Cryptocurrency Aurora Naik 350% Dalam Sehari

Cryptocurrency Aurora Naik 350% Dalam Sehari
CEO INDODAX Oscar Darmawan. (Foto: Beritasatu.com / Lona Olivia)
Lona Olavia / EHD Selasa, 14 Juli 2020 | 20:26 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - CEO INDODAX Oscar Darmawan mengatakan, setelah Dogecoin, yang mengalami kenaikan hampir 100% pada pekan lalu, kali ini cryptocurrency (mata uang digital yang dipakai untuk bertransaksi virtual dalam jaringan internet) Aurora ikut meningkat drastis lebih dari 300% dalam satu hari saja.

Di market Indodax.com, harga Aurora meningkat dari Rp 53 per koin pada 12 Juli 2020. Kemudian, Aurora meningkat menjadi Rp 242 pada 13 Juli malam.

Trader cryptocurrency di Indonesia melalui INDODAX mengambil momen tersebut dan mendapatkan ‘panen’ besar di masa new normal saat ini. Kenaikan dan keuntungan harga 10-20% dalam sehari adalah hal yang biasa bagi trader cryptocurrency,” katanya dalan siaran pers, Selasa (14/7).

Dia mengungkapkan, di Market INDODAX sendiri, volume transaksi Aurora juga meningkat drastis. Volume Aurora pada 14 Juli 2020 pagi mencapai lebih dari Rp70 miliar dalam sehari dan menjadi primadona perdagangan cryptocurrency di Indonesia untuk hart ini.

Aurora (AOA) merupakan sebuah protokol blockchain yang dapat digunakan untuk membuat token dan ekosistem blockchain. Aurora merupakan cryptocurrency dari perusahaan Aurorachain yang berasal dari Tiongkok.

Dengan meningkatnya performa dua cryptocurrency tersebut makin membuktikan cryptocurrency menjadi platform investasi unggulan saat masa new normal seperti sekarang. Sebelumnya, bitcoin terbukti mencatatkan kinerja yang baik di masa pandemi corona awal tahun lalu.

Harga bitcoin sempat melambung dari Rp 64 juta menjadi sekitar Rp135 juta pada masa Maret 2020. Saat ini, harga bitcoin masih stabil di kisaran Rp130 an juta.

Oscar Darmawan mengatakan, orang-orang beralih menggunakan cryptocurrency seperti bitcoin dan cryptocurrency lainnya di masa pandemi corona bahkan hingga new normal. Hal ini karena kinerja produk investasi lain mengalami penurunan atau sideway saat wabah Covid-19 ini.

“Investor dan trader akan beralih ke tempat yang lebih menarik untuk membantu meningkatkan pendapatan mereka salah satunya yaitu cryptocurrency. Awalnya, orang-orang hanya membicarakan kinerja bitcoin. Sekarang ada kali kita melihat tren berbagai crypto lain ikut mengalami kenaikan bergantian. Hampir setiap minggu Indodax mengumumkan adanya coin yang diperdagangkan di Indodax yang mengalami kenaikan 100%” katanya.

Menurut Oscar, masih ada cryptocurrency lainnya yang berpotensi mengalami kenaikan harga secara fantastis. Hal ini terjadi karena permintaan cryptocurrency yang semakin meningkat khususya karena infrastruktur blockchain makin berkembang.

Bahkan, hingga pandemi berakhir, Oscar sepakat dengan para analis dari Amerika Serikat yang menyatakan, harga Bitcoin akan melambung setelah masa pandemi berakhir. Hal ini karena Bitcoin akan mengalami lonjakan harga setelah halving day atau pembatasan supply pada Mei lalu.

Masyarakat Indonesia tentu bisa mengambil momen ini dan belum terlambat untuk berinvastasi di cryptocurrency. Oscar mengatakan, INDODAX hadir untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia dari sisi investasi alternatif dan meningkatkan literasi keuangan digital.

“Siapa pun bisa dan sangat mudah berinvestasi di dunia cryptocurrency. Karena INDODAX membuat fitur yang mudah digunakan yang memudahkan investor atau trader pemula. Kami juga memiliki Indodax Academy untuk membantu masyarakat mendapatkan informasi edukasi seputar blockchain dan cryptocurrency secara gratis” tutup Oscar.



Sumber: BeritaSatu.com