Hingga Juni 2020, PTPP Kantongi Kontrak Baru Rp 8,9 Triliun

Hingga Juni 2020, PTPP Kantongi Kontrak Baru Rp 8,9 Triliun
PT PP (Persero) Tbk saat ini tengah menyelesaikan pembangunan proyek PLTMG Bangkanai tahap 2 sebesar 140 MW. (Foto: Beritasatu Photo / Dok. PTPP)
Feriawan Hidayat / FER Rabu, 15 Juli 2020 | 17:41 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT PP (Persero) Tbk atau PTPP sebagai salah satu perusahaan konstruksi dan investasi terkemuka di Indonesia telah membukukan kontrak baru sebesar Rp 8,98 triliun sampai dengan akhir Juni 2020.

Baca Juga: PTPP Garap Pembangunan Jalan Sirkuit Mandalika

"Pencapaian kontrak baru tersebut terdiri dari kontrak baru induk perseroan sebesar Rp 7,91 triliun dan anak perusahaan sebesar Rp 1,07 triliun,” kata Direktur Utama PTPP, Novel Arsyad, dalam keterangan pers, Rabu (15/7/2020).

Adapun beberapa proyek yang berhasil diraih perseroan sampai dengan Juni 2020, antara lain RDMP JO sebesar Rp 1,80 triliun, water treatment Pekanbaru Rp 1,26 triliun, Bogor Apartment Rp 1,17 triliun, Sport Center Banten Rp 794 miliar, SGAR Alumina Rp 660 miliar, RDMP Reguler Rp 576 miliar, Kendari-Toronipa Road Rp 412 miliar.

Sampai dengan Juni 2020, perolehan kontrak baru dari perusahaan BUMN mendominasi perolehan kontrak baru PTPP dengan kontribusi sebesar 39 persen, disusul oleh pemerintah (APBN) sebesar 27 persen dan swasta sebesar 27 persen dari total perolehan kontrak baru.

Baca Juga: Progres Pembangunan Sirkuit Mandalika 40%

Sedangkan, perolehan kontrak baru berdasarkan jenis atau tipe pekerjaan, yaitu gedung sebesar 33 persen, oil and gas sebesar 30 persen, irigasi 16 persen, pembangkit listrik atau power plant 11 persen, jalan dan jembatan sebesar 6 persen, dan lain-lain (dam dan industri) sebesar 4 persen.



Sumber: BeritaSatu.com