Cendana Homes Laris Terjual

Ali Tranghanda: Lippo Jeli Membidik Ceruk Pasar

Ali Tranghanda: Lippo Jeli Membidik Ceruk Pasar
Rumah tipe Cendana Spring. (Foto: Beritasatu Photo / Istimewa)
Lona Olavia / FER Senin, 13 Juli 2020 | 09:53 WIB

Karawaci, Beritasatu.com - Klaster Cendana Homes yang diluncurkan PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) pada Sabtu (11/7/2020) lalu, ludes terjual dalam waktu hanya sekitar enam jam dari rencana penjualan dua hari.

Baca Juga: Ludes 6 Jam, Cendana Homes Kelebihan Permintaan 2,5 Kali

Proyek yang berlokasi di kawasan utama Lippo Village ini, mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) sebesar 2,5 kali dari 324 unit hunian rumah tapak (landed house) yang ditawarkan.

Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch (IPW), Ali Tranghanda menilai, Lippo cukup jeli melihat ceruk pasar dengan meluncurkan produk segmen menengah.

"Itu luar biasa, produk yang diluncurkan bisa kelebihan permintaan yang tinggi. Ceruk pasar ini memang yang selama ini supply-nya kurang,” kata Ali Tranghada, dalam siaran pers yang diterima, Senin (13/7/2020).

Menurut Ali, berdasarkan riset yang dilakukan IPW, di kawasan Banten terjadi lonjakan permintaan hunian hingga dua kali lipat. Selama ini pasokan properti banyak berasal dari segmen atas dan segmen bawah. Sementara segmen menengah kurang.

Baca Juga: Pasar Properti Berpotensi Kembali Bangkit di 2020

"Produk seperti yang diluncurkan Lippo itu yang ditunggu oleh segmen menengah. Dengan rentang harga Rp 600 jutaan hingga Rp 1 miliar. Lippo sangat jeli melihat pasar,” ungkap Ali.

Di masa pandemi, kata Ali, bukan berarti masyarakat tidak berminat untuk membeli properti, atau daya beli masyarakat turun, namun pada masa-masa sebelumnya masyarakat masih menunggu situasi kondusif. "Selain itu, tren saat ini banyak masyarakat memilih untuk membeli rumah dibawah Rp 1 miliar,” tegasnya.

Ali optimistis produk yang akan diluncurkan Lippo selanjutnya di segmen menengah akan diserbu oleh konsumen. "Sudah pasti akan diserbu pembeli, karena segmen itu yang sedang ditunggu pasar. Tentunya kesuksesan itu juga akan berpengaruh positif terhadap kinerja Lippo Karawaci,” tandas Ali Tranghada.

Sementara itu, Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia (REI) Totok Lusida menilai, fenomena larisnya penjualan hunian kelas menengah atas yang dikembagkan Lippo Karawaci menunjukkan bahwa industri properti nasional mampu bertahan di masa pandemi. "Khususnya segmen hunian yang di bawah Rp 1 miliar sekarang ini memang sedang bagus,” ucapnya.

Baca Juga: Konektivitas Tingkatkan Nilai Investasi Properti

Totok memberikan apresiasi kepada para pengembang yang meluncurkan hunian dan direspon positif oleh pasar. "Itu semakin menunjukkan bahwa industri ini (properti) memiliki kekuatan lebih dibandingkan dengan industri lainnya," pungkasnya.



Sumber: BeritaSatu.com