Logo BeritaSatu

Ditjen Pajak Harap UMKM Bisa Manfaatkan Insentif Pajak

Senin, 13 Juli 2020 | 18:14 WIB
Oleh : Iman Rahman Cahyadi / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Ditjen Pajak memberikan insentif pajak kepada usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) berupa penangguhan pembayaran pajak penghasilan (PPh) sebesar 0,5 persen. Insentif ini tidak hanya untuk UMKM yang terkena dampak pandemi Covid-19 tetapi juga kepada UMKM yang tidak terkena dampak.

“Jadi insentif ini memang untuk semua UMKM, baik yang terdampak maupun yang tidak terdampak. Kalau yang tedampak, PPh sebesar 0,5 persen itu tidak perlu dibayar karena ditanggung pemerintah. Sedangkan UMKM yang tidak terkena dampak, juga bisa memanfaatkan insentif ini. Cukup membuat laporan ke Ditjen Pajak dan tetap bisa mendapatkan insentif,” kata Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Humas Ditjen Pajak Hestu Yoga Saksama, dalam webinar UMKM Bangkit bersama Pajak di Era Pandemi, Senin (13/7/2020) yang diselenggarakan Katadata bekerja sama dengan Ditjen Pajak.

Baca Juga: Presiden Jokowi Ingatkan Stimulus Ekonomi UMKM Bisa dari APBD dan APBN

Hestu menambahkan, Ditjen Pajak berusaha membantu UMKM di masa pandemi ini dengan menanggung PPh. Khusus untuk UMKM yang tidak terlalu terkena dampak dari pandemi, PPh yang seharusnya dibayar tiap bulan itu bisa digunakan untuk biaya operasional seperti membayar gaji atau untuk disimpan sebagai modal untuk bisa bertahan di masa pandemi.

“Karena itu, kami berharap semakin banyak UMKM yang memanfaatkan insentif ini. Sosialisasi sudah kita lakukan termasuk mengirim surat elektronik kepada 2,3 juta UMKM yang sudah membayar pajak. Namun, hingga kini baru sekitar 200.000 UMKM yang sudah memanfaatkan insentif pajak di masa pandemi,” jelas Hestu.

Hestu menambahkan, skema pajak untuk UMKM sudah dibuat dengan mudah. PPh yang harus dibayar yaitu 0,5 persen dari omzet per bulan. Ini berlaku untuk UMKM dengan omzet Rp 4,8 miliar per tahun atau Rp 400 juta per bulan ke bawah. Skema ini dibuat sebagai bentuk keberpihakan pemerintah kepada wajib pajak UMKM.

Baca Juga: Teten Khawatir Separuh UMKM Terancam Gulung Tikar

Selain insentif pajak UMKM, pemerintah memberikan insentif PPh Pasal 21. Dari 120.852 permohonan yang masuk, hanya 107.462 yang disetujui. Sementara, sebanyak 13.390 permohonan insentif PPh Pasal 21 ditolak. Kemudian, DJP juga mencatat ada 12.649 permohonan yang diajukan untuk PPh Pasal 22 Impor, dengan jumlah yang disetujui tercatat sebanyak 9.190 permohonan disetujui, sementara sisanya sebanyak 3.459 ditolak.

Selanjutnya, ada 70.801 pengajuan PPh Pasal 25, dengan 58.888 pengajuan disetujui dan 11.913 ditolak. Secara keseluruhan, sudah ada 406.182 pengajuan insentif dengan 377.420 permohonan disetujui dan 28.762 ditolak. Penyebab permohonan insentif ditolak adalah, karena klasifikasi lapangan usaha (KLU) tidak memenuhi kriteria Peraturan Menteri Keuangan dan SPT Tahunan 2018 belum disampaikan, sebagai basis menentukan KLU.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Gandeng Influencer, Hermesien Closet Perluas Jangkauan Market Digital

Hermesien Closet memperluas jangkauan market digital dengan menggandeng influencer. Hal itu seiring dengan majunya era digital.

EKONOMI | 8 Oktober 2022

Kemenhub Tetapkan BPLJSKB sebagai Badan Layanan Umum

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menetapkan Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB) sebagai Badan Layanan Umum (BLU).

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Dolan-dolan, Cara Springhill Group Bangkitkan Semangat Kerja

Perusahaan pengembang properti, Springhill Group bersiap kembali bangkit untuk melanjutkan berbagai aktivitas bisnis.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Airlangga: Delapan Investor Tanamkan Investasi Pusat Data di Batam

Airlangga Hartarto mengatakan, sudah lebih dari delapan investor yang berinvestasi dalam pengembangan pembangunan pusat data di Batam.

EKONOMI | 8 Oktober 2022

Jokowi Apresiasi UMKM Bali yang Menembus Pasar Luar Negeri

Presiden Jokowi mengapresiasi UMKM Bali yang dapat menembus pasar luar negeri usai membuka Konferensi ke-3 WCCE Tahun 2022 di Nusa Dua, Bali

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Emil Dardak Terpilih sebagai Presiden EAROPH 2022-2024

Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur, Emil Dardak dipercaya sebagai Presiden Organization for Planning and Human Settlements (EAROPH) periode 2022-2024.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Jokowi Apresiasi Pengembangan Industri Bioteknologi

Presiden Jokowi mengapresiasi pengembangan industri bioteknologi yang memproduksi vaksin dengan platform teknologi berbasis messenger RNA (mRNA) di tanah air.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Lintasarta dan PPA Dukung Artajasa untuk Perkuat Layanan Transaksi Digital

Lintasarta melakukan kerja sama strategis dengan PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) mendukung Artajasa untuk memperkuat layanan transaksi digital

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Menhub Dapat Surat Cinta dari Driver Ojol, Begini Isinya

Isi surat cinta driver ojek online (ojol) kepada Menteri Perhubungan (Menhub), sampaikan terima kasih dan makin semangat cari orderan karena tarif naik.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Penggerak Ekonomi Perempuan, Pendiri PT Infinitie Diapresiasi

Pendiri sekaligus COO PT Infinitie Berkah Energi Rinawati Prihatiningsih aktif memperjuangkan kesetaraan gender.

EKONOMI | 8 Oktober 2022


TAG POPULER

# Jokowi Tak Salami Kapolri


# Banjir Jakarta


# MTsN 19 Jakarta


# Tersangka Tragedi Kanjuruhan


# Mamat Alkatiri


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Sodexo Indonesia Bantu Penyandang Disabilitas Netra Majemuk

Sodexo Indonesia Bantu Penyandang Disabilitas Netra Majemuk

LIFESTYLE | 7 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings