Program Penjaminan Kredit Korporasi Diluncurkan
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 525.47 (1.05)   |   COMPOSITE 6359.21 (17.55)   |   DBX 1342.2 (24.26)   |   I-GRADE 184.288 (0.11)   |   IDX30 516.126 (0.48)   |   IDX80 138.807 (-0.08)   |   IDXBUMN20 408.536 (-3.29)   |   IDXESGL 142.044 (0.1)   |   IDXG30 145.076 (0.68)   |   IDXHIDIV20 455.222 (0.52)   |   IDXQ30 147.857 (0.41)   |   IDXSMC-COM 298.089 (2.63)   |   IDXSMC-LIQ 362.717 (0.35)   |   IDXV30 136.649 (-0.61)   |   INFOBANK15 1071.96 (2.67)   |   Investor33 444.599 (0.34)   |   ISSI 184.85 (-0.65)   |   JII 633.797 (-1.86)   |   JII70 223.435 (-0.82)   |   KOMPAS100 1241.07 (-1.22)   |   LQ45 967.658 (0.56)   |   MBX 1728.33 (0.25)   |   MNC36 329.04 (0.52)   |   PEFINDO25 326.697 (1.93)   |   SMInfra18 315.108 (-1.3)   |   SRI-KEHATI 378.138 (0.23)   |  

Program Penjaminan Kredit Korporasi Diluncurkan

Rabu, 29 Juli 2020 | 11:14 WIB
Oleh : Herman / FMB

Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah resmi memberikan jaminan kredit kepada korporasi, terutama industri padat karya. Dukungan tersebut dilakukan dengan skema penugasan kepada Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) dan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT PII). Lewat penjaminan ini, perbankan diharapkan bisa menyalurkan kredit modal kerja hingga Rp 100 triliun sampai tahun 2021.

“Skema penjaminan kredit modal kerja kepada korporasi akan diberikan pada kredit dengan plafon Rp 10 miliar sampai dengan Rp 1 triliun, dan ditargetkan menciptakan Rp 100 triliun Kredit Modal Kerja sampai dengan 2021,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dalam acara penandatanganan perjanjian kerja sama Program Penjaminan Korporasi dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Rabu (29/7/2020).

Sebelumnya pada 7 Juli 2020 lalu, Pemerintah juga sudah meluncurkan Program Penjaminan Kredit Modal Kerja Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Airlangga menyampaikan, dukungan untuk korporasi ini tidak kalah penting karena korporasi pun mengalami kesulitan operasional maupun kesulitan keuangan akibat pandemi Covid-19. Terutama korporasi padat karya yang jika kesulitan beroperasi akan berdampak pada Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Melalui program penjaminan ini, diharapkan perbankan dapat menambah exposure kredit modal kerja kepada pelaku usaha.

“Program ini menjadi penting sebagai daya tahan agar korporasi bisa melakukan rescheduling, bahkan bisa meningkatkan kredit modal kerja. Terutama untuk sektor padat karya yang memperkerjakan banyak tenaga kerja,” katanya.

Program PEN, papar Airlangga, memang dirancang untuk melindungi, mempertahankan, dan meningkatkan kemampuan ekonomi para pelaku usaha dalam menjalankan usaha dan menjadi penopang pertumbuhan ekonomi. Untuk mencapai tujuan tersebut, implementasi Program PEN dilakukan melalui modalitas Penempatan Dana ke Perbankan, Penjaminan Kredit Modal Kerja, Penyertaan Modal Negara, Investasi Pemerintah, serta dukungan belanja negara. Pelaksanaan kelima modalitas Program PEN terus diakselarasi agar dapat segera dirasakan manfaatnya oleh dunia usaha.

Sektor Prioritas
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menambahkan, dalam skema penjaminan kredit modal kerja korporasi, porsi penjaminan oleh Pemerintah sebesar 60% dari kredit, dan perbankan 40%. Namun untuk sektor-sektor prioritas, porsi yang dijamin oleh Pemerintah sampai dengan 80% dari kredit, sementara perbankan 20%.

“Ini agar kita mampu memberikan stimulasi, namun ada pencegahan moral hazard. Bank tetap bertanggung jawab, meskipun sebagian besar risikonya diambil oleh pemerintah melalui penjaminan tersebut,” kata Sri Mulyani.

Untuk sektor-sektor yang menjadi prioritas antara lain pariwisata (hotel dan restoran); otomotif; tekstil dan produk tekstil (TPT) dan alas kaki; elektronik; kayu olahan, furnitur, dan produk kertas; serta sektor usaha lainnya yang memenuhi kriteria terdampak Covid-19 sangat berat, padat karya dan/atau memiliki dampak multiplier tinggi serta mendukung pertumbuhan ekonomi di masa depan.

“Volume dari penjaminan sekarang diharapkan bisa mendukung penyaluran kredit hingga Rp 100 triliun. Kredit modal kerja yang bisa dilakukan ini diharapkan akan memberikan harapan bahwa ekonomi mulai bergerak kembali,” kata Sri Mulyani.

Menkeu menambahkan, dalam program ini, peran dari LPEI dan PT PII juga telah diperluas. “LPEI desainnya hanya untuk yang export-oriented, tapi sekarang kita perluas untuk yang industri substitusi impor yang bisa memberikan dampak yang positif. kemudian PII yang hanya tadinya penjaminan infrastruktur, kita juga redesain untuk bisa menjadi second layer dari guarantee atau loss limit, sehingga ini juga merupakan sesuatu yang akhirnya membuat spesial vehicle mission-nya Kementerian Keuangan makin memiliki kemampuan, dan kita harapkan juga punya tata kelola yang sesuai dengan tantangan yang ada.” Kata Sri Mulyani.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Harga Bitcoin Kembali Tembus US$ 10.000 Didorong Kebijakan OCC

Harga Bitcoin kembali melewati US$ 11.200 atau Rp 162 juta pada Selasa (27/7/2020).

EKONOMI | 29 Juli 2020

Amartha Catatkan Tingkat Keberhasilan Pengembalian 100% di Wilayah Sumatera

Tingkat Keberhasilan Pengembalian Amartha dengan nilai riil 100% berhasil diraih di wilayah Sumatera.

EKONOMI | 29 Juli 2020

Kebijakan Pemda Tak Sejalan dengan Pemerintah Pusat

Selama pandemi Covid-19, beban operasional penyelenggara jaringan dan operator telekomunikasi mengalami peningkatan signifikan.

EKONOMI | 29 Juli 2020

Kurs Rupiah Menguat ke Rp 14.400-an

Kurs rupiah berada di level Rp 14.460,5 per dolar AS atau terapresiasi 74,25 poin (0,51 persen) dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 14.535.

EKONOMI | 29 Juli 2020

IHSG Melemah di Awal Perdagangan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,39 persen ke kisaran 5.093,23 pada awal perdagangan hari ini, Rabu (29/7/2020).

EKONOMI | 29 Juli 2020

Jababeka Kembangkan Hunian Terjangkau di Koridor Timur Jakarta

Jababeka mengembangkan klaster Rotterdam dengan kisaran harga Rp 370 jutaan sampai dengan Rp 500 jutaan.

EKONOMI | 29 Juli 2020

Kempupera Dorong Inovasi Pembangunan Perumahan

Kempupera menilai teknologi Prima Wall Sistem mendorong penyediaan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

EKONOMI | 29 Juli 2020

Bursa Asia Bervariasi Jelang Pengumuman the Fed

Bursa Asia dibuka mixed pada perdagangan Rabu (29/7/2020). Pelaku pasar menantikan hasil rapat Bank Sentral AS.

EKONOMI | 29 Juli 2020

OJK Minta Pelaku Usaha Tingkatkan Tata Kelola Perusahaan

OJK meminta pelaku jasa keuangan untuk terus meningkatkan penerapan Governance, Risk & Compliance (GRC).

EKONOMI | 29 Juli 2020

Bursa Eropa Menguat Didorong Prospek Stimulus AS

Euro Stoxx600 naik 0,42 persen, DAX Jerman turun 0,03 persen, FTSE Inggris naik 0,4 persen, CAC Prancis turun 0,22 persen, FTSE MIB Italia turun 0,59 persen.

EKONOMI | 29 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS