Logo BeritaSatu

Wamendag Intensifkan Diplomasi dan Kampanye Kelapa Sawit

Rabu, 29 Juli 2020 | 13:36 WIB
Oleh : Aditya L Djono / ALD

Jakarta, Beritasatu.com - Minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) dan turunannya masih didiskriminasi dan dianggap negatif di pasar internasional. Oleh sebab itu, pemerintah mendorong semua pihak, termasuk pengusaha ikut mendorong kampanye positif soal CPO.

Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga mengatakan, pemerintah tidak tinggal diam dengan diskriminasi dan kampanye negatif sawit. Selama ini, CPO merupakan komoditas ekspor andalan Indonesia.

“Sawit adalah salah satu penopang ekspor Indonesia. Oleh karena itu, bagaimana pun harus diperjuangkan. Kita ingin sawit memberikan dampak positif yang luas bagi kesejahteraan seluruh masyarakat, bukan hanya pengusaha tetapi juga petani sawit, buruh di industri sawit dan seluruh masyarakat pada umumnya," katanya melalui keterangan tertulis, Senin (27/7/2020).

Jerry menggandeng pelaku usaha bersinergi untuk lebih menggalakkan diplomasi dan kampanye sawit di luar negeri. Dari sisi diplomasi, kata Jerry, perjanjian perdagangan yang didorong pemerintah bisa meningkatkan daya saing produk sawit. Dengan perjanjian seperti FTA dan CEPA, tarif masuk produk Indonesia bisa ditekan hingga 0 persen sehingga bisa menekan harga.

“Perjanjian perdagangan itu kunci, karena dari situ kita mendapatkan preferensi tarif hingga 0 persen. Itu sangat menguntungkan sekali karena menghasilkan harga yang kompetitif," ucapnya.

Namun, menurut Jerry, perjanjian perdagangan saja tak cukup. Dia menyadari ada isu sensitif soal sawit yang dapat mengganggu proses perundingan perdagangan. CPO sering dituding sebagai tanaman yang tidak ramah lingkungan di samping tuduhan-tuduhan lainnya.

Jerry percaya semua negara sudah tahu bahwa sawit relatif lebih ramah lingkungan dan efisien dibandingkan produk kompetitor. Apalagi, ndonesia juga makin aktif menegakkan aturan-aturan sosial dan ekologis dalam perkebunan dan industri kelapa sawit. Semua negara harus melihat permasalahan ini dengan lebih objektif.

“Kita menyadari bahwa ini bukan semata-mata berkaitan dengan isu negatif itu sendiri, tetapi berkaitan dengan kepentingan yang ada di baliknya. Minyak-minyak nabati lain belum ada yang seefisien kelapa sawit dan karenanya pasti akan ada yang akan kalah jika bersaing secara bebas. Itulah sebabnya banyak instrumen dipakai untuk membuat kelapa sawit terhambat di perdagangan internasional," tuturnya.

Oleh karena itu, dia mengajak semua pihak bersinergi untuk memberikan wacana-wacana positif tentang sawit. Dia yakin pemerintah saja tidak akan bisa menangani isu tersebut sendirian.

Pengusaha dan organisasi non pemerintah sangat dibutuhkan dalam hal ini. Jerry ingin peran mereka diwadahi gerakan bersama yang sinergis dan koordinatif.

Pemerintah, kata Jerry, terus berjuang di forum internasional untuk melawan diskriminasi sawit. Gugatan Indonesia kepada Uni Eropa di WTO masih berlanjut. Saat ini, ekspor biodesel ke Benua Biru dikenakan bea masuk dengan tarif 8-18 persen.

"Indonesia menuntut prinsip kesetaraan dan keadilan dalam perdagangan dunia," ucapnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Permintaan Tinggi, Risland Kebut Pembangunan Sky House BSD+

Risland Indonesia, pengembang Sky House BSD+ berkomitmen menghadirkan hunian berkonsep modern seiring dengan tingginya minat konsumen terhadap apartemen.

EKONOMI | 1 Oktober 2022

Gaet MongoDB, Amar Bank Akselerasi Pengelolaan Data

PT Bank Amar Indonesia Tbk (Amar Bank) bekerja sama dengan MongoDB untuk mengelola data non-relasional dalam jumlah besar.

EKONOMI | 1 Oktober 2022

Perangi Kejahatan Kripto, Binance Gelar Pelatihan Penegakan Hukum

Inisiatif ini membantu memerangi kejahatan kripto dan merupakan bagian dari upaya konsisten Binance untuk membantu penegak hukum dan regulator.

EKONOMI | 1 Oktober 2022

Terapkan Tambang Berkelanjutan, Kinerja SIG Menuai Hasil

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) meraih tiga penghargaan dari Kementerian ESDM pada ajang Good Mining Practices Award 2022.

EKONOMI | 1 Oktober 2022

Harga Pertamax Turun Mengikuti Harga Minyak Mentah Dunia

Minyak mentah Brent dan WTI menyelesaikan kuartal ketiga dengan penurunan 23% dan 25%. Hal ini diikuti dengan turunnya harga pertamax.

EKONOMI | 1 Oktober 2022

Gara-gara Inflasi, Investor Cari Aman di Investasi Emas

Harga emas merangkak naik pada akhir perdagangan Jumat, setelah angka inflasi AS Agustus secara mengejutkan lebih tinggi dari perkiraan.

EKONOMI | 1 Oktober 2022

Di Bawah Tekanan Jual, IHSG Melemah 1,9% dalam Sepekan

IHSG terkoreksi sebesar 1,92% sepanjang pekan ini (26-30/9/2022) menjadi 7.040,798 dari posisi 7.178,583.

EKONOMI | 1 Oktober 2022

September Kelabu di Wall Street, S&P 500 Turun 9%

Wall Street jatuh dalam perdagangan bergejolak pada hari Jumat (30/9/2022). Indeks S&P 500 jatuh ke level terendah baru 2022.

EKONOMI | 1 Oktober 2022

Bahan Baku Jadi Tantangan Target Ekspor Mebel US$ 5 Miliar

Target ekspor industri mebel dan kerajinan di Indonesia sebesar US$ 5 miliar pada 2024 membutuhkan pasokan bahan baku.

EKONOMI | 1 Oktober 2022

Harga Pertamax Turun Per 1 Oktober, Dex Series Naik

Harga Pertamax turun Rp 600 menjadi Rp 13.900 per liter dari sebelumnya Rp 14.500 per liter untuk wilayah Jawa Bali mulai hari ini Sabtu (1/10/2022).

EKONOMI | 1 Oktober 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Jalan ke Lokasi Wisata Salib Putih Tertutup Longsor Seusai Gempa Tapanuli Utara

Jalan ke Lokasi Wisata Salib Putih Tertutup Longsor Seusai Gempa Tapanuli Utara

NEWS | 18 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings