BI Proyeksikan Seluruh Merchant Gunakan QRIS di 2022
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

BI Proyeksikan Seluruh Merchant Gunakan QRIS di 2022

Kamis, 23 Juli 2020 | 17:21 WIB
Oleh : Lona Olavia / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Penerapan Quick Response Indonesia Standar (QRIS) atau dibaca KRIS sebagai satu alat pembayaran di seluruh merchant diprediksi bisa tergenapi pada dua tahun kedepan.

Baca Juga: BI Prediksi Pertumbuhan Kredit 2020 Hanya 2,5%

Sederhananya, seluruh aplikasi pembayaran dari penyelenggara manapun baik bank dan nonbank yang digunakan masyarakat, dapat digunakan di seluruh toko, pedagang, warung, parkir, tiket wisata, donasi (merchant) berlogo QRIS, meskipun penyedia QRIS di merchant berbeda dengan penyedia aplikasi yang digunakan masyarakat.

Asisten Gubernur Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia (BI), Filianingsih Hendarta menuturkan, BI sudah implementasi QRIS secara nasional efektif berlaku mulai 1 Januari 2020. Adapun QRIS merupakan produk bank sentral yang dihasilkan melalui beragam diskusi dengan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) dan pelaku usaha.

"Tren digitalisasi berupa QRIS, bisa menjadi solusi yang memfasilitasi masyarakat di era pandemi Covid-19," kata Filianingsih, dalam acara Zooming With Primus "Sistem Pembayaran Digital di Indonesia" yang disiarkan secara langsung di BeritaSatu TV, Kamis (23/7/2020).

Selain cepat, mudah, murah, aman dan handal (cemumuah), kata Filianingsih, teknologi ini diyakini bisa membawa banyak manfaat bagi pengguna maupun merchant. "Misalnya bagi pengguna, maka tidak perlu repot lagi membawa uang tunai, tidak perlu pusing memikirkan QR siapa yang terpasang, dan terlindungi karena semua PJSP penyelenggara QRIS sudah pasti memiliki izin dan diawasi oleh BI," jelasnya.

Baca Juga: Digitalisasi Keuangan Dorong Pemulihan Ekonomi

Bagi merchant, yakni penjualan berpotensi meningkat karena dapat menerima pembayaran berbasis QR apapun, mengurangi biaya pengelolaan kas, terhindar dari uang palsu, transaksi tercatat otomatis dan bisa dilihat setiap saat, terpisahnya uang untuk usaha dan personal, memudahkan rekonsiliasi dan berpotensi mencegah tindak kecurangan dari pembukuan transaksi tunai, serta membangun informasi credit profile untuk memudahkan memperoleh kredit ke depan.

"Namun sayangnya, karena masih rendahnya tingkat literasi maka sosialisasi penggunaannya menjadi terkendala. Kendalanya bukan di sisi teknologi atau sistem, tapi karena masih rendahnya literasi. Dengan adanya Covid, ini blessing in disguise. Apalagi bantuan sosial diberikan lewat elektronifikasi, artinya digitalisasi bukan hanya untuk segmen menengah atas, tapi masyarakat berpenghasilan rendah. Jadi, bagaimana orang-orang menggunakan digital payment akan bisa dapat akses pembiayaan formal, ini ujungnya kesana," kata Filianingsih.

Hingga tujuh bulan pelaksanaan QRIS, Filianingsih menyebutkan, baru 4,1 juta merchant yang menyediakan, di mana 86 persen diantaranya merupakan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Sedangkan dari segi penyelenggara sudah ada 42 perusahaan baik dari bank dan non bank, BPD maupun bank syariah yang menyediakannya.

Sementara itu, penggunaan QRIS pada UMKM dinilai Chief Executive Officer (CEO) Dana, Vincent Iswara, dan Chief Financial Officer (CFO) LinkAja Ikhsan Ramdan, membawa banyak dampak positif.

Baca Juga: Platform Pembayaran Xendit Kenalkan Fitur QRIS

Vincent mengatakan, pandemi Covid-19 membawa peningkatan transaksi digital yang signifikan hingga 50 persen. Di mana, shifting terbesar masih di pengguna sedangkan merchant tumbuh tak secepat itu. "UMKM ada 62 juta sedangkan QRIS 4 juta, tapi secara keseluruhan baru 9 juta. Jadi, potensinya masih besar. UMKM jangan dilupakan, ini penting mereka tombak ekonomi Indonesia," ungkap Vincent.

Apalagi, menurut Vincent, semua merchant dapat langsung mengadopsi QRIS dengan mudah secara langsung, bahkan tanpa dikenakan biaya alias gratis. "Dengan pembayaran digital, penerimaan bisa dilacak secara realtime, pencatatan bisa langsung. Ini perlu diedukasi. Kalau cash kan rentan rusak atau palsu, distribution cost-nya juga tinggi. Jadi, manfaatnya lebih banyak," imbuhnya.

Ikhsan Ramdan juga menegaskan, penggunaan QRIS perlu terus diedukasi karena ini merupakan yang paling efisien. "Dengan kolaborasi semua pihak, kita setuju QRIS paling efisien. Kita harapkan 2-3 tahun lagi, 100 persen penggunaannya untuk semua merchant," ujarnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Presiden Diminta Evaluasi Pelaksanaan Inpres tentang Optimalisasi Pelaksanaan Jamsostek

Jokowi diminta mengevaluasi pelaksanaan Inpres Nomor 2 Tahun 2021 tentang Optimalisasi Pelasaksanaan Program Jamsostek.

EKONOMI | 16 Oktober 2021

Perusahaan Publik Bertanggung Jawab Tingkatkan Shareholders Value

Perusahaan publik di BEI memiliki tanggung jawab menjaga agar nilai perusahaan tidak turun.

EKONOMI | 15 Oktober 2021

Aspebindo Dorong Pemerintah Manfaatkan Kenaikan Harga Batu Bara

"Dunia saat ini sedang sangat membutuhkan pasokan energi, ini bisa Indonesia maksimalkan," kata Anggawira

EKONOMI | 15 Oktober 2021


Holding BUMN Jasa Survei Bidik Pendapatan Konsolidasi Tumbuh 15%

Pembentukan Holding BUMN Jasa Survei akan meningkatkan peluang bisnis dan efisiensi melalui sinergisitas, kolaborasi, dan integrasi.

EKONOMI | 15 Oktober 2021

Mulai Dipasarkan, Synthesis Huis Tawarkan Peluang Investasi Tinggi

Synthesis Development akan melakukan penjualan perdana Synthesis Huis tahap pertama pada 16–17 Oktober 2021.

EKONOMI | 15 Oktober 2021

Hilangkan Kemiskinan Ekstrem, Kemenaker Lakukan Dua Strategi

Pemerintah hilangkan kemiskinan ekstrem di tujuh provinsi sampai 2024.

EKONOMI | 15 Oktober 2021

Cetak Rekor, Beban Puncak Listrik Jawa-Bali Sentuh Angka 28 Giga Watt

PLN mencatatkan rekor konsumsi listrik Jawa, Madura dan Bali telah melewati 28 Giga Watt (GW).

EKONOMI | 15 Oktober 2021

Presiden Jokowi Resmikan Hotel Meruorah di Labuan Bajo

Hotel Meruorah merupakan bagian dari Kawasan Terpadu Labuan Bajo yang dimiliki dan dikelola oleh PT Indonesia Ferry Properti (IFPRO).

EKONOMI | 15 Oktober 2021

SSB Dukung Milenial Songsong Era Industri 4.0 di Masa Pandemi

Wujud Komitmen berkelanjutan SSB dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs) guna memastikan kualitas kompetensi generasi mendatang.

EKONOMI | 15 Oktober 2021


TAG POPULER

# Hoegeng Iman Santoso


# Direktur TV Penyebar Hoax


# Terowongan Belanda


# Pasien Covid-19


# PON Papua



TERKINI
KPK Dikabarkan OTT Bupati Muba, Anak Alex Noerdin

KPK Dikabarkan OTT Bupati Muba, Anak Alex Noerdin

NASIONAL | 1 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings