sesuai Kondisi di Lapangan, Milenial Diminta Kritis terhadap Kampanye Hitam Sawit Indonesia

Generasi milenial diminta kritis terhadap kampanye hitam sawit yang tidak sesuai fakta di lapangan dan bisa merugikan perekonomian nasional.

EKONOMI | 24 September 2021


TAG POPULER

# PON Papua


# Tukul Arwana


# Toko Obat Ilegal


# Piala Sudirman


# Suap Pejabat Pajak



TERKINI
Adhi Commuter Properti Dukung Pemerintah Percepat Vaksinasi

Adhi Commuter Properti Dukung Pemerintah Percepat Vaksinasi

EKONOMI | 16 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings