Logo BeritaSatu

Pengusaha Nilai RUU Cipta Kerja Jawaban Tantangan Ekonomi Global

Minggu, 26 Juli 2020 | 20:17 WIB
Oleh : Yustinus Paat / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua Umum BPP Hipmi, Anggawira menyatakan RUU Cipta Kerja dapat mendukung Indonesia dalam menghadapi tantangan perekonomian global. Dia menilai RUU Cipta Kerja dapat menghadirkan aturan yang komprehensif.

“Dalam kondisi kompetisi yang begitu tinggi, penting adanya speed, kecepatan. Kecepatan ini memang harus didukung oleh suatu regulasi yang komprehensif,” ujar Anggawira ketika dihubungi Minggu (26/7/2020).

Anggawira menuturkan tantangan Indonesia sangat banyak, salah satunya membuat investasi berjalan dengan baik. Sebab, dia berkata investasi dapat membuka unit usaha baru dan menciptakan lapangan kerja.

Anggawira menyebutkan proses transisi dari Orde Baru yang pada waktu itu sangan sentralistik menjadi desentralistik menyisakan banyak pekerjaan rumah. Salah satu hal yang harus diperbaiki adalah regulasi.

“Artinya dari satu sisi memang kita berharap desentralisasi ini mampu melahirkan unit-unit pertumbuhan baru. Tapi, dalam faktual pelaksanannya di lapangan ini saya lihat juga mengakibatkan tumpang-tindih daripada aturan,” ujarnya.

Di sisi lain, Anggawira mengatakan Indonesia harus lebih cepat agar dapat bersaing dengan negara lain. Hal itu bisa terwujud jika Indonesia memiliki regulasi komprehensif. Lebih dari itu, dia berharap RUU Cipta Kerja dapat menciptakan interkoneksi dengan stakeholder yang lain.

“Dalam arti misalnya konteks pembiayaan, dalam konteks perbankan ini harapan saya ini bisa menjadi jembatan,” ujar Anggawira.

Sebelumnya, berdasarkan hasil survei nasional Charta Politika, mayoritas masyarakat setuju RUU Cipta Kerja disahkan.

Survei menunjukkan 55,5 persen masyarakat yang mengetahui dan mengerti RUU Cipta Kerja menyatakan setuju RUU Cipta Kerja untuk disahkan. Masyarakat yang mengaku tahu dan mengerti RUU Cipta Kerja sebesar 13,3 persen.

Alasan utama menurut survei Charta Politika responden yang menjawab setuju terhadap pengesahan RUU Cipta Kerja bahwa RUU Cipta Kerja dianggap bisa menjadi stimulus bagi pertumbuhan ekonomi negara. Selain itu mayoritas masyarakat juga menilai RUU Cipta Kerja akan berdampak positif terhadap ekonomi.

Charta Politika Indonesia melakukan survei nasional melalui telepon pada 6-12 Juli 2020. Sampel sebanyak 2.000 responden dipilih secara acak kumpulan sampel acak survei tatap muka langsung yang pernah dilakukan oleh Charta Politika Indonesia pada rentang dua tahun terakhir hingga Februari 2020.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Wall Street Melemah, S&P 500 Anjlok ke Level Terendah 2022

Wall Street ditutup melemah. Indeks S&P 500 jatuh ke level terendah tahun ini di tengah sentimen the Fed bakal tetap menaikkan suku bunga.

EKONOMI | 30 September 2022

Bank Raya Tunjuk Ida Bagus Ketut Subagia Jadi Dirut

Bank Raya menunjuk Ida Bagus Ketut Subagia sebagai Direktur Utama Bank Raya. Bank Raya juga mengumumkan rencananya menerbitkan 3,5 miliar saham.

EKONOMI | 30 September 2022

Mitigasi Risiko Kendaraan, Fox Logger Gaet Sompo Insurance

Fox Logger bekerja sama dengan PT Sompo Insurance Indonesia (Sompo Insurance) untuk memberikan keamanan dalam mitigasi risiko kendaraan.

EKONOMI | 29 September 2022

Seedbacklink Siap Bantu UMKM Masuk Platform Digital

Seedbacklink siap membantu para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk mulai memasuki dunia digital.

EKONOMI | 29 September 2022

Right Issue 3,5 Miliar Saham, Bank Raya Bakal Ekspansif

RUPSLB PT Bank Raya Indonesia Tbk menyepakati rencana penambahan modal melalui right issue sebanyak-banyaknya 3,5 miliar saham.

EKONOMI | 29 September 2022

Penuhi TKDN, Fujitsu Luncurkan 8 Model Baru Pemindai Gambar

Sukses memenuhi tingkat komponen dalam negeri (TKDN), Fujitsu meluncurkan 8 model baru pemindai gambar komersial dalam seri fi.

EKONOMI | 29 September 2022

Selain Tol, Jokowi Bangun Infrastruktur Telekomunikasi dan Energi

Selain jalan tol, Jokowi juga membangun infrastruktur di sektor transportasi, telekomunikasi, energi, hingga pertanian.

EKONOMI | 29 September 2022

APPNIA Komitmen Dukung Program Penurunan Prevalensi Stunting

Asosiasi Perusahaan Produk Bernutrisi untuk Ibu dan Anak atau APPNIA menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program pemerintah dalam menangani stunting.

EKONOMI | 29 September 2022

Bank bjb Tanda Tangani Pakta Integritas dengan BPDPKS

Bank bjb menandatangani pakta integritas dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) untuk mendukung iklim bisnis yang baik.

EKONOMI | 29 September 2022

Kenaikan Tarif Penyeberangan Pengaruhi Biaya Operasional

Organisasi Angkutan Darat (Organda) Lampung menilai kenaikan tarif penyeberangan akan memengaruhi biaya operasional pengusaha di bidang transportasi.

EKONOMI | 29 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Wall Street Melemah, S&P 500 Anjlok ke Level Terendah 2022

Wall Street Melemah, S&P 500 Anjlok ke Level Terendah 2022

EKONOMI | 3 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings