Logo BeritaSatu

Fee based Income Masih Menjadi Primadona Peningkatan Laba Bank Bukopin

Rabu, 15 Juli 2020 | 17:21 WIB
Oleh : RIX

Bogor, 15 Juli 2020 – Pada hari ini Bank Bukopin melaksanakan seremoni pemberian apresiasi kepada para marketing terbaik untuk penjualan Bancassurance periode triwulan pertama tahun 2020. Seremoni dihadiri oleh Kepala Divisi Komunikasi Pemasaran Bank Bukopin, Benny Kristanto dan dihadiri juga oleh jajaran manajemen Bank Bukopin Cabang Bogor serta para mitra asuransi.


Kondisi pandemi COVID-19 yang terjadi saat ini telah mempengaruhi penyaluran kredit baik retail maupun UMKM. Hal ini memacu industri Perbankan mencari strategi untuk meningkatkan laba Perseroan. Salah satunya adalah meningkatkan penetrasi di sektor fee based income.


Bank Bukopin terus melakukan upaya untuk menggenjot fee based income dari transaksi nasabah untuk public utilities, transaksi valas, dan penjualan Bancassurance dengan mitra bisnis Bank Bukopin.


Pada triwulan pertama tahun 2020 ini, Bank Bukopin berhasil membukukan premi asuransi sebesar Rp 27,9 Miliar dengan perolehan fee based sebanyak Rp 5,061 Miliar. Tren asuransi meningkat positif dikarenakan masyarakat sudah lebih sadar akan manfaat asuransi.

<i> Fee based Income </i> Masih Menjadi Primadona Peningkatan Laba Bank Bukopin


Direktur Konsumer Bank Bukopin Adhi Brahmantya mengatakan bahwa di Indonesia penetrasi untuk asuransi masih sangat rendah, tidak mencapai 5% dan potensi pertumbuhan asuransi sangat terbuka lebar.


“Bank Bukopin bekerja sama dengan mitra asuransi terkemuka dan menawarkan investasi selain asuransi biasa. Sehingga selain mendapatkan manfaat proteksi, nasabah juga akan mendapatkan pertumbuhan dana investasi setiap harinya,” ujar Adhi.
Selain peningkatan laba, Bank Bukopin juga tetap fokus untuk memberikan yang terbaik untuk para tenaga marketingnya.
Kepala Divisi Komunikasi Pemasaran Bank Bukopin Benny Kristanto menjelaskan apresiasi yang diberikan kepada para marketing Bancassurance merupakan bagian kerja sama dengan mitra sebagai booster penjualan asuransi.


“Booster ini kami bagi di setiap triwulan dan hasilnya cukup memuaskan untuk semua pihak. Ada yang berupa trip perjalanan dan juga gadget. Intinya kami ingin memberikan yang terbaik untuk tenaga marketing kami. Kami juga berharap langkah ini tepat sasaran dalam penjualan Bancassurance sehingga laba perusahaan juga ikut meningkat,” tutup Benny.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Pertamina Berikan Bantuan TJSL untuk 25 Desa Energi Berdikari

PT Pertamina (Persero) memiliki program desa energi berdikari. Hal ini sejalan dengan tema Pertamina Eco Run Fest 2022.

EKONOMI | 27 November 2022

Begini Rencana Kerja dan Target BEI di Tahun Depan

Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan perusahaan yang melakukan penawaran umum saham perdana atau IPO pada 2023 sebanyak 57 perusahaan.

EKONOMI | 27 November 2022

BKF Sebut Kinerja APBN Menopang Pertumbuhan Ekonomi

Menurut Febri, posisi APBN didorong sebagai peredam guncangan atau shock absorber, sekaligus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.

EKONOMI | 27 November 2022

Direstui OJK, BEI Rilis Papan Ekonomi Baru 5 Desember

BEI akan meluncurkan papan ekonomi baru (new economy) pada 5 Desember 2022 karena sudah mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

EKONOMI | 27 November 2022

Ekonom IAEI Sebut Indonesia Mampu Atasi Ancaman Resesi

Ekonom dari Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) Munifah Syanwani menilai Indonesia akan mampu melewati tahun resesi ekonomi.

EKONOMI | 26 November 2022

Terapkan ESG, BRI Raih Peringkat Tertinggi di ASRRAT 2022

BRI berhasil meraih penghargaan platinum rank di ASRRAT 2022. BRI tahun lalu juga meraih peringkat tertinggi di ajang yag sama.

EKONOMI | 26 November 2022

Jokowi: Negara Besar Resesi, Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,72%

Presiden Jokowi menyebut ekonomi Indonesia bisa tumbuh 5,72 persen pada kuartal ketiga di tengah resesi yang dialami sejumlah negara besar di dunia. 

EKONOMI | 26 November 2022

Jokowi Ungkap Syarat Indonesia Jadi 5 Besar Negara Terkuat di 2045

Presiden Jokowi menyampaikan syarat mewujudkan visi Indonesia sebagai negara yang masuk dalam lima besar ekonomi terkuat di dunia pada 2045.

EKONOMI | 26 November 2022

Jokowi: Tidak Mungkin Bersaing dengan Negara Lain kalau Jalannya Becek

Presiden Jokowi mengungkap alasannya terus membangun infrastruktur di luar Pulau Jawa. Infrastruktur akan membuka titik-titik ekonomi baru Indonesia. 

EKONOMI | 26 November 2022

Hilirisasi, Bahlil Ingin Indonesia Jadi Acuan Harga Timah Dunia

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia menargetkan Indonesia setop ekspor timah pada 2023.

EKONOMI | 26 November 2022


TAG POPULER

# Kasus Tambang Ilegal


# Henry Yosodiningrat


# Net89


# Tiket KCJB


# PLN


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Gelar Eco Run Fest 2022, Pertamina Ajak Masyarakat Terapkan <em>Sustainable Living</em>

Gelar Eco Run Fest 2022, Pertamina Ajak Masyarakat Terapkan Sustainable Living

NEWS | 2 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE