BI Prediksi Pertumbuhan Kredit 2020 Hanya 2,5%

BI Prediksi Pertumbuhan Kredit 2020 Hanya 2,5%
Ilustrasi rupiah. (Foto: Beritasatu Photo / Uthan A Rachim)
Herman / WBP Rabu, 15 Juli 2020 | 17:48 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Pandemi Covid-19 turut memberi dampak pada sektor keuangan, salah satunya dalam penyaluran kredit. Hasil Survei Perbankan Bank Indonesia mengindikasikan pertumbuhan kredit yang melambat tahun 2020. Dalam survei ini, sampel dipilih secara purposive terhadap 40 bank umum dengan pangsa kredit sekitar 80 persen dari total kredit.

“Responden memprakirakan pertumbuhan kredit pada 2020 sebesar 2,5 persen (yoy), lebih rendah dibandingkan realisasi kredit pada 2019 sebesar 6,1 persen dan prakiraan pada survei periode sebelumnya sebesar 5,5 persen,” kata Direktur Eksekutif/Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia Onny Widjanarko dalam keterangan resminya, Rabu (15/7/2020).

Baca juga: BCA Dorong Sektor Riil untuk Cegah Resesi

Untuk kondisi triwulan II-2020, Survei Perbankan Bank Indonesia juga mengindikasikan pertumbuhan triwulanan kredit baru akan menurun dari periode sebelumnya. Hal ini tercermin dari saldo bersih tertimbang (SBT) permintaan kredit baru pada triwulan II-2020 sebesar -33,9 persen, lebih rendah dibandingkan 23,7 persen pada triwulan sebelumnya dan 78,3 persen pada triwulan II-2019.

“Berdasarkan jenis penggunaan, penurunan pertumbuhan kredit baru terjadi pada seluruh jenis kredit, dengan penurunan terbesar pada jenis kredit investasi,” kata Onny.

Pada triwulan III-2020, lanjut Onny, pertumbuhan kredit baru diprakirakan meningkat, meski tidak setinggi periode yang sama pada tahun sebelumnya. Kebijakan penyaluran kredit pada triwulan III-2020 diprakirakan lebih longgar, terindikasi dari Indeks Lending Standard (ILS) sebesar 3,9 persen, lebih rendah dibandingkan 34,4 persen pada triwulan sebelumnya. “Pelonggaran standar penyaluran kredit akan dilakukan pada seluruh jenis kredit, dengan aspek kebijakan penyaluran kredit yang akan diperlonggar yaitu plafon kredit, agunan, dan jangka waktu kredit,” kata Onny.



Sumber: BeritaSatu.com